Tlp SekarangWA Sekarang
Menghidupkan mesin injeksi

Menghidupkan mesin injeksi via autoexpose

Hampir semua sepeda motor yang dipasarkan di Indonesia sudah berteknologi injeksi, seiring regulasi standar emisi Euro III. Tetapi, kebiasaan perilaku menggunakan motor jenis karburator masih kerap tertinggal, padahal teknologinya sudah berbeda.

Pengguna sepeda motor dengan teknologi injeksi pasti sudah sering melihat lampu indikator pada speedometer menyala saat hendak menghidupkan mesin. Ternyata proses menyala lampu indikator ini sangat penting untuk proses menghidupkan mesin.

Paling sederhana, adalah cara menghidupkan mesin. Nyatanya, hingga saat ini masih banyak pemilik motor injeksi yang langsung menyalakan mesin setelah kontak dihidupkan. Padahal, idealnya menunggu sampai melihat lampu indikator (injeksi) biasanya berkelir oranye pada speedometer mati atau setelah engine check.

Dalam hal menghidupkan mesin motor antara motor karburator dan injeksi sangatlah berbeda.

Pada motor berkarburator sekali kunci kontak di putar ke ON langsung bisa distarter atau menggunakan kickstart.

Tetapi pada motor injeksi harus menunggu lampu indicator mati dahulu baru mesin bisa dinyalakan.

Jika menyalakan mesin saat lampu indikator belum mati, proses yang terjadi pada pompa bahan bakar belum bekerja seperti standar optimal mesin. Akibatnya di awal mesin sepeda motor tidak langsung bekerja di suhu optimum, penggunaan bahan bakarnya akan lebih banyak, tenaga mesin tidak langsung maksimal dan emisi gas buangnya tinggi.

Pengaruh lainnya adalah akan sulit untuk menyalakan motor karena kondisi suhu pada mesin dan lingkungan sudah berbeda saat mesin dimatikan dan akan dihidupkan. Sistem injeksi menyimpan data saat motor pertama kali dimatikan dan saat dihidupkan kembali tanpa menunggu indikator mati maka data lama yang digunakan.

Berikut Langkah Yang Tepat Untuk Menyalakan Motor Dengan System Injeksi :

  1. Putar kunci kedalam keadaan ON
  2. Tunggu lampu indikator injector dari nyala sampai terhenti dan tunggu sekitar 15 detik
  3. Kemudian starter kendaraan anda


Sekian dari artikel yang saya berikan semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi kita semua