Tlp SekarangWA Sekarang
Lingkungan Wisata di Bali yang mesti Dikunjungi Pada Waktu Liburan

Lingkungan Wisata di Bali yang mesti Dikunjungi Pada Waktu Liburan via media.halallocal.com

 

Bali tentunya  merupakan tujuan kesenangan untuk berlibur, baik untuk  wisatawan dalam negara  maupun overseas. Ada begitu banyak sesuatu wisata yang ditawarkan pulau eksentrik ini, mulai dari pemandangan alam sehingga tempat wisata buatan.

ambillah, berikut ini adalah daftar referensi tempat wisata di Bali yang sayang untuk dilewatkan. Tempat wisata di Bali ?

Pantai

Pesona pantai Bali adalah alasan utama mengapa kebanyakan orang mengunjungi Pulau Dewata ini. Menemukan pantai di Bali dapat semudah menemukan pusat perbelanjaan di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya. Jika Anda seorang pencinta pantai dan berencana untuk mengunjungi pantai-pantai yang indah di Bali, berikut adalah daftar pantai yang dapat Anda jadikan referensi.

Tujuan  pantai di Bali yang pertama adalah Tanah Lot. Tempat wisata ini berada di Desa Beraban, Tabanan dan hanya terlepas sekitar 24 km dari Pantai Kuta. Untuk  jalan tercepat yang bisa menghindari jammed, Anda bisa berkendara melalui Jalan By Pass Tanah Lot. Keunikan lokasi wisata yang satu ini adalah adanya persediaan yang berada di atas batu karang yang manganjur ke tengah laut.

Selain itu, di dalam gua yang terletak di bawah tebing terdapat ular yang dikeramatkan. Legenda yang diyakini masyarakat domestik adalah bahwa ular tersebut merupakan pancaran selendang Dang Hyang Niratha, keturunan Brahmana pada abad XVI.

bagi menikmati suasana dan pemandangan di Tanah Lot, wisatawan internasional usia dewasa dikenakan biaya sebesar Rp30.000,00 per orang dan Rp15.000,00 untuk wisatawan lokal usia anak-anak. Sementara itu, wisatawan asing dikenakan biaya dua kali lipat lebih tinggi, yakni Rp30.000,00 untuk anak-anak dan Rp 60.000,00 untuk dewasa.

Anda dapat mengunjungi Tanah Lot mulai pukul 07.00 sampai 19.00 WITA. Selain membuktikan langsung pura Tanah Lot yang terkenal dan ular suci di dalam gua, wisatawan juga banyak yang mendatangi pantai ini untuk menikmati matahari terbenam.

tidak sedikit wisatawan yang sudah mempersiapkan kamera untuk mengabadikan detik-detik tergelincirnya matahari di ufuk barat dari tebing. Bahkan tidak sedikit pula pasangan yang menjadikan lokasi ini sebagai latar foto prewedding.

 Pantai Kuta

Membuktikan daerah wisata bali yang satu ini tidak perlu diragukan. Tidak hanya turis dalam negara , turis internasional bahkan tidak asing dengan Pantai Kuta. Letaknya hanya berjarak 4,5 km dari Bandara Ngurah Rai dan 9 km dari Denpasar.

Karena wilayah  ini ramai, Anda tidak bersama rombongan besar, sebaiknya Anda menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki jika memungkinkan untuk mencapai tempat ini. Pantai ini terbuka untuk umum dan tidak ada biaya tiket masuk.

Anda pun bebas mendatangi Pantai Kuta pukul berapa saja. Anda dapat berselancar, berjemur, bermain voli atau sepak bola pantai, atau melakukan kegiatan lainnya di sini.

Pantai Sanur

Pantai Sanur di samping Tanah Lot dan Kuta, pantai di Pulau Seribu Pura lainnya yang terkenal adalah Pantai Sanur. Lokasinya berada di sebelah timur Denpasar, agar banyak orang yang mengejar momen matahari terbit di pantai ini. Namun karena pantai ini terbuka selama 24 jam, Anda tidak harus datang saat subuh atau pagi hari saja. Sekadar bersantai di bibir pantai pada sore hari dengan lumpia kuah kacang yang lezat pun, bukan ide buruk.

Anda tidak akan dikenakan biaya apa pun untuk masuk ke Pantai Sanur selain biaya parkir. Untuk sepeda motor dan mobil masing-masing Rp5.000,00 dan Rp10.000,00. Jarak Pantai Sanur ke Bandara Ngurah Rai tidak terlalu jauh, hanya sekitar 16 km. Dari bandara, Anda dapat melalui jalan tol dengan arah ke Benoa, dilanjutkan Jalan By Pass Ngurah Rai. Setelah itu masuk ke Jalan Bet Ngadang, lalu Jalan Danau Tamblingan.

Pantai Padang-Padang

Tempat  pantai yang satu ini memang cukup  jauh dari Denpasar, namun keanggunan sebanding dengan perjalanan yang tentu. Selain tiga pantai yang disebutkan sebelumnya, umumnya pantai-pantai di Bali lainnya lebih banyak dikunjungi turis asing. demikian dengan Pantai Padang-Padang yang disebut-sebut sebagai surga bagi para peselancar. Ombaknya yang cukup tinggi untuk berselancar membuat pantai yang menjadi lokasi film Makan doa cinta ( Eat, Pray, Love ) ini dipenuhi turis berbekal papan selancar.

Pantai ini dikelola oleh masyarakat sekitar. Tiket masuknya pun sangat murah, yakni Rp5.000,00 untuk wisatawan domestik dan Rp10.000,00 untuk wisatawan asing. Biaya parkirnya sama murahnya, yakni Rp2.000,00 untuk motor dan Rp3.000,00 untuk mobil. Kendati pantai ini terbuka selama 24 jam, Anda sebaiknya tidak mengunjungi Padang-Padang selepas pukul 19.00 WITA.

Alasannya tidak lain karena penerangan yang minim dari pantai menuju lokasi parkir, sehingga cukup berisiko.

Dengan  tempat parkir, Anda harus menuruni anak tangga yang cukup membuat kelebihan saat dinaiki ketika pulang nanti. Lebar jalan menuju pantai pun tidak lebar, sehingga Anda harus sabar mengantre di belakang orang lain. Untuk mendapatkan lokasi terbaik, Anda harus melewati celah tebing karang.  Lokasi pantai ini sejalur dengan Pantai Alam mimpi.

Dari Denpasar, cari saja jalan menuju arah Garuda Wisnu Kencana. Setelah melewati GWK dan pintu masuk dunia mimpi, Anda akan menemukan persimpangan. Dari situ, ikuti saja jalan yang mengarah ke lebihan Sait.

Anda akan menemukan papan petunjuk dengan tulisan ‘Padang-Padang Pantai-Labuhan Sait Pecatu ’

Pantai Pasir Putih

Pantai Pasir Putih sungguh  tidak sedikit pantai berpasir putih yang ada di Bali. Sebut saja Kuta, Legian, Seminyak, dan berbagai pantai lainnya yang berada di garis pantai yang sama. Namun sayangnya, pantai-pantai tersebut terasa begitu penuh dengan orang.

Anda dapat mencoba pergi ke Pantai Karma. Tidak banyak turis yang berlalu-lalang di sini. Pantai dengan pasir putih dan air laut biru jernih ini berada di dasar tebing dan hanya dapat accessed menggunakan eskalator. Pantai eksklusif ini memang sebanding dengan harga yang harus dibayarkan, yakni Rp350.000,00. Pantai ini dapat dikunjungi mulai pukul 09.30-18.00 WITA. Letaknya sekitar 27 km dari Denpasar, namun hanya terpaut 1 km dari Pantai dunia mimpi.

Pantai Lovina

Pantai Lovina Pantai ini cocok sebagai wilayah untuk menikmati matahari terbit dengan latar pegunungan. Anda dapat menyewa kapal dengan capacity empat orang dan memperhatikan lumba-lumba liar yang berenang bebas di lautan. Akan tetapi, appearance lumba-lumba ini juga dipengaruhi oleh faktor alam. Tempat  wisata ini berada di bagian utara Bali, sekitar 78 km dari Pelabuhan Gilimanuk.

Tidak ada biaya yang dikenakan selain parkir dan menyewa kapal, seharga kurang lebih Rp500.000,00. Selain menikmati pemandangan lumba-lumba di pantai berpasir hitam ini, Anda juga bisa melakukan aktivitas menyelam.

Pantai Balangan

Pantai Balangan Pantai eksotis dengan pasir berwarna putih ini terletak sekitar 8 km dari tempat wisata Bali wisata Garuda Wisnu Kencana dan 12 km dari Pura Uluwatu. Dari GWK, terus saja naik lurus hingga bertemu perempatan. Ambil jalan ke kanan (Jalan Pantai Balangan I), ikuti jalan hingga ujung dan petunjuk yang menyertainya.

Warna air laut Pantai Balangan biru bersih dan ombaknya digemari oleh para peselancar. Jika ingin menyatu dengan air laut, Anda dapat berselancar atau berenang. Namun jika Anda hanya ingin menikmati dari bibir pantai pun, tak masalah. Dari kejauhan, aktivitas Bandara Ngurah Rai akan terlihat.

Atau jika Anda berdiri di tebing, Anda juga bisa menyaksikan keindahan Pantai Dreamland. Selain itu, aktivitas masyarakat lokal saat membongkar hasil tangkapan ikan di pagi hari juga akan memberikan nuansa tersendiri.

Lagi-lagi untuk menikmati keeksotisan alam di Bali, Anda hanya dikenakan biaya parkir kendaraan. Anda hanya perlu merogoh kocek Rp2.000,00 jika berkendara dengan roda dua dan Rp5.000,00 jika berkendara dengan roda empat.

Pantai Dreamland

Pantai Dreamland Sesuai namanya yang cukup persuasif, pantai ini memang bagaikan pantai impian. Hamparan laut biru yang luas dan bersih dengan tebing-tebing yang menjulang di sekelilingnya akan memanjakan kedua mata Anda.

Ditambah lagi dengan suasana yang tidak terlalu ramai, Anda akan dibuat serasa nyaris di pantai privat. Hal tersebut tidaklah salah. Pantai Dreamland memang terletak di dalam kawasan resort Pecatu yang eksklusif dan dijaga ketat.

Anda dapat berkunjung ke sini mulai pukul 07.00 sampai 20.00 WITA tanpa membayar biaya masuk ke pantai. Biaya parkir yang dikenakan sebesar Rp15.000,00 untuk mobil dan Rp3.000,00 untuk motor.

Pantai Nusa Dua

Pantai Nusa Dua Pantai ini memang berada di wilayah Nusa Dua yang terkenal sebagai kawasan elite. Namun Anda tidak perlu mengkhawatirkan biaya yang harus dikeluarkan. Tanpa batasan waktu, Anda dapat menikmati suasana pantai dan tidak dipungut biaya apa pun.

Ombak di Pantai Nusa Dua cenderung tenang, jadi jika Anda mengunjungi pantai ini bersama anak-anak, Anda tidak perlu khawatir. Anda dapat bersantai, berjemur, atau berenang dengan tenang. Tidak ada pedagang atau tukang pijat yang berseliweran, sehingga Anda yang menginginkan ketenangan tidak akan merasa terganggu.

Tempat wisata ini memiliki akses yang mudah untuk dijangkau. Dari Kuta, Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit, sementara dari Jimbaran, waktu yang diperlukan lebih singkat, yakni sekitar 15 menit. Jika Anda dari bandara dan ingin langsung menuju Pantai Nusa Dua pun, waktu tempuhnya hanya sekitar 20 hingga 30 menit.

Bayangkan, Pantai Nusa Dua ada di halaman rumah

Bagi penyuka pantai, kawasan Nusa Dua tentu tak boleh terlewat dari daftar kunjungan. Tak sekadar berkunjung, menghabiskan waktu beberapa malam di sini tentu bisa menjadi ide yang sempurna. Ada berbagai pilihan lokasi menginap di tepi pantai yang akan menjadikan Pantai Nusa Dua sebagai panorama indah layaknya halaman rumahmu.

Nusa Dua konon dikenal sebagai kawasan elite di Pulau Dewata. Hal ini membuat sebagian orang lebih memilih kawasan Seminyak dan Legian yang dianggap lebih ramah di kantong wisatawan. Padahal, Anda tetap bisa melakukan penghematan meskipun menginap di Nusa Dua. Cara termudahnya adalah dengan memesan paket tiket pesawat dan hotel. Pesan sekaligus, Anda bisa mendapatkan potongan hingga 20% dari Traveloka.

Sudah yakin ingin menginap di Nusa Dua? Traveloka punya deretan hotel rekomendasi yang menawarkan pemandangan memikat. Beberapa di antaranya adalah The Westin Resort Nusa Dua, Melia Bali, Nusa Dua Beach Hotel & Spa, dan Kayumanis Nusa Dua Private Villa & Spa. Keempat penginapan tersebut berjarak kurang dari 1 km dari Pantai Nusa Dua.

Pantai Seminyak

Pantai Seminya  Karena kondisi geografisnya yang berada di satu garis pantai dengan Pantai Kuta dan Pantai Legian, karakter yang dimiliki Pantai Seminyak pun hampir sama. Ombak cukup besar yang cocok untuk berolahraga selancar, pasirnya yang putih dan landai, serta sama-sama menyuguhkan keindahan ketika matahari terbenam.

Pantai Seminyak memiliki cakupan wilayah yang luas dan berada di antara Pantai Petitenget dan Pantai Legian. Dibandingkan Kuta, kawasan Seminyak memang cenderung ditawarkan untuk golongan atas. Berbagai fasilitas penunjang liburan ada di sini: hotel, bungalow, Seminyak Square, dan lain-lain. Bahkan tidak sedikit ekspatriat yang memilih tinggal di kawasan ini.

Anda tidak dikenai tiket masuk dan tidak ada batasan waktu untuk mengunjungi Pantai Seminyak. Anda hanya perlu merogoh kocek untuk retribusi parkir sekitar Rp2.000,00-Rp5.000,00.

Pantai Tuban

Pantai Tuban BaliBottom of Form Jika Anda baru datang dari Bandara Ngurah Rai dan ingin segera melihat pantai, Pantai Tuban bisa jadi solusinya. Keadaan di Pantai Tuban tidak seramai di Pantai Kuta. Setelah membayar Rp2.000,00 Anda bisa sepuasnya menghabiskan waktu di pantai yang juga dikenal dengan sebutan Pantai Jerman ini.

Menuju lokasi ini pun tidak susah, hanya sepuluh menit dari bandara. Setelah keluar dari bandara, pergilah ke arah utara. Anda akan menemukan sebuah pertigaan, belok kanan menuju Jalan Dewi Sartika. Setelah itu Anda akan mendapati pertigaan dengan patung Holiday Inn Resort yang tidak lain merupakan Jalan Wana Segara, tempat Pantai Tuban berada.

Pantai Uluwatu

Pantai Uluwatu Urusan pantai, nama Kuta memang sangat mendominasi di kalangan wisatawan. Jika bukan penggemar traveling, jejeran nama pantai yang bahkan lebih indah dari Kuta pun tidak akan terdengar. Padahal, ada banyak pantai eksotis yang juga harus Anda kunjungi. Seperti pantai yang bersembunyi di kawasan Bali selatan ini, Pantai Uluwatu. Pantai ini juga dikenal dengan sebutan Blue Point, yang tak lain merupakan julukan dari turis Australia.

Untuk mencapai pantai, Anda harus menuruni anak tangga yang sempit. Namun percayalah, pemandangan laut yang disajikan tidak akan mengecewakan. Anda hanya dikenakan biaya parkir sekitar Rp2.000,00-Rp5.000,00. Di pantai ini, Anda tidak akan menemukan banyak wisatawan domestik. Sebagian besar wisatawan yang datang akan berselancar atau berjemur.

Pantai Suluban

Pantai Suluban Sebenarnya Pantai Suluban hanyalah nama lain untuk Pantai Uluwatu. Nama Suluban sendiri berasal dari bahasa Bali ‘mesulub’ yang berarti berjalan melewati sesuatu di atas kepala manusia. Hal tersebut dirasa pas untuk merepresentasikan anak tangga menuju pantai yang menjadi semacam terowongan alami karena letaknya berada di tengah-tengah dua bukit karang.

Pantai Double Six

Pantai Double Six Nama pantai ini diambil dari sebuah nama diskotek bernama serupa yang lokasinya berada di seberang pantai. Kegiatan yang dapat dilakukan di pantai ini sama seperti kegiatan di pantai lainnya. Hanya saja yang menarik dan menjadikan Pantai Double Six menjadi sedikit berbeda dari lainnya adalah sofa warna-warni di bawah payung yang sama warna-warninya. Tidak sedikit anak muda yang menghabiskan waktu mereka di sini untuk sekadar menikmati matahari tenggelam.

Pantai Amed

Pantai Amed Bali Anda hobi menyelam dan sedang berada di Bali? Berkunjunglah ke Pantai Amed untuk menyaksian keindahan pantai Bali utara. Pantai di wilayah Karangasem ini selain menawarkan kecantikan pantai ketika matahari terbit dan biota laut yang beragam, juga memiliki danau yang dapat digunakan bagi pemula yang ingin belajar menyelam.

Anda hanya perlu membayar jasa parkir saat berkunjung ke pantai ini. Di Desa Jemeluk, dekat dari Pantai Amed, peyelam dapat melihat terumbu karang yang sangat indah, berikut penyu, pari, hingga hiu karang. Di samping itu, sekitar sepuluh meter dari bibir pantai ada kerangka kapal patroli Jepang yang karam saat Perang Dunia II. Menarik, bukan?

Pantai Geger

Pantai Geger Pantai ini disebut-sebut sebagai pantai paling nyaman di Nusa Dua. Pantai Geger berada di kawasan perhotelan elite dan mewah di Nusa Dua. Karena itulah, wajar jika penjagaannya cukup ketat. Hanya biaya parkir yang perlu Anda keluarkan.

Pasir pantainya halus tanpa adanya karang-karang kecil. Garis pantainya cukup panjang, airnya jernih dan sangat tenang. Namun karena pantai ini tidak menghadap ke barat atau timur, jadi Anda tidak bisa mendapatkan momen matahai terbenam maupun terbit di sini.

Pantai Legian

Pantai Legian Kawasan Legian tidak jauh dari Kuta, bahkan berdampingan. Selain wilayahnya yang tidak terlalu ramai seperti di Kuta, sajian alam yang disajikan juga sama cantiknya dengan Pantai Kuta. Pantainya berpasir putih, ombaknya juga bagus untuk aktvitias berselancar. Di pagi atau sore hari, Anda bisa berolahraga, seperti joging.

Suasana di sekitar pantai ini pun tidak jauh berbeda seperti Kuta. Ada banyak hotel dan penginapan yang dekat dengan lokasi pantai, mulai dari bintang satu sampai bintang lima. Selain itu, sepanjang Jalan Melasti hingga Jalan Arjuna juga dipenuhi art shop, pusat perbelanjaan, pub, dan sebagainya. Tidak ada batasan waktu maupun tiket masuk yang dikenakan bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata di Bali yang satu ini.

Akses menuju pantai ini pun mudah dan dapat ditempuh sekitar 10-20 menit dari bandara, tergantung kondisi jalan. Dari Bandara Ngurah Rai, Anda tinggal menuju ke Jalan Dewi Sartika, masuk ke Jalan Bakung Sari, lalu Jalan Pantai Kuta.

Pantai Canggu

Pantai Canggu Nama Canggu tentu sudah tidak asing lagi di telinga para peselancar lokal maupun internasional. Pantai berpasir hitam ini juga pernah menjadi tempat diadakannya ajang ISC (Indonesia Sufing Championship) yang bertaraf internasional.

Peserta kegiatannya pun tidak hanya diikuti peselancar lokal, tetapi juga mancanegara. Namun Canggu tidak hanya untuk mereka sang penantang ombak. Anda yang tidak berencana untuk melatih keseimbangan di atas papan selancar juga boleh menikmati Pantai Canggu.

Berlari di bibir pantai atau bergeming di atas pasir pun tidak ada yang melarang.    Selain pantai, Anda dapat menikmati daya tarik lain yang diberikan pantai ini. Di seberang pesisir pantai terdapat hamparan sawah segar, lengkap dengan kehadiran burung-burung yang beterbangan di atasnya. Tentu pemandangan seperti ini tidak bisa sembarangan Anda dapatkan di pantai di Bali atau daerah lainnya.

Pusat Perbelanjaan 

Bali juga memiliki banyak tempat wisata belanja yang diminati wisatawan lokal maupun mancanegara. Baik pasar tradisional ataupun pusat perbelanjaan dengan konsep modern seperti mal, keduanya sama-sama memiliki keunikan masing-masing. Berikut ini adalah beberapa destinasi belanja di Bali yang menjadi favorit pelancong.

Pasar Badung

Pasar Badung Sebagai pasar tradisional terbesar di Bali, nyaris dikatakan pasar ini tidak pernah tutup. Sejak dini hari hingga malam, ada saja transaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli. Suasana sibuk khas pasar tradisional dapat Anda jumpai di tengah semakin banyaknya pusat perbelanjaan modern yang ada di Bali.

Segala macam kebutuhan sehari-hari dapat Anda temukan di sini. Mulai dari bahan pangan, perlengkapan upacara, kebutuhan domestik, pakaian, aksesori, hingga barang-barang seni khas Bali. Selayaknya pasar tradisional, Anda bisa melakukan proses tawar-menawar terhadap barang yang akan dibeli.

Pasar Sukawati

Pasar Sukawati Jika Anda secara spesifik ingin membeli barang-barang kesenian khas Bali, maka Pasar Sukawati adalah tempat yang pas. Lokasinya berada di Desa Sukawati, Kabupaten Gianyar. Jika Anda berangkat dari bandara, Anda bisa sampai di Pasar Sukawati dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Atau jika Anda berada di Ubud, waktu perjalanan yang dibutuhkan semakin sedikit. Jaraknya hanya sekitar 8 km saja dari Ubud.

Berbagai barang bisa Anda temukan di Pasar Sukawati. Menariknya lagi, Anda bisa menawar harganya untuk mendapatkan barang yang Anda inginkan. Sebagai saran, semakin pagi Anda datang, semakin murah kemungkinan harga yang bisa Anda dapatkan. Hal ini karena masyarakat lokal (penjual) percaya, jika dagangan mereka berhasil terjual pada waktu pagi, maka pada waktu-waktu selanjutnya dagangan akan laris.

Tempat wisata belanja ini beroperasi mulai pukul 08.00-18.00 WITA dan buka setiap hari kecuali saat Nyepi dan Galungan. Datanglah di kisaran pukul 08.00-10.00 WITA saat mereka selesai sembahyang. Selain itu, harga pas dari barang yang dijual biasanya adalah sepertiga harga yang ditawarkan.

Mal Bali Galeria 

Mal ini terletak di lokasi strategis dan mudah untuk ditemukan, Pusat perbelanjaan dengan tagline “Enjoy, Play, Eat, Shop” ini ada di Jalan By Pass Ngurah Rai, persis di sebelah patung Dewa Ruci yang menjulang tinggi. Kendati mengusung konsep modern, atmosfer Bali yang khas tetap akan dirasakan pengunjung di dalam area Mal Bali Galeria.

Selain itu, penataan ruangnya didesain dengan sentuhan tropis dan eksotis. Anda akan menemukan taman-taman asri yang cantik di sepanjang area outdoor dan indoor mal. Mal one stop shopping ini beroperasi mulai pukul 11.00-23.00 WITA. Selayaknya mal pada umumnya, Anda hanya akan dikenakan biaya parkir ketika masuk. Tempat ini juga sering dijadikan lokasi untuk berbagai acara, seperti bazar makanan, pameran mobil, pameran pershiasan, dan lain-lain.

Lippo Mall Bali

Kawasan Kuta memang terkenal dengan aktivitas perekonomiannya yang cukup tinggi dan padat. Lippo Mal pun menjadi bagian dalam perputaran bisnis dan ekonomi di wilayah Pantai Kuta. Anda dapat berbelanja barang-barang berkualitas, menonton bioskop, makan, atau sekadar berjalan-jalan. Jam operasional Lippo Mall Bali adalah pukul 10.00-22.00 WITA, mulai Senin sampai Minggu.

Dibandingkan biaya parkir di mal lainnya, biaya parkir di mal yang beralamat di Jalan Kartika Plaza ini terhitung lebih murah. Biaya per jamnya tidak pernah lebih dari Rp3.000,00 untuk mobil.

Discovery Shopping Mall

Masih di kawasan Kuta dan Jalan Kartika Plaza, sebuah mal besar juga berada di sini. Letak Discovery Shopping Mall tidak jauh dari Pantai Kuta yang selalu ramai dan padat pengunjung. Menariknya, di bagian belakang mal, Anda dapat terhubung langsung dengan pantai. Anda dapat mengabiskan waktu bahkan seharian untuk benar-benar mengelilingi bahkan mengunjungi setiap gerai yang ada di Discovery Shopping Mall. Mal ini beroperasi selama dua belas jam, mulai pukul 10.00 sampai 22.00 WITA.

 Centro Bali

Centro merupakan bagian dari Discovery Shopping Mall, sehingga Anda tidak perlu bingung jika ada yang menyebut mal besar ini dengan sebutan DSM atau Centro.

Beachwalk

Beachwalk Tidak selamanya setiap wisatawan yang datang mengunjungi Bali terpuaskan hanya dengan kemolekan panorama alamnya. Terutama bagi wisatawan yang gemar berbelanja, Anda tentu akan menyempatkan diri mengunjungi pusat perbelanjaan yang ada di kawasan wisata tujuan.

Di Bali, Beachwalk adalah tempat berbelanja yang dapat memanjakan dan memuaskan kesenangan Anda. Mal dengan standar internasional ini memiliki desain yang benar-benar indah. Sekalipun Anda tidak berniat untuk berbelanja, maka sekadar berjalan-jalan di mal ini pun tidak akan mengecewakan. Anda juga bisa menikmati suasana di kafe atau restoran yang menghadap langsung ke jalan dan Pantai Kuta.

Mulai pukul 10.00-00.00 WITA, Anda dapat menjelajahi mal ini. Sebagian besar barang yang dipasarkan pun merupakan barang bermerek mahal. Namun tenang, Anda tentu tidak harus mengeluarkan uang di pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Pantai Kuta ini. Tidak sedikit juga pengunjung yang datang hanya untuk sekadar window shopping dan berfoto di sini.

Kuta Square

Pusat perbelanjaan ini terletak di Kuta dan termasuk daerah yang padat dan rawan macet. Jika Anda menginap di penginapan di sekitar Kuta, sebaiknya Anda berjalan kaki saja. Bahkan di jalur pejalan kaki pun sudah sama ramainya dengan jalan untuk kendaraan.

Toko-toko yang berjejer adalah toko dengan merek luar negeri. Jam buka setiap toko pun berbeda antara yang satu dan yang lainnya. Namun jika Anda tidak berniat untuk berbelanja dan hanya ingin menghabiskan sepanjang sore untuk window shopping, itu tidak masalah.

Seminyak Square

Dari namanya saja tentu Anda sudah bisa menebak di mana lokasi tempat wisata belanja yang satu ini. Meski tidak sebesar mal-mal yang disebutkan sebelumnya, kompleks pertokoan di Jalan Kayu Aya, Seminyak, ini modern dan elegan. Seminyak Square hanya terdiri dari dua lantai, namun didesain khusus untuk menarik pengunjung dari kalangan atas.

Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan di Seminyak Square. Berbelanja pakaian dan perhiasan mewah, suvenir dan hiasan dari Indonesia, berburu buku-buku berbahasa Inggris, menikmati anggur dan makan malam yang nyaman, dan lain-lain. Manjakan diri Anda untuk merasakan spa mewah di sini, mengingat Seminyak juga dikenal sebagai pusat spa di Bali. Jam operasioal toko-toko di pusat perbelanjaan ini tidaklah sama, namun Seminyak Square sendiri buka mulai pukul 10.00-22.00 WITA.

Museum dan monumen dibuat dengan tujuan menyimpan benda-benda yang layak mendapatkan perhatian umum serta mengenang peristiwa tertentu. Destinasi bagi Anda penyuka sejarah dan seni pun terfasilitasi di Bali, seperti melalui beberapa museum dan monumen di bawah ini

Museum Pasifika

Museum ini terletak di kawasan elite Nusa Dua, tepatnya di kawasan BTDC Blok P. Jika Anda menginap di penginapan dalam lingkup Nusa Dua, Anda bisa mencapai tujuan hanya sekitar sepuluh menit berjalan kaki. Namun jika Anda berangkat dari bandara, ambil rute melalui tol Bali Mandara dan keluar pintu tol Nusa Dua. Dalam waktu sekitar 15-20 menit Anda akan sampai di museum.

Pada tahun 2004, tempat wisata edukasi ini belum termasuk kategori museum, dan masih bernama Asia Pacific Centre. Baru pada tahun 2006 tempat ini resmi termasuk dalam kategori museum dan berganti nama menjadi Museum Pasifika. Sesuai namanya, museum ini memajang berbagai karya seni dari kawasan Asia Pasifik, dengan Indonesia (melalui Bali) sebagai pusatnya. Seniman yang turut meramaikan museum ini melalui karyanya antara lain Le Mayeur, Antonio Blanco, Theo Meier, Nyoman Gunarsa, Affandi, dan masih banyak lainnya.

Museum ini terbuka untuk umum mulai pukul 10.00-18.00 WIITA. Tiket masuk yang tertera adalah Rp75.000,00 per orang, namun harga tersebut berlaku untuk turis asing. Turis lokal hanya dikenakan biaya Rp50.000,00 per orang. Sebagai tambahan, pengunjung dilarang mengambil foto kecuali di dalam ruangan Temporary Exhibition dan Premier Art of Vanuatu and Pacific Island, Paintings of Aloi Pilioko dan Nikolai Michoutouchkine.

Museum Bali   

Museum Bali Museum yang terletak di Denpasar ini berupa bangunan gedung tua, tepatnya bersebelahan dengan Pura Agung Jagat Natha. Dari bandara, Anda ikuti saja jalan menuju pusat kota dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Karena memasuki wilayah yang cukup padat kendaraan, kendaraan roda dua adalah pilihan terbaik.

Museum hanya buka hari Minggu sampai Jumat. Untuk hari Minggu-Kamis, Anda dapat berkunjung pada pukul 08.00-15.00 WITA, dan untuk hari Jumat pada pukul 08.00-12.30 WITA. Museum tidak buka pada hari Sabtu dan tanggal merah. Harga tiket masuknya pun sangat murah, yakni Rp5.000,00. Namun jika Anda ingin menggunakan tempat ini sebagai lokasi pernikahan  Anda harus membayar Rp150.000,00.

Museum ini bukan museum seni, melainan museum sejarah. Koleksi Museum Bali terdiri atas peralatan saat zaman prasejarah, peralatan upacara keagamaan dan adat, dan perkembangan seni dan budaa masyarakat Bali dari zaman ke zaman. Melalui museum ini, Anda akan dapat lebih mengenal budaya Bali pada setiap zaman.

Museum Puri Lukisan

Nah, jika Anda pencinta seni, maka museum yang satu ini cocok untuk Anda jadikan destinasi wisata. Museum Puri Lukisan berada di Ubud, daerah di Bali yang memang sudah terkenal hingga ke seluruh penjuru dunia sebagai pusat seni di Bali. Museum tertua di Bali ini memiliki koleksi karya seni lukis Bali tadisional dan modern dan seni ukiran kayu.

Museum Puri Lukisan berada di Jalan Raya Ubud, hanya berjarak sekitar 300 meter ke arah barat dari Pasar Seni Ubud. Estimasi waktu yang diperlukan dari Denpasar ke museum sekitar satu jam. Selain saat Nyepi, museum ini buka mulai pukul 09.00-18.00 WITA. Anda hanya dikenakan biaya sebesar Rp75.000,00 untuk menikmati koleksi lukisan dengan gaya lukis Batuan, Sanur, Ubud, dan lain-lain. Anak-anak di bawah 15 tahun yang didampingi orang tuanya tidak akan dikenakan biaya tiket masuk.

Monumen Bom Bali

Pada tahun 2002 yang lalu, sebuah peristiwa besar terjadi di Bali dan mendapat perhatian, simpati, serta kecaman dari berbagai penjuru dunia. Tidak kurang dari 202 nyawa melayang akibat peristiwa pengeboman yang dilakukan Amrozi dan kawan-kawannya.

Untuk mengenang tragedi tersebut, monumen ini dibangun oleh pemerintah daerah Bali. Lokasinya berada di Jalan Legian, Kuta, di depan Paddy’s Pub dan Sari Club. Di monumen peringatan ini Anda dapat menemukan nama dan negara asal korban tragedi Bom Bali. Tentu saja, Anda bebas mengunjungi monumen ini tanpa dikenakan biaya apa pun.

Monumen Bajra Sandhi

Monumen Bajra Sandhi Jika monumen Bali didirikan untuk mengenang korban tragedi, maka Monumen Bajra Sandhi dibangun untuk mengenang perjuangan rakyat Bali. Monumen ini berada di depan Kantor Gubenur Bali dan Gedung DPRD Provinsi Bali, tepatnya di Lapangan Niti Mandala Renon. Di tempat inilah Perang Puputan terjadi.

Museum yang menceritakan perjuangan rakyat Bali sejak masa prasejarah hingga merebut kemerdekaan ada di lantai dua monumen. Dalam menceritakan kisah perjuangan rakyat Bali, pengelola menggunakan konsep diorama sejumlah 33.

Sementara itu di lantai tiga, Anda dapat menikmati pemandangan Denpasar dan sekitarnya melalui kaca, seperti di Monas. Tempat wisata Monumen Bajra Sandhi buka pada hari Senin-Jumat, pukul 08.00-17.00 WITA. Anda cukup membayar Rp5.000,00 untuk mengunjungi monumen ini. Selain museum, monumen ini juga memiliki fasilitas lain seperti perpustakaan, kolam ikan, dan pameran kerajinan tangan.

pura Dengan penduduk mayoritas pemeluk agama Hindu, wajar jika Bali juga dikenal dengan sebutan Pulau Seribu Pura. Anda bisa dengan mudah menemukan tempat sembahyang ini di sudut-sudut Bali. Di bawah ini adalah beberapa rekomendasi pura cantik yang dapat Anda kunjungi.

Pura Besakih

Pura Besakih merupakan pura terbesar umat Hindu yang ada di Bali. Pura ini merupakan sebuah kompleks pura, terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Kompleks ini terdiri atas satu pura pusat, yakni Pura Penataran Agung Besakih, dan 18 pura pendamping yang terdiri atas satu Pura Basukian dan 17 pura lainnya. Secara umum, Pura Besakih menjadi pusat kegiatan seluruh pura yang ada di tanah Bali.

Berdiri megah di kaki Gunung Agung, keberadaan Pura Besakih sendiri tidak lepas dari keterkaitannya dengan gunung tertinggi di Bali ini. Gunung Agung dipercaya oleh masyarakat sebagai tempat bersemayamnya arwah para leluhur dan para dewa utusan Sang Hyang Widhi. Untuk itulah, masyarakat mendirikan sebuah bangunan suci tepat di kaki Gunung Agung sebagai tempat memuja para dewa. Pura ini telah ada sejak tahun 1007 Masehi dan tercatat sebagai warisan budaya UNESCO pada tahun 1995.

Pastikan Anda berpakaian sopan saat mengunjungi tempat suci ini. Perempuan yang sedang haid tidak diperkenankan untuk masuk. Pura ini terbuka untuk umum setiap hari pukul 09.00-17.00 WITA. Pengunjung hanya dikenakan biaya Rp15.000,00 untuk tiket masuk dan Rp2.000,00-Rp3.000,00 untuk parkir.

Pura Tirta Empul

Yang menjadi daya tarik Pura Tirta Empul adalah adanya pemandian yang dianggap suci bagi umat Hindu. Kolam persegi panjang dengan 30 pancuran yang berjejer dari timur ke barat inilah yang banyak menarik wisatawan. Anda boleh turut masuk ke dalam kolam dan ikut menyucikan diri di sini, namun dengan syarat Anda harus mengenakan kamen. Kamen adalah sebutan untuk kain yang diikatkan di pinggang.

Pura ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 WITA. Pengunjung dikenai biaya tiket masuk sebesar Rp15.000,00 untuk dewasa dan Rp7.500,00 untuk anak-anak. Selain kolam dengan mata air yang dianggap suci tersebut, daya tarik lainnya dari pura ini adalah adanya Istana Tampak Siring yang tak lain adalah istana Presiden Indonesia.

Pura ini terletak di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Perjalanan dari Denpasar menuju lokasi ini kurang lebih memakan waktu satu jam. Anda tidak perlu takut tersesat karena ada banyak papan penunjuk jalan yang mengarahkan Anda menuju ke sana.