Tlp SekarangWA Sekarang

Terkadang cara perpindahan gigi transmisi yang kurang benar banyak di alami oleh para pengemudi pemula. Seorang pengemudi harus mahir dan mampu memindahkan gigi transmisi ( gigi persneling ). Di samping itu pengemudi harus mampu menyesuaikan kecepatan mobil dengan besarnya gigi persneling yang digunakan, sehingga laju mobil stabil dan lancar.

Perpindahan transmisi via andiweb3

Semenjak itu ketidaksesuaian antara kecepatan dan jumlah gigi persneling dapat mempercepat kerusakan mesin mobil. Dengan demikian sebaiknya bagi anda yang baru belajar mengemudi memperhatikan pemindahan gigi persneling dengan benar. Pada dasarnya transmisi mobil manual maupun mobil matic mempunyai cara kerja yang hampir sama. hanya saja pada sistem transmisi otomatis semua perpindahan gigi dilakukan secara mekanik, sedangkan pada transmisi manual dilakukan dengan bantuan tuas transmisi.

Petunjuk pemindahan gigi transmisi manual

Sistem transmisi mobil manual di desain sehingga dari posisi gigi “5” tidak dapat langsung ke posisi mundur, sehingga langkah paling bagus adalah usahakan mobil benar benar berhenti dan posisikan tuas transmisi ke posisi netral sebentar kemudian ke posisi mundur. Kendaraan yang menggunakan gigi transmisi manual seperti toyota kijang.

Untuk pemindahan gigi mobil transmisi manual tekan pedal kopling sampai habis kemudian pindahkan gigi sesuai yang diinginkan, langkah selanjutnya lepas pedal kopling secara perlahan disertai dengan injakan pedal gas. Namun kadang kala pemindahan kopling tidak lancar bahkan seakan membentur sesuatu sehingga anda gagal memindahkan kopling. Jika anda mengalami hal ini maka lepas kembali pedal kopling dan tekan sampai habis kemudian pindahkan gigi persneling.

Ketika kebetulan anda berada di jalan turunan, maka posisikan gigi persneling sesuai dengan kecepatan kendaraan. Disarankan ketika berada diturunan kecepatan kendaraan jangan melebihi 40 km/jam. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan pengereman maksimal dan demi keselamatan anda.

Dan hal penting lainnya yang harus diperhatikan ketika melewati jalan licin. Usahakan jangan mengerem total dan jika terpaksa anda harus menginjak rem maka lakukan dengan perlahan dan jangan di rem sekaligus. Hal ini bertujuan untuk tidak membuat kendaraan tergelincir.

Petunjuk pemindahan gigi persneling

  • Dari gigi 1 ke gigi 2 pada kecepatan 15 km/jam
  • Dari gigi 2 ke gigi 3 pada kecepatan 35 km/jam
  • Dari gigi 3 ke gigi 4 pada kecepatan 50 km/jam
  • Dari gigi 4 ke gigi 5 pada kecepatan 70 km/jam

Namun kadang kala sebelum kecepatan mencapai yang diinginkan ( misalnya dari gigi “2” ke gigi “3” belum mencapai 35 km/jam ) gigi persneling harus pindah. Hal ini disebabkan performa mesin kendaraan sudah tidak maksimal, salah satu penyebabnya kampas kopling sudah mulai menipis. Ikuti cara menggunakan kampas kopling kendaraan.

Disamping itu jangan menurunkan gigi persneling ketika kendaraan sedang melebihi kecepatan maksimal yang di ijinkan. Misalnya ketika kendaraan anda sedang mempunyai kecepatan 50km/jam jangan menurunkan gigi perseling ke gigi “2”, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada mesin.

Petunjuk pemindahan gigi transmisi otomatis

Sebelum memulai mengemudi kendaraan dengan gigi transmisi otomatis atau sering disebut sebagai mobil matic, ada baiknya anda memperhatikan beberapa hal penting berikut :

  • Mesin mobil matic hanya dapat dihidupkan hanya ketika tuas transmisi berada pada posisi “P”(parkir) dan posisi “N” (netral). Namun lebih disarankan pada posisi “P”. Sehingga pada posisi tuas lainnya mobil tidak dapat hidup.
  • Cara memindahkan gigi dari N ke D atau ke R disarankan untuk menginjak rem penuh, jika tanpa menginjak rem maka mobil akan loncat ( terjadi hentakan ).
  • Jika mesin mobil anda mati mendadak ditengah jalan ( saat jalan sedang macet ) sebaiknya hidupkan mobil pada posisi “N”.
  • Penting untuk anda perhatikan bahwa mobil matic anda tidak dapat dihidupkan dengan didorong. Namun pada kendaraan dengan transmisi manual mobil masih dapat dihidupkan dengan didorong.
  • Disarankan untuk memindahkan tuas transmisi saat mesin kendaraan dalam keadaan idle ( putaran mesin langsam ), kecuali anda sudah sangat paham dengan kriteria mobil matic.
  • Ketika kendaraan telah dihidupkan dan anda akan memasukkan tuas transmisi ke posisi “D” atau yang lain maka pastikan anda telah menekan pedal rem terlebih dahulu. Hal ini untuk menahan laju mobil secara tiba tiba.
  • Parkir kendaraan anda hanya dapat dilakukan ketika tuas transmisi pada posisi “P”. Karena jika pada posisi N misalnya maka kunci kendaraan tidak akan dapat diputar ke posisi “LOCK” sehingga kunci mobil tidak dapat dicabut.
  • Anda hanya dapat memindahkan tuas dari posisi “P” ke posisi yang lain jika switch(kunci) berada pada posisi “ON” dan harus dilakukan dengan menginjak pedal rem. Namun ketika switch pada posisi selain “ON” maka anda tidak dapat memindahkan tuas ke posisi manapun meskipun sambil menginjak pedal rem.

 

 

Posisi tuas       Keterangan

P                     Untuk parkir kendaraan, menghidupkan mesin dan melepas kunci.

R                     Untuk memundurkan kendaraan

N                    Netral(lossing)

D                    Untuk berkendara normal. Perpindahan gigi secara otomatis antara gigi 1 sampai gigi overdrive                                   berdasarkan kecepatan kendaraan.

3                    Untuk pengereman mesin atau akselerasi yang cepat. Perpindahan gigi secara otomatis antara gigi 1                           sampai gigi 3 berdasarkan kecepatan kendaraan.

2                    Untuk pengereman mesin atau akselerasi yang cepat. Perpindahan gigi secara otomatis antara gigi 1                           sampai gigi 2 berdasarkan kecepatan kendaraan.

L                    Untuk pengereman mesin yang efektif. Transmisi tidak akan berpindah dari gigi 1.

 

Mungkin cara diatas merupakan cara yang dipakai oleh beberapa orang pemula yang baru mengendarai mobil, dan anda pun dapat mencontohkan cara yang tertera diatas untuk mengendarai mobil anda