Tlp SekarangWA Sekarang
Tips Menghemat Biaya Perawatan Mobil

Perawatan Mobil Via pasarpolis.com

Bagi sebagian orang memiliki mobil merupakan impian, Dan banyak orang yang berusaha menabung dan mengajukan kredit agar dapat memiliki sebuah mobil impiannya. Namun harus diingat setelah mobil dimiliki tugas selanjutnya adalah melakukan perawatan mobil yang baik dan benar agar mobil tidak menimbulkan masalah saat digunakan dan dapat bertahan lama.

Langsung saja anda simak Tipsnya berikut ini :

  1. Gunakan Jaminan Warranty Kendaraan Secara Maksimal

Semua pabrikan otomotif memberikan jaminan warranty mobil yang dijual kepada masyarakat yang biasanya dalam jangka waktu selama 3 tahun atau 100.000 km (mana yang tercapai lebih dahulu).
Jaminan warranty ini memberikan jaminan perbaikan secara gratis untuk kerusakan komponen yang diakibatkan gagal produksi (kecuali komponen-komponen yang memang habis dipakai seperti brake pad, wiper blade dan lain sebagainya ). Bacalah dan pahami jaminan warranty mobil anda, sehingga jika terdapat kerusakan komponen yang tidak wajar dan ditanggung oleh warranty maka anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk perbaikannya.
Beberapa pabrikan mobil bahkan ada juga yang berani memberi jaminan warranty selama 5 tahun, dan ada  beberapa komponen di sistem kendaraan yang jaminan warrantynya berlaku lifetime. Jadi periksa warranty mobil anda untuk melihat kemungkinan anda mendapat perbaikan gratis.
  1. Melakukan Perbaikan Di Bengkel Umum

Dengan sumber daya yang dimiliki dan dukungan dari pabrikan, bengkel resmi menawarkan pelayanan perbaikan yang prima, namun tentu saja hal itu akan diikuti dengan harga yang cukup mahal. Ongkos kerja dan harga sparepart di bengkel resmi pastinya lebih tinggi dibandingkan dengan ongkos kerja di bengkel umum yang memperbolehkan menggunakan spare part aftermarket.
Bengkel umum banyak yang mampu memberikan perbaikan dengan kwalitas  yang sama dengan bengkel resmi dengan harga yang lebih murah. Namun anda juga wajib memastikan bahwa bengkel umum tersebut bekerja secara professional dan memiliki montir-montir handal dan menggunakan peralatan bengkel yang menunjang dan memadai.
Dengan melakukan perbaikan di bengkel umum pemilihan spare part yang digunakan juga lebih fleksibel, bisa menggunakan spare part OEM, namun bisa juga menggunakan spare part after market yang harganya jauh lebih murah dengan kwalitas yang tidak kalah dengan spare part OEM.
  1. Melakukan Perawatan Yang Dapat Dilakukan Sendiri

Banyak cara perawatan atau perbaikan mobil sederhana yang dapat dilakukan sendiri. Seperti mengganti busi, filter udara, fan belt, selang radiator, kanvas rem dan lain sebagainya. Namun beberapa pekerjaan memerlukan peralatan khusus dan memerlukan analisa yang akurat pada kerusakan mobil sebelum melakukan  penggantian komponen.
Jangan memperbaiki kerusakan mobil dengan cara menggonta -ganti komponen yang dianggap merupakan penyebab kerusakan, Tentu metode ini justru akan menimbulkan pemborosan biaya dan waktu.
  1. Jangan Memperbaikinya Jika Tidak Mampu

Mencoba memperbaiki kerusakan mobil yang diluar kemampuan dapat mengakibatkan pemborosan yang lebih besar dibandingkan dengan membawa mobil untuk diperbaiki oleh bengkel yang kompeten.
Memang semua orang pasti ingin menghemat pengeluaran perbaikan mobil, namun jika anda tidak yakin apa yang akan anda lakukan dan tidak memiliki peralatan yang memadai maka lebih baik bawalah mobil anda ke bengkel atau anda bisa menghubungi montir terpercaya yang mampu memberikan pelayanan Home Service.
  1. Segera Jual Jika Sudah Mulai Merongrong

Ini merupakan tips yang paling penting. Seberapapun anda sangat menyayangi mobil anda, namun satu hal yang pasti, mobil tua  membutuhkan biaya perbaikan yang sangat mahal agar dapat bertahan. Setelah mobil mencapai jarak dan waktu tempuh yang cukup jauh maka akan banyak komponen yang mulai aus dan rusak.
Salah satu cara untuk menghemat biaya  perawatan mobil yaitu dengan menjual mobil tua anda sebelum mencapai titik dimana banyak komponen-komponen mahal yang rusak. Perbaikan-perbaikan besar seperti mesin dan transmisi dapat menimbulkan biaya yang sangat besar. Melakukan penggantian oli, filter dan komponen lain secara berkala dapat memperpanjang umur mesin mobil.
Namun sebenarnya apapun perawatan yang dilakukan seiring waktu banyak bagian mobil yang tentunya akan mulai rusak antara lain baterai, alternator, water pump, fuel pump, control module dan lain sebagainya. Beberapa komponen tersebut tentu akan sangat mahal harganya, sebut saja harga sebuah control module dapat mencapai belasan bahkan puluhan juta rupiah.
Dari Berbagai Sumber