Tlp SekarangWA Sekarang
Cara Kerja dan Fungsi Transmisi Pada Mobil

Transmisi Mobil via inidimaz.wordpress.com

 

Setiap mobil pasti sudah dilengkapi sistem transmisi. Fungsi transmisi pada mobil untuk mengendalikan dan memindahkan gigi yang memberikan torsi dengan bantuan sistem transmisi, menyesuaikan kecepatan mobil. Sistem transmisi ada dua yaitu sistem transmisi manual dan otomatis.

Berikut dibahas cara kerja, kelebihan, kekurangan dan fungsi transmisi pada mobil :

Transmisi Manual

Transmisi manual mempunyai cara kerja yang berbeda dengan otomatis. Pada posisi N, karena sincromesh kondisinya tidak terhubung dengan roda gigi tingkat sehingga tenaga tidak dialirkan ke poros output. Di posisi satu, waktu tuas ditarik ke belakang, gear selection fork menghubungkan sincromesh mengait ke gigi tingkat satu.
Gigi satu momen outputnya besar tapi putarannya lambat. Semakin kecil posisi giginya, maka momen outputnya semakin besar tetapi putarannya lambat. Begitu juga kebalikannya. Semakin besar posisi giginya, maka momen output semakin kecil tetapi putarannya cepat. Posisi satu cocok untuk menghadapi jalanan menanjak dan kecepatan rendah. Pada posisi R, sincromesh terhubung ke gigi R. Di antara roda roda gigi pembanding dan roda gigi R terdapat idle gear. Idle gear inilah yang membuat poros input dan poros output menjadi berlawanan arah.
Transmisi manual memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk transmisi manual, fungsi transmisi pada mobil bisa membuat akselerasi mobil lebih baik, teknik engine brake mudah dilakukan, lebih hemat bahan bakar, perawatannya cukup mudah dan harga belinya cukup murah. Kelemahannya cukup sulit bagi orang yang baru belajar mobil dan membuat kaki menjadi pegal karena harus main kopling.
Fungsi transmisi pada mobil manual bertujuan untuk orang yang berusaha meminimalkan biaya dan tidak terlalu mempermasalahkan jika kaki pegal dan kenyamanan kurang.

Transmisi Semiotomatis

Transmisi ini merupakan paduan antara transmisi manual dan transmisi otomatis. Perpindahan gigi pada mobil bertransmisi semi otomatis tidak bisa melakukan pergantian gigi transmisi dengan otomatis. Tetapi harus diinisiasi dulu oleh pengemudi.
Transmisi giginya disebut roda gigi sejajar seperti mobil manual. Desain yang sangat cocok untuk mengalirkan tenaga mesin ke roda-roda mobil. Ditambah dengan bantuan perpindahan gigi otomotis, dihasilkan perpindahan gigi yang cepat. Beberapa mobil sport biasanya menggunakan transmisi semiotomatis. Seperti Ferrari dan Maserati.
Cara kerja transmisi semiotomatis cukup rumit. Perpindahan gigi transmisi pada mobil bertransmisi semiotomatis didiukung oleh banyak komponen. Seperti sensor elektrik, prosesor, sistem pneumatic dan aktuator. Beberapa komponen ini dirancang sebagai pengganti pedal kopling. Untuk mengatur kopling, komponen elektronik ini membaca sinyal torsi, putaran poros dan menghasilkan perpindahan gigi yang halus cepat dan di saat yang tepat.

Transmisi Otomatis

Untuk transmisi otomatis, fungsi transmisi pada mobil bisa mengurangi kelelahan pengemudi dan mengurangi beban mesin karena torque converter menghubungkan semuanya secara hidrolis. Kelemahannya biaya perawatan mahal, boros bahan bakar, harga beli barunya mahal tetapi ketika menjual rendah dan tidak mempunyai engine brake. Fungsi transmisi pada mobil matic hanya sesuai untuk pengemudi yang memprioritaskan kenyamanan dan tidak terlalu mempermasalahkan biaya. Selain itu juga cocok untuk pengemudi yang baru belajar. Jika pengemudi baru, harus mengetahui cara mengemudi mobil matic. Sebaiknya mengetahui komponen transmisi otomatis, masalah transmisi matic dan gejala kerusakan transmisi matic.
Kesimpulannya fungsi transmisi  ada tiga. Melepas dan menyambung putaran, memundurkan dan memajukan mobil dan mengatur kecepatan dan momen roda.

 

 

 

Dari berbagai sumber