Tlp SekarangWA Sekarang
9 Faktor Air Radiator Berkurang dan Cara Menanganinya

Air Radiator via otomotife.com

Radiator mobil merupakan bagian dalam bentuk pendingin mobil,tugas dari bentuk pendingin mobil ini adalah untuk menjaga supaya suhu hawa mesin mobil tetap dalam keadaan yang stabil walaupun pada suhu kerjanya. Radiator ini biasanya berada di bagian depan kendaraan.

Suhu hawa ini ditujukan supaya radiator dapat menerima angin ketika mobil tersebut sedang dikendarai sehingga dapat membantu proses pendinginan mobil. Radiator berfungsi untuk meradiasikan panas dari air pendingin ke udara yang ada di sekitarnya.

Sama hal nya dengan bagian mobil lainnya,tentu saja radiator juga dapat mengalami masalah yang dapat menyebabkan gangguan pada peforma kendaraan anda. Salah satu masalah yang sering dialami oleh pemilik kendaraan adalah air radiator yang habis dan berkurang dalam waktu yang cepat.

Berikut ini beberapa penyebab air radiator berkurang yang perlu anda ketahui.

1.Tutup Radiator Melemah

Salah satu hal yang menjadi penyebab dari berkurangnya air radiator adalah karena tekanan tutup pada radiator yang sudah melemah. Biasanya hal ini dikarenakan kerusakan yang ada pada karet pada bagian tutup radiator yang dapat membuat air radiator lebih cepat habis dibandingkan biasanya.

Karena tutupnya yang sudah mulai melemah,tentu saja akan membuat air radiator mengalir menuju tabung untuk air cadangan dengan cepat,bahkan sebelum pressure valve terbuka. Untuk menanganinya tentu anda harus mengganti karet tutup radiator dengan yang baru.

2.Kebocoran Pada Water Pump

Water pump merupakan bagian yang berfungsi untuk memompa serta sebagai sirkulasi air yang ada di dalam mesin mobil. Jika terjadi kerusakan pada bagian ini,maka akan menyebabkan penurunan volume air radiator yang cukup ekstrem. Bahkan kebocoran yang disebabkannya akan sangat besar,karena air yang mengalir akan cukup deras.

Karena kebocoran yang terjadi cukup deras,maka jika tidak segera diperbaiki akan membuat mesin mengalami over heating yang cukup parah. Biasanya kerusakan bagian ini dikarenakan usia pemakaiannya yang terlalu tua dan terkena rendaman air sehingga membuatnya keropos dan berkarat.

Untuk menanganinya,tentu saja anda harus melakukan perawatan yang tepat seperti menguras air radiator dua bulan sekali untuk menghindari pengendapan karat.

3.Thermostat Kotor dan Bermasalah

Cairan coolant yang digunakan untuk mengisi radiator,seringkali mengalami sirkulasi yang tidak berjalan. Hal ini lah yang menyebabkan thermostat tidak akan terbuka ketika suhu kerja mesin tersebut sudah tercapai. Sehingga menyebabkan mesin dapat melewati suhu hingga 100 derajat celcius namun air radiator belum juga bersirkulasi.

Masalah lainnya adalah ketika thermostat dalam keadaan yang kotor dan bengkok,sehingga membuat air radiator tidak dapat bersikulasi dengan baik karena adanya lapisan yang menyumbat radiator. Biasanya ini dikarenakan penggunaan yang cukup lama dan perawatannya yang tidak rutin. Untuk itu,lakukan perawatan dan pembersihan rutin pada radiator anda untuk menghindari hal tersebut.

4.Sirip Radiator Yang Bocor

Kebocoran yang terjadi pada sirip radiator biasanya tidak akan mudah terlihat dikarenakan beberapa hal, seperti sudah kering ataupun menguap sebelum air menetes. Namun hal ini menjadi salah satu penyebab air radiator berkurang. Untuk itu periksa lah secara rutin pada bagian bagian tersebut,sehingga bila terjadi kebocoran maka anda bisa segera mengatasinya. Kebocoran seperti ini sebaiknya anda perbaiki langsung di bengkel bengkel terdekat.

5.Putaran Kipas Radiator Yang Mulai Melemah

Banyak hal yang menyebabkan melemahnya putaran kipas radiator,antara lain adalah:

  • Carbon Brush yang sudah mulai habis.
  • Magnet yang ada pada motor cooling dan sedikit bergeser ataupun terlepas dari posisinya.
    Jika motor kipas menggunakan relay tambahan,maka bisa saja dikarenakan sambungan yang ada pada skun yang ada pada kaki relay terlalu kecil sehingga menyebabkan kabel mudah panas.
  • Bila kipas menggunakan visco fan radiator,maka bisa saja cairan yang ada di dalam kopling kipas tersebut terbuang keluar.

Untuk menangani masalah ini,maka akan lebih baik untuk mencari tahu penyebab melemahnya putaran kipas radiator anda. Jika ada bagian yang mulai habis,anda bisa menggantinya dengan yang baru. Jika ada bagian yang bergeser,maka bisa dilakukan setelan ulang supaya mengubahnya ke posisi awal.

6.Kurang Rapatnya Selang Radiator

Penyebab lainnya dari penurunan air radiator yang cukup drastis biasanya dikarenakan kurang rapatnya selang selang yang terpasang pada radiator. Sehingga membuat air radiator mudah keluar dari jarak antara selang dan besi radiator. Untuk menanganinya,tentu saja harus merapatkan selang selang pada radiator supaya tidak terjadi jarak yang membuat kebocoran pada air radiator.

7.Kebocoran Pada Kompresi Mesin

Biasanya kebocoran yang terjadi pada pemadatan mesin tidak akan mudah terlihat dibandingkan lainnya. Sehingga membuat orang banyak bertanya tanya mengapa air radiator dapat berkurang dengan cepat,padahal tidak ada kebocoran yang terlihat. Kebocoran pada pemadatan mesin biasanya terjadi saat tutup radiator tersebut dibuka lalu mesin dihidupkan,maka terjadi gelembung gelembung yang tidak berhenti. Bahkan saat mesin digas,maka air radiator akan menyembur keluar.

8.Penutup Pembuangan Air Kurang Rapat

Jika kebocoran masih saja terjadi setelah anda mengecek hal hal yang sudah dijelaskan sebelumnya,maka cobalah cek penutup yang ada pada pembuangan air radiator di bagian bawah. Biasanya penutup ini supaya kurang rapat. Sehingga pastikan bila penutup sudah rapat dan kalau perlu tambahkan selotip.

9.Selang Radiator Sudah “Lembek”

Penyebab lainnya dapat dikarenakan selang radiator yang sudah lembek sehingga menimbulkan berbagai rembesan rembesan kecil yang menyebabkan kebocoran air radiator. Hal ini biasanya dikarenakan selang radiator yang sudah cukup tua,sehingga mudah lembek dan akhirnya menyebabkan beberapa lubang lubang kecil. Untuk menangani hal ini,anda perlu mengganti selang lama kendaraan anda dengan yang baru.

Beberapa masalah bisa anda atasi sendiri di rumah,misalnya saja penggantian air radiator,penggantian bagian yang haus dan lainnya. Namun untuk masalah yang cukup besar,akan lebih baik untuk membawa kendaraan anda langsung ke bengkel bengkel terdekat. Apalagi jika anda tidak mengetahui bagian mesin terlalu dalam. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Dari berbagai sumber..