Tlp SekarangWA Sekarang
Tips Merawat Rem Cakram Pada Mobil Agar Tetap Optimal

Rem Mobil via mobilkomersial.com

 

Rem merupakan bagian yang cukup penting pada kendaraan. Kondisi rem sangatlah tergantung pada bagaimana cara perawatannya, jika perawatan rem selalu diabaikan maka fungsinya juga tidak akan optimal akibatnya akan mengancam keselamatan pengendara maupun orang lain disekitarnya.

Keawetan komponen rem paling bergantung dengan cara pengemudi memperlakukan atau menggunakan rem itu sendiri. Perawatan rem agar tetap berfungsi dengan baik tidak terlalu sulit, yang penting mengetahui cara perawatan yang baik dan benar.

Lakukan perawatan rem cakram setiap 10.000 km. Bersihkan cakram dan kampas rem dari kerikil dan kotoran kecil lainnya. Namun jika dirasa kondisi rem cakram tidak optimal lagi, lakukan segera perawatan walaupun jarak tempuh belum tercapai seperti pada buku panduan.

Pastikan juga untuk selalu menggunakan kampas rem orisinal atau asli. Material kampas rem yang baik mampu mencengkeram kuat namun tetap lembut bagi piringan cakram mobil. Sehingga tidak abrasif atau mengikis permukaan piringan cakram mobil.

Harus diperhatikan sekali bagi pemilik mobil, bahwa kotoran yang menempel pada cakram dan kampas rem, baik berupa kerikil ataupun kotoran kecil lainnya seperti tanah liat, dapat menyebabkan bidang kontak antara cakram dengan kampas jadi berkurang. Pengereman pun tidak maksimal.

Apabila hal ini dibiarkan, kotoran ini bisa menyebabkan kerusakan pada piston kaliper. Jika salah satu piston macet (kiri atau kanan), tekanan akan berkurang. Mobil pun akan membuang ke kiri atau ke kanan akibat perbedaan tekanan pengereman antara roda kiri dan kanan. Karena, penting sekali dilakukan perawatan secara berkala pada rem cakram mobil.

Untuk lebih jelasnya berikut ini tips untuk perawatan rem cakram pada mobil :

  1. Langkah pertama yang harus diperhatikan untuk perawatan rem adalah pada bagian disk break dan tromol, kualitas minyak rem, saluran rem serta kanvas remnya. Untuk minyak rem, biasanya harus diganti atau dibersihkan seteleh kendaraan menempuh jarak 10.000 km. Minyak rem harus diperhatikan agar tidak kosong, yang harus diperhatikan juga adalah perbandingannya antara bagian depan dan belakang adalah 2:1, dimana bagian depan harus mendapatkan bagian paling banyak karena paling sering digunakan untuk mengerem. Segera tambahkan dengan minyak rem jenis yang sama dan cek sistem rem apakah ada kebocoran atau tidak. Karena jika kondisi sistem rem normal, pengurangan volume minyak rem tidak akan cepat terjadi, pengurangannya hanya berjalan seiring penipisan kanvas rem. Lakukan pengecekan minyak rem sekitar dua minggu sekali. Pada umumnya pabrik mobil menyarankan mengganti minyak rem setiap 2 tahun atau 40.000 km. Hal tersebut berlaku untuk kondisi normal. Jika kondisi kerja rem berat, misalnya sering melalui jalanan macet, frekuensi penggunaan rem menjadi tinggi. Ini bukan saja mempercepat kampas atau piringan (rem cakram) aus. Usia pakai fluida rem menjadi pendek.

  2. Langkah selanjutnya adalah memeriksa bagian kanvas rem apakah masih dalam kondisi yang baik atau tidak. Cara memeriksanya yaitu lepaskan roda, kemudian perhatikan bagian disk break dan kanvas rem. Agar berfungsi dengan baik bersihkan kanvas rem jika kotor dengan menggunakan amplas, sikat atau kuas. Berikan pelumas di bagian besi penahan, hati-hati jangan sampai terkena bagian sepatu rem, setelah itu pasang kembali kanvas dan kuncikan. Sebaiknya untuk kendaraan otomatis penggantian kanvas rem biasanya setelah menempuh jarak 20 – 25.000 km, sedangkan untuk kendaraan manual penggantian kanvas rem biasanya setelah menempuh jarak 40.000 km. Dengan perawatan sistem rem berkala, kecelakaan akibat rem blong dapat diminimalisir.

Jadi, kesimpulannya fungsi rem pada kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil sangat penting pada kendaraan. Jenis rem yang biasa dipakai pada kendaraan, salah satunya adalah jenis rem yang menggunakan cakram atau Disc Brake. Rem cakram banyak di digunakan pada jenis-jenis mobil modern sekarang ini. Karena dari daya cekrem dan ketangguhannya, rem cakram bisa diandalkan.

Semakin canggih jenis rem yang digunakan, maka semakin dibutuhkan perawatan tambahan agar rem tersebut bisa berfungsi dengan baik dan tidak membahayakan pengendara. Dan khusus untuk jenis rem cakram pada mobil.

 

 

Dari berbagai sumber