Tlp SekarangWA Sekarang
Tips Tepat Defensive Driving

Defensive Driving Via toyota.astra.co.id

Melatih ketrampilan ketika mengemudi akan meminimalkan resiko yang tidak diinginkan, sehingga aktivitas mengemudi menjadi Aman dan menyenangkan. Devensive driving yaitu sebagai suatu keterampilan dan perilaku dalam mengemudikan kendaraan yang memungkinkan Anda dapat menghindari terhadap kemungkinan tabrakan yang disebabkan oleh perilaku pengemudi lain.

Dengan selalu melatih ketrampilan saat mengemudi, akan meminimalkan Hal yang tidak diinginkan. Meningkatkan keamanan dalam mengemudi sehingga aktifitas mengemudi menjadi hal yang menyenangkan dalam menunjang aktifitas sehari-hari. Defensive driving juga mengajarkan pengemudi untuk mengelola emosinya agar tak mudah terpancing perilaku pengemudi lain.

Pada prinsipnya, defensive driving mengharuskan pengemudi agar selalu waspada memperhatikan kondisi di sekitarnya. Tujuannya agar antisipatif menghadapi berbagai kemungkinan dan potensi bahaya. Dalam pengaplikasiannya, sopir harus memantau area sekeliling kendaraannya dengan cara menengok dan memerhatikan kaca spion setiap 8 detik.

Langsung saja simak berikut tips devensive  driving untuk anda :

  1. Safety First

Pastikan sebelum memulai untuk berkendara, Anda melindungi diri dengan fitur safety yang terdapat di dalam kendaraan. Fitur safety ini dapat meminimalkan cidera apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan ketika di perjalanan. Contoh fitur safety yaitu dengan menggunakan safety belt, selalu mengunci pintu memastikan rem dalam kondisi baik dan lain sebagainya.
  1. Jaga Kecepatan

Selalu biasakan saat anda mengemudi mengkuti arus jalan raya. Hindari mengemudi terlalu agresif dan memaksa menyalip kendaraan didepan. Kecepatan yang lebih tinggi membuat pengendalian kendaraan menjadi jauh lebih sulit jika ada situasi yang tidak diduga. Ini dapat memicu terjadinya kecelakaan.
Mengemudi terlalu lambat di jalur cepat juga dapat membahayakan. Jika ingin menyalip kendaraan didepan, pastikan kondisi sekitar jalan aman. Pastikan juga jalur yang Anda lalui juga benar dan tepat, Misalnya saat kecepatan rendah, maka sebaiknya anda ambil jalur kiri.
  1. Fokus

Aktifitas mengemudi membutuhkan konsentrasi yang tinggi, Namun juga tetap rilex dan santai. Selalu gunakan kedua tangan untuk memegang roda kemudi, setelah memindah posisi gigi. Dengan cara ini, Anda tetap mempunyai respon yang cepat dan kontrol sepenuhnya terhadap pengemudian. Pastikan anda selalu tetap fokus dalam berkendara di jalanan.
  1. Perhatikan Kondisi Sekitar

Pada saat mengemudi, pastikan Anda selalu memperhatikan kondisi sekitar dengan melihat melalui kaca spion luar ( outside mirror) dan kaca spion dalam (inner mirror). Dengan cara ini Anda dapat mengetahui kondisi sekitar kendaraan yang akan hadir dari sisi kiri, kanan dan dari arah belakang.
  1. Tidak Mengemudi Dalam Kondisi Lelah dan mengantuk

Jangan memaksakan mengemudi dalam kondisi lelah dan mengantuk. Hal ini dapat memicu terjadinya kecelakaan. Jika Anda merasa lelah setelah sekian jam mengemudi, sebaiknya cari tempat untuk istrirahat sejenak. Anda dapat melanjutkan kembali aktifitas mengemudi setelah anda merasa tenaga dan konsentrasi sudah pulih kembali seperti semula.
  1. Pastikan Mobil Anda Terlihat

Salah satu pemicu terjadinya kecelakaan adalah tidak terlihatnya kehadiran mobil lain, atau aktifitas mobil lain. Selalu gunakan berbagai sistem yang tersedia agar kehadiran mobil Anda dikenali oleh pengemudi lain. Misalnya, nyalakan lampu sein saat akan berbelok, nyalakan lampu kepala, saat kondisinya malam hari, atau jika kondisi cuaca sedang hujan dan lain sebagainya.
Yang tidak kalah penting yaitu memastikan system tersebut berfungsi dengan normal. Satu hal lagi agar mobil Anda terlihat yaitu dengan mewaspadai area blind spot bagi pengemudi lain. Tempatkan mobil Anda pada area yang dapat terlihat oleh pengemudi di depan Anda.
  1. Hindari Gangguan Saat Mengemudi

Aktifitas mengemudi memerlukan konsentrasi yang tinggi. Untuk itu penting menghindari berbagai aktifitas yang dapat mengganggu konsentrasi dalam mengemudi. Aktifitas tersebut meliputi mengoperasikan handphone, menelepon, menggunakan make up, dan lain sebagainya.
  1. Jangan terpancing emosi

Terkadang saat di jalan raya, Anda menemui kondisi dimana ada pengemudi lain yang ceroboh dan membahayakan orang lain. Jika menemukan keadaan seperti ini, anda harus tetap waspada, jaga jarak, dan yang terpenting adalah jangan terpancing emosi. Karena jika Anda terpancing emosi, akan membawa pada kondisi yang membahayakan diri sendiri.
  1. Kenali tanda-tanda peraturan lalulintas

Di jalan raya banyak sekali tanda rambu-rambu lalu lintas. Untuk itu sebagai pengemudi harus dan wajib memahami arti tanda-tanda tersebut dan mematuhinya saat berkendara. Saat melewati rute yang belum pernah dilalui, tanda peraturan lalu lintas membantu dalam memahami kondisi jalan yang dilalui.
Dari Berbagai Sumber