Tlp SekarangWA Sekarang
Tips Perawatan Motor Listrik

Motor Listrik via jatengpos.com

 

Di Indonesia dalam satu tahun terakhir sedikitnya ada sebagian pabrik yang fokus di sepeda motor listrik. Ada yang sudah menjualnya, tapi ada juga yang masih dalam tahap pengembangan.

Salah satu kelebihan paling utama dari kendaraan ramah lingkungan ini dibanding dengan kendaraan bermesin konvensional lain adalah sangat minimnya perawatan.

Motor listrik sangat sederhana karena tidak ada mesinnya. Tidak ada piston, transmisi, oleh sebab itu bisa dikatakan perawatannya nyaris langka.

Viar sendiri adalah pabrikan pertama yang sukses memperkenalkan dan menjajakan matik listrik bernama Q1.

Pada motor listrik, komponen penggerak utama ada tiga :

1. Pertama motor listrik.
2. Kedua baterai.
3. Ketiga controller.

Sementara motor biasa sangat banyak, seperti piston, blok silinder, injektor, sampai busi. Tentunya tidak wajib  melakukan perawatan apapun terhadap motor listrik dan baterai. Baterai akan habis dan tidak bisa digunakan dengan sendirinya setelah diisi ulang 600 sampai 800 kali. Semakin intensif dipakai, maka semakin cepat masa pakai baterai.

Apabila, baterai sudah tidak dapat digunakan kembali, maka biaya yang dibutuhkan untuk menggantinya dengan baterai baru mencapai Rp 5 juta (baterai Bosch yang dipakai di Viar Q1).

Adapun beberapa komponen yang sudah pasti diganti adalah kampas rem dan ban. Dua bagian ini cara kerjanya masih sama percis dengan motor biasa. Setelah dipakai dengan durasi tertentu, kampas akan habis. Begitu pun dengan ban.

Persamaan lainnya adalah baik motor listrik ataupun konvensional harus dicuci kalau sudah kotor. Tetapi, dalam hal ini ada beberapa yang harus diperhatikan. Misalnya, seharusnya mencuci secara manual, dan tidak memakai air bertekanan.

 

 

 

Dari berbagai sumber