Tlp SekarangWA Sekarang
Penyebab Stang Motor Tidak Stabil

Stang Motor via automotivexist.blogspot.co.id

Seringnya digunakan tentu komponen yang ada pada sepeda motor akan mengalami penurunan, stang motor yang berat atau goyang saat melaju merupakan salah satu permasalahan yang seringkali dirasakan oleh para pengguna sepeda motor. Dan jika kondisi tersebut dibiarkan sangatlah beresiko bagi keselamatan pengemudi, karena stang motor yang berat sebelah atau goyang akan membuat laju motor tidak stabil dan susah untuk dikendalikan.

Untuk Penyebab Stang Motor Berat dan Goyang sangat beragam, motor pernah melalui jalan yang berlubang dan pernah mengalami jatuh merupakan penyebab yang seringkali membuat stang motor berat dan goyang. Oleh karena itu sebelum melakukan perbaikan, sebaiknya jika anda mengetahui terlebih dahulu Penyebab Stang Motor Berat dan Goyang, diantaranya yaitu :

1. Cek Kondisi Ban

Untuk yang paling mudah coba cek kondisi ban motor apakah sisi-sisi permukaan ban rata atau tidak, lalu periksa tekanan angin apakah sesuai dengan ukuran. Dan jangn lupa mengecek tambalan ban karena tambalan ban yang kurang baik dapat menimbulkan benjolan. Segera ganti apabila menemukan ban yang sudah menimbulkan benjolan karena dapat membahayakan pada saat mengemudi.

2. Cek Kondisi Velg

Periksa pelek roda apakah ada bagian yang bengkok dan retak. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan cara menggunakan standar 2, kemudian putar ban dan lihat gerakan roda. Jika ada bagian yang goyang berarti pelek ada yang bengkok. Dan untuk yang retak lebih baik segerakan ganti dengan velg yang baru.

3. Cek Bearing Roda

Bearing roda terdapat ditengah roda dan berhubungan langsung dengan roda. Periksa bearing roda apakah ada bantalan peluru yang pecah. apabila rusak harus segera diganti. Untuk mengeceknya dengan cara menggoyang roda kekiri dan kekanan. Apabila terasa tidak enak atau rusak berarti bearing roda memang harus diganti.

4. Cek Komstir

Komstir terdapat di sumbu antara segitiga garpu depan dan rangka motor. Komstir ini berfungsi memegang peranan dalam pengendalian. Usia pemakaian yang sudah lama akan berakibat komstir terasa oblak, susah digerakkan, terasa kasar dan belok kurang. Kerusakan komstir ini biasanya adalah mangkuk-mangkuk dan bola-bola besi yang telah aus. Sebaiknya diganti dan usahakan membeli sparepart yang baru karena ini sangat penting dan bisa bertahan lama.

5. Cek Shockbreaker

Fungsi penting shockbreaker diantaranya adalah menyerap kejutan dari permukaan jalan yang tidak rata atau bergelombang untuk membuat berkendara semakin nyaman. Shockbreaker juga berfungsi untuk meningkatkan daya cengkram roda terhadap jalan. Tabrakan dan bekas jatuh biasanya menghampiri rusaknya shockbreaker ini sehingga posisi shock tidak lurus. Penyebab lainnya yaitu akibat tidak solid/rapat-nya karet bantal shockbreaker.

6. Cek Segitiga Dudukan Stang

Periksa segitiga dudukan stang motor yang menghubungkan antara stang dengan shockbreaker. Biasanya sering terjadi ketidak sejajaran antara garpu kiri dan kanan. Untuk mengetahuinya dapat dilakukan dengan cara meluruskan pada tempat yang datar dengan mengukur menggunakan fuller. Apabila ditemukan ketidak sejajaran sebaiknya bawa segitiga tersebut ke tukang press untuk diperbaiki.

Di kutip dari berbagai sumber.