Tlp SekarangWA Sekarang

Busi merupakan suku cadang motor yang dipasang pada mesin pembakaran dalam dengan ujung elektrode pada ruang bakar. Busi dipasang untuk membakar bensin yang telah dikompres oleh piston. Busi memang mempunyai bentuk yang kecil sehingga terkadang sering dilupakan dari perhatian pemilik motor.

Busi motor via hourex1501.blogspot.com

Komponen ini membutuhkan perhatian & perawatan yang rutin karena jika busi motor rusak maka motor anda akan mogok atau tidak bisa hidup secara normal.

  1. Kebocoran Kompresi Mesin

Kebocoran kompresi bisa diartikan sebagai hilangnya tekanan di ruang silinder ruang pembakaran (combustion chamber). Hal ini membuat proses pembakaran menjadi tidak sempurna dan tenaga mesin akan ngempos. Motor yang kompresi mesinnya bocor akan terasa lambat tarikan gasnya meskipun grip gas sudah dibuka penuh. Bahkan putaran mesin saat langsam atau di rpm tinggi pun terkadang hilang. Akibat dari kebocoran ini mengakibatkan busi cepat mati dan berwarna hitam pekat.

Gunakan compression tester untuk ditancapkan ke lubang busi dan kemudian mesin dislah untuk mengetahui besarnya tekanan kompresi. Dengan metode ini anda bisa mengecek apakah ada kebocoran pada kompresi mesin. Apabila ini terjadi kami sarankan bawa motor anda ke AHASS terdekat karena harus dilakukan servis besar pada kerusakan motor Honda anda.

  1. Setelan Bahan Bakar Tidak Pas

Salah seting bahan bakar dapat berakibat hisapan bensin terlalu banyak. Hal ini biasanya terjadi pada motor yang masih menggunakan karburator. Dalam kondisi ini karburator menjadi banjir yang mengakibatkan ruang mesin terlalu banyak bensin sehingga menjadi lembap dan cepat kotor. Busi yang kotor dapat mengakibatkan korsleting dan membuatnya cepat mati.

Segera seting ulang dan perbaiki atau pada saat melakukan servis karburator cek apakah jarum pengapung masih bagus. Kami sarankan anda ke bengkel resmi motor Honda (AHASS) untuk melakukan hal ini.

  1. Korsleting Pada Jalur Pengapian

Korsleting ini membuat motor menjadi ngadat (brebet). Korsleting ini juga menjadi alat pengapian seperti koil, cdi spul cepat mati.

Cek jalur pengapian. Apabila ada kabel terbakar atau terlihat korsleting, segera perbaiki.

  1. Pemasangan Busi Kurang Tepat

Hal yang paling mudah menjadi penyebab busi rusak ini adalah pemasangan busi yang kurang tepat ataupun longgar. Kejadian ini sering dialami bagi pemilik motor yang baru mengganti busi lama dengan busi yang baru.

Harap teliti dan cek terlebih dahulu apakah cara pasang busi sudah benar atau tidak. Sebaiknya tanyakan terlebih dahulu kepada mekanik ahli terkait cara pasang busi yang benar.