Tlp SekarangWA Sekarang
Tips Aman Berkendara Bersama Si kecil

Aman Berkendara Via kintakun-collection.co.id

Bagi Anda keluarga bahagia yang baru saja memiliki momongan atau anak kecil dengan kategori umur hingga 7 tahun. Tentunya beberapa faktor yang Anda patut perhatikan. Agar tingkat keamanan dan kenyamanan berkendara anda dapat lebih ditingkatkan saat membawa si kecil.

Hal ini juga dapat mengurangi kegelisahan si kecil terutama saat perjalanan jauh dan Anda pun akan menjadi lebih tenang saat berpergian dengan si kecil. Mengemudikan mobil bersama si kecil membutuhkan perhatian penuh. Biasanya si kecil aktif dan bisa saja menyentuh bagian mobil yang dapat membahayakan dirinya sendiri.

Mengajak anak kecil pada saat mengemudi bagi sebagian orang merupakan aktifitas yang sudah biasa dilakukan. Terutama bagi kaum hawa yang mempunyai banyak aktifitas diluar rumah. Bisa karena tidak ada orang yang menjaga anak dirumah, atau mungkin karena si anak yang memang tidak mau ditinggalkan. Tentu dengan ditemaninya si kecil saat bepergian dapat memberikan suasana yang berbeda.

Mengemudi membutuhkan konsentrasi terhadap hal-hal di sekitar kendaraan. Hal yang telah disebutkan di atas tentu dapat memecahkan konsentrasi anda saat menyetir. Dan hal tersebut sangat membahayakan bagi diri sendiri,Si kecil maupun orang lain. Bagaimana agar tetap aman berkendara dengan si kecil?

Langsung saja simak tipsnya berikut ini :

  1. Pilih posisi duduk yang tepat

Untuk anak kecil tidak seharusnya ditempatkan dikursi baris depan. Alasannya karena di sisi depan terdapat airbag atau kantong udara. Ketika ada sesuatu hal yang terjadi dan tiba-tiba airbag mengembang, hal ini dapat menyebabkan cidera serius pada anak. Tempat duduk terbaik dan pas bagi anak yaitu di kursi baris ke dua.
  1. Aktifkan fitur child lock

Anak- anak terkadang mempunyai tingkah laku yang aktif bahkan super aktif. Dia akan memegang apapun yang dirasa menurutnya menarik perhatian, termasuk handle pintu sisi dalam. Jika dia menarik handle pintu dengan kuat, pintu dapat terbuka meskipun saat itu pintu sudah dalam keadaan terkunci . Tentu hal ini sangat membahayakan si kecil.
Aktifkan fitur child lock agar saat handle pintu sisi dalam ditarik, pintu tidak dapat terbuka. Pintu hanya dapat dibuka dari handle pintu sisi luar.
  1. Aktifkan fitur window lock

Fitur power window lock berfungsi untuk mencegah kaca pintu,selain sisi driver dapat dioperasikan dari masing-masing switch pintu. Ketika fitur ini diaktifkan, dan anak tidak sengaja menekan tombol power window, maka kaca pintu tidak dapat terbuka. Dengan cara ini anak tidak dapat mengeluarkan anggota badan, misal tangan keluar dari jendela pintu yang dapat membahayakan dirinya sendiri.
  1. Gunakan fitur isofix

Pada beberapa merk dan jenis mobil, Kini telah dilengkapi dengan fitur isofix. Terutama pada kursi baris ke dua. Isofix adalah fitur yang mengizinkan kita memasang kursi bayi diatas jok mobil dan tersedia tempat untuk mengaitkan. Pastikan kursi bayi terpasang dengan benar. Hasilnya, kursi bayi dapat terpasang dengan aman diatas jok. Dan si anak dapat duduk nyaman di kursi yang sesuai dengan ukuran tubuhnya.
  1. Gunakan safety belt

Jika dalam hal ini safety belt digunakan untuk mengikat kursi bayi, maka gunakan safety belt bawaan dari kursi bayi tersebut. Pastikan pemasangannya sesuai dengan petunjuk penggunaan. Jika si anak menggunakan tempat duduk boster, maka gunakan safety belt mobil untuk menahan tubuh dari si anak.
Pasangkan safety belt menyilang di tubuh dan sesuaikan ketinggiannya, jangan sampai melingkar di leher. Pastikan safety belt dipasang dengan tepat dan benar.
  1. Bawakan kesukaannya

Anak mempunyai dunianya sendiri. Termasuk dengan mainan dan makanannya. Sebelum memulai perjalanan, jangan lupa bawakan kesukaan si kecil, sehingga saat diperjalanan dia akan asik dengan dunianya sendiri.
Dari Berbagai Sumber