Tlp SekarangWA Sekarang
Bunyinya fan belt pada mobil

Fanbelt bia automotifexist.blogspot.co.id

Belt atau sabuk, mungkin kebanyakan orang tidak tau apa hubungan belt ini dengan mobil. Apakah mobil juga memakai sabuk? Coba tengok mesin mobil maka dapat diliat ada sebuah karet yang terhubung ke beberapa komponen. Itu yang disebut belt, belt mempunyai fungsi yang bisa dibilang vital, karena bila putus maka AC, kelistrikan dan mesin bisa drop bahkan mati. Belt tersebut diharuskan untuk kuat, tahan lama, keras sekaligus elastis.

Anda pernah mengalami kejadian ada bunyi berisik di mesin? Bunyi yang kasar memang sangat mengganggu telinga pengemudi atau penumpang yang ada di dalam mobil. Bahkan bila suaranya sangat keras itu juga akan mengganggu orang atau kendaraan di sekitar mobil kita.

Area mesin adalah area yang komplek jadi penyebab bunyi di mesin sangat banyak. Harus pintar dalam memilih atau mendengarkan di bagian mana bunyi tersebut berasal. Biasanya bunyi sering muncul area drivebelt (fanbelt). Di area drivebelt memang ada beberapa komponen yang menjadi potensi dari bunyi  di area mesin.

Drivebelt atau fanbelt adalah semacam sabuk yang menghubungkan putaran pada crankshaft ke beberapa komponen di mesin, seperti alternator, kompresor AC, dan water pump.

Ribbed belt merupakan tipe terbaru pengganti dari v-belt, karena pada mobil keluaran terbaru biasanya telah menggunakan ribbed belt ini. Secara fisik dapat dilihat perbedaannya, yaitu terdapat alur-alur pada beltnya. Semakin banyak alur maka akan berkurang gejala slip,getar dan tidak berisik.

Timing belt, merupakan belt yang bertugas meyelaraskan dan menyalurkan putaran kruk as dengan noken as, sehingga proses buka dan tutup klep sesuai dengan posisi piston dan timing pengapian busi. Bisa dibilang belt ini merupakan belt terpenting pada sebuah mesin, bila putus atau rusak mesin dapat seketika mati. Oleh karena fungsinya yang vital maka timing belt ini dibuat dari material yang lebih kuat.

Beberapa Hal Yang Menimbulkan Bunyi Pada Fan Belt

Pertama bisa jadi bunyinya bisa berasal dari drivebelt atau fanbelt itu sendiri. Biasanya jika drivebeltnya yang bunyi terdengar suara berdecit

Faktor yang menyebabkan bunyinya pada van belt Pertama mungkin kondisi drivebelt atau fanbelt nya sudah jelek. Drivebelt yang sudah jelek ditandai dengan drivebelt yang mulai mengalami retak-retak pada sisi bagian dalam nya.

Bisa juga drivebelt yang jelek karena drivebelt terpapar atau terkena oli akibat dari adanya kebocoran oli mesin atau kebocoran oli lainnya pada area di sekitaran drivebelt sehingga olinya mengenai drivebelt. Karena terkena oli maka drivebelt bisa menjadi selip dan mengeluarkan bunyi.

Jika bunyi karena drivebelt yang mulai retak-retak maka solusinya yaitu dengan mengganti drivebelt atau fanbelt dengan yang baru.

Jika bunyi akibat dari drivebelt yang terkena oli maka bisa dicoba terlebih dahulu dengan mencuci drivebelt tersebut agar oli yang menempel bisa hilang. Selain itu penyebab kebocoran juga harus ditangani terlebih dahulu, agar nantinya tidak mengenai drivebelt lagi. Dan juga bersihkan pulley-pulley yang terkena oli. Jika bunyi masih cit-citan, maka drivebeltnya harus diganti karena mungkin terlanjur melar karena terkena oli tadi.

Penyebab lain drivebelt timbul bunyi mungkin bisa berasal dari laker-laker atau bearing yang digerakkan oleh drivebelt tadi, seperti bearing pada alternator, pompa power steering, atau bearing pada tensioner, pulley kompresor AC, atau bisa juga dari water pump,dll.

Untuk bisa mengetahui sumber bunyi bisa dengan cara melepas drivebelt terlebih dahulu lalu putar dan rasakan dengan tangan apakah ada laker-laker  atau komponen yang berputarnya berasa kasar atau keras.

Jika diketemukan penyebabnya, komponen penyebab dari bunyi tersebut bisa diganti dengan komponen yang baru.