Tlp SekarangWA Sekarang

Fan belt / v-belt adalah karet kipas pendingin mesin mobil, yang terbuat dari imitasi karet dan baja. Fan belt berfungsi sebagai pemutar berbagai komponen mesin. Dari mulai pompa oli hingga alternator. Tanpa adanya fan belt, boleh bisa dipastikan jika mobil tidak akan bisa melaju.

Fan belt

V-belt Mobil via http://automotivexist.blogspot.co.id

Ketika saya starter mobil dan menyalakannya, tiba-tiba mengeluarkan suara cit seperti suara tikus setiap kali baru pertama starter di pagi hari, namun jika mesin sudah panas atau sudah dipakai lebih dari 30 menit suara tersebut hilang.

Tanya beberapa kerabat yang sudah lama pegang mobil katanya itu dari fan belt yang sudah saatnya diganti entah getas atau sudah ada bagian yang sobek, ada kotoran atau setelannya kurang pas atau kurang kencang.

Ada yang menyarankan untuk mengatasi bunyi cit cit di fan belt saat mesin pertama dihidupkan katanya dikasih minyak kelapa / minyak goreng sedikit supaya tidak macet padahal setelah Googling katanya memberi pelumas seperti oli, gemuk, termasuk minyak kelapa pada fan belt tidak disarankan karena bisa menyebabkan slip.

Fan belt memiliki umur penggunaan yang relatif singkat. Hal ini dikarenakan fan belt berada pada posisi terbuka dan berhubungan dengan engine pully, sehingga seringkali fan belt ini terekspos oleh berbagai gangguan seperti, terciprat air saat hujan atau melewati genangan. Yang lebih membahayakan adalah ketika mobil berjalan pada saat kondisi jalan kebanjiran. Bukan hanya air saja yang akan mengganggu kestabilan fungsi fan belt, melainkan juga tanah, lumpur, bahkan pasir.

Semua gangguan itu akan menyebabkan fan belt mengalami kerusakan yaitu munculnya bunyi berdecit yang nyaring atau biasa disebut dengan belt dressing. Belt dressing terjadi karena karet tidak bisa memutar pully dengan sempurna. Penyebab lainnya adalah pada bagian pully nya yang kering karena terkikis oleh cipratan atau tergenang air dan kotoran.

Dan untuk teknik mengatasi fanbelt yang berdecit simak dibawah ini

  • Semprotkan air sabun

Cara mudah atasi fan belt yang berisik yang pertama dan paling sederhana adalah dengan menyemprotkan air dengan sabun pada belt yang berbunyi berisik. Cara ini adalah cara yang kurang efektif, karena tidak akan mampu bertahan lama menahan kebisingan fan belt, akan tetapi bisa digunakan jika dalam keadaan terdesak atau darurat.

  • Menggunakan pelumas atau oli

Alternatif yang kedua menggunakan Cara mudah atasi fan belt yang berisik adalah dengan mengoleskan oli atau pelumas mesin pada belt. Cara mengoleskanya juga harus hati-hati dan secukupnya. Karena apabila berlebihan, dapat membuat belt justru menjadi selip dan malah membuat bunyi nyaring lagi. Apabila ruang mesin anda lega, bisa juga menggunakan batangan lilin sebagai pengganti oli atau pelumas mesin.

  • Grease

Selanjutnya adalah cara mudah atasi fan belt yang berisik yang cukup modern, yaitu dengan menggunakan gemuk ( grease ). Metode ini memiliki cara yang mirip dengan metode oli atau pelumas mesin. Yaitu dengan mengoleskanya secukupnya pada belt hingga belt berhenti berbunyi. Kelebihan dosis pada belt juga dapat menyebabkan belt menjadi selip. Jadi, harus tetap hati-hati dalam pemberian dosis atau pengolesan.

  • Menggunakan cairan khusus belt

Cara mudah atasi fan belt yang berisik selanjutnya yang paling modern adalah dengan menyemprotkan cairan khusus belt berkaleng aerosol yang bisa anda dapatkan pada toko aksesoris mobil atau hypermarket. Cara ini adalah cara yang paling mudah dan tanpa perlu mengotori tangan anda. Cara menyemprotkanya tidak sama dengan menyemprot karburator.

Yang pertama, hidupkan mesin lalu biarkan mesin pada kondisi stasioner. Selanjutnya semprotkan cairan ini pada belt yang berbunyi sampai bunyinya hilang. Jangan berlebihan dalam menyemprot atau sampai belt becek. Hal ini bukanya baik untuk belt, justru malah membuat belt jadi selip atau bahkan menjadikan kabin mesin menjadi kotor. Jadi, metode ini juga perlu kehati-hatian dan konsentrasi.

 

Semoga artikel diatas dapat menjadi reverensi untuk kita semua dan dapat menambah wawasan tentang dunia otomotif. Terimakasih