Tlp SekarangWA Sekarang

Karburator adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyuplai bahan bakar kedalam silinder atau ruang pembakaran, bahan bakar yang di tiupkan oleh karburator sudah tercampur udara ketika sirkulasi bahan bakar dadlam karbu sebelum di tiupkan kedalam ruang pembakaran. Oleh karena itu suplai udara terhaddap bahan bakar pada karburator sangat mempengaruhi hasil pembakaran, apabila udara kurang atau terlalu banyak maka akan mengganggu proses penciptaan daya ledak pada ruang pembakaran, oleh karena itu dalam mengatur suplai udara pada karbu harus tepat sesuai kebutuhan pada ruang pembakaran.

Perawatan Karburator

Karburator Mesin by duniaotomotifku.blogspot.com

Seluk Beluk Spuyer Karburator

Daleman karburator paling sering disebut spuyer, pilot-jet dan main-jet. Padahal, masih banyak spuyer yang lain. Kedua spuyer ini masih dibantu komponen yang lain. Tentu, belum banyak yang tahu tugas masing-masing. Makanya, mari diurut fungsi utama komponen itu.

Perawatan karburator

Part Jeroan Karburator by anekatipssepedamotor.blogspot.co.id

Air Screw

Sekrup udara (air screw), tugasnya mengatur suplai udara dari lubang kecil di moncong karburator ke pilot-jet. Karena itu, salurannya lansung menuju ke rumah pilot-jet. Artinya, udara ini natinya akan membantu bahan bakar dikabutkan pilot-jet. Dia termasuk pemancing utama mesin menyala. Setelan skrup udara mesti diset presisi. Contohnya, mesin 4-tak yang lebih irit, setelan sekrup udaranya 1,5 putaran. Sedangkan 2_tak agak boros, umumnya menganut 2,5 putaran. Makin boros bahan bakar, bukaan setelan udara mesti lebih besar.

Pilot-Jet

Setelah menerima hawa dari sekrup udara, pilot-jet beraksi mengabutkan bensin sejak mesin dinyalakan. Sesuai dengan namanya, kata pilot sama dengan pilot pesawat terbang. Sedangkan kata jet, berarti sebagai penyemprot atau penyembur. Kesimpulannya, pilot-jet sebagai pengemudi awal semprotan bahan bakar dan bekerja pada putaran rendah. Ukuran tinggi pilot-jet semua 50. Sedang rata-rata ukuran pilot-jet pada motor standar 17,5 sampai 25.

MainJet

Setelah melewati 5000-6000 rpm, pilot-jet akan dibantu main-jet. Soalnya, suplai dari pilot-jet tidak mencukupi konsumsi putaran tinggi. Banyak orang berprasangka, diatas 5000 rpm hanya main-jet yang bekerja. Padahal, pilot-jet dan main-jet bekerja bahu membahu. Maknya, main-jet tidak mengandalkan udara dari sekrup setelan udara. Dia langsung memanfaatkan udara lansung (by-pass) dari boks saringan-udara.

Needle jet

Ini nama keren dari jarum skep. Jarum terpasang di slongsong skep (katup gas). Keduanya saling mendukung. Tugas jarum skep, membuka dan menutup saluran isap yang disemprotkan pilot-jet dan main-jet. Kalau grip gas diputar, kabel gas akan mengangkat selongsong skep dan jarumbya. Saat itu, jarum akan membuka lubang semprot liang isap secara bertahap. Makanya, ujung jarum skep dibikin seperti jarum jahit, gede di pangkal dan mengecil di ujung. Dengan begitu, dia sensitif mengatur debit bahan bakar.

Bukaan jarum skep menentukan besar kecilnya putaran mesin. Jika jarum skep terangkat maksimal alias gas diputar habis,lubang yang disumbat jarum pun terbuka penuh. Seingga bahan bakar menerobos bebas. Akibat suplai gede, ledakan di ruang silinder ikut memperbesar dan putaran mesin pun makin cepat.

Sedangkan katup gas, menutup dan membuka venturi. Tugas utamanya menghalau aliran udara agar tidah berlebihan masuk ke ruang bakar.

Jarum Pelampung

Sebenarnya, jaru pelampung (Valve needle) dan pelampung sebagai standar utama takaran bahan bakar di mangkuk karburator. Begitu mangkuk penuh, pelampung langsung terangkat dan mendorong jarum menyumbat bahan bakar dari tangki bensin. Cara kerjanya mirip bola pelampung di bak penampung air siraman WC model duduk. Begitu bak penuh, suplai air pun berhenti karena tuasnya terangkat akibat bolanya mengambang.

Ada kalanya rumah jarum skep kotor atau ujung jarumnya aus. Akibatnya bensin ngocor terus. Sampai melebihi kapasitas mangkuk dan keluar lewat lubang pembuangan. Kita pun berteriak, wah, karburatornya banjir.

Hal yang perlu di ketahui untuk sirkulasi spuyer udara dalam karburator diantaranya ada tiga arah aliran udara yaitu :

  1. Aliran turun (downdraft), udara masuk dari bagian atas karburator lalu keluar melalui bagian bawah karburator.
  2. Aliran datar (sidedraft), udara masuk dari sisi samping dan mengalir dengan arah mendatar lalu keluar lewat sisi sebelahnya.
  3. Aliran naik (updraft), kebalikan dari aliran turun, udara masuk dari bawah lalu keluar melalui bagian atas.

Hal yang perlu diketahui pada prinsip kerja karburator yaitu semakin cepat udara bergerak maka semakin kecil tekanan statis dan semakin tinggi tekanan dinamis. Sehingga fungsi ulir gas yaitu untuk mengendalikan besarnya aliran bahan bakar yang masuk kedalam ruang pembakaran, ulir gas hanyalah mengendalikan katup didalam karburator untuk menentukan besarnya aliran udara yang dapat masuk kedalam ruang pembakaran, dan udara yang bergerak dalam karburator inilah yang memiliki tekanan untuk menarik bahan bakar masuk kedalam ruang pembakaran.

Untuk mengatur suplai udara pada spuyer karburator yang baik yaitu :

  1. Nyalakan mesin, dan perhatikan suara mesin dengan baik.
  2. Putar setelan stasioner sampai keputaran tertinggi, sampai kondisi mesin bergetar.
  3. Putar setelan angin karburator keputaran tutup, biasanya putaran mengarah ke kanan sampai terasa hampir tiak ada suplai angina pada karbu. (biasanya mesin terus mati)
  4. Setelah itu putar kembali setelan angin ke arah buka atau kiri sampai mendapatkan suplai udara yang pas, ini bisa kita rasakan pada suara mesin.
  5. Kemudian turunkan putaran stationer ke putaran mesin yang anda inginkan, sesuai selera. (ini akan mempengaruhi tarikan laju kendaraan)

Sekian Informasi dari website kami kurang lebihnya mohon maaf, semoga informasi diatas dapat menjadi wawasan untuk kita semua.