Tlp SekarangWA Sekarang

 

Tips Tepat Ganti Oli Transmisi Secara Berkala

Ganti Oli Via merdeka.com

Oli transmisi memegang peranan penting untuk melumasi seluruh komponen yang berada dalam gearbox. Pekerjaan ini ditambah berat dengan kondisi jalan perkotaan yang biasanya macet dan juga cuaca yang berubah. Oleh karena itu butuh penggantian Oli secara berkala karena viskositas oli juga bisa berubah.

Untuk perawatan sehari-hari pengguna cukup memeriksa tongkat indikator oli transmisi pada kendaraan sebelum digunakan. Hal ini bisa dilakukan pada pagi hari. Secara kasat mata yang dapat dilihat adalah ketinggian volume oli transmisi dan warna oli.

Bila volume oli dibawah batas normal atau warna oli sudah mulai berubah jangan menunda waktu untuk segera ke bengkel dan mengganti oli transmisi kendaraan. Dikesempatan kali ini saya akan membahas beberapa tips mengganti oli tramisi  secara berkala.

Langsung saja anda simak berikut ini :

  • Ganti Oli Transmisi Otomatis

Jika sampai lalai mengganti ATF dalam jangka waktu yang lama maka akan dapat mengakibatkan beberapa masalah, diantaranya, Terjandi sentakan pada setiap perpindahan kecapatan yang diakibatkan oleh kwlitas oli ATF yang sudah memburuk. Hal ini Akan menimbulkan gejala selip pada plat-plat kopling transmisi otomatis dan mengakibatkan akselerasi yang buruk dan tentunya bahan bakar akan lebih boros.
Pada beberapa mobil proses penggantian oli ATF cukup sederhana, yaitu tinggal membuka sumbat penguras oli yang ada di Karter oli dan lalu kemudian lakukan pengisian melalui lubang dipstick oli.
Catatan : Sebagian ada beberapa mobil tidak memiliki lubang dipstick oli untuk pengisian. Lihat dan baca kembali pada buku panduan mobil anda sendiri.
  • Prosedur Penggantian ATF
  1. Kuras ATF

  •  Lepaskan baut sumbat penguras dari oil pan dan kuras ATF ke dalam bak penampungan.
  • Ganti gasket di dalam baut sumbat penguras dengan yang baru.
PETUNJUK: Pastikan bahwa tidak ada gasket-gasket lama yang tertinggal pada baut sumbat penguras atau oil pan.
  • Pasang kembali baut sumbat penguras pada oil pan.
PETUNJUK: Oli ATF yang terdapat  di dalam torque converter tidak dapat dikuras dari sumbat penguras oil pan. Periksa  Kualitas Oli ATF yang dikuras ,Periksa kondisi oli ATF yang ada di bak penampungan, apakah terdapat serpihan-serpihan logam atau benda asing..? Jika ada, maka seluruh oli ATF harus dikuras, termasuk oli yang terdapat di dalam  torque converter.
Jika serpihan-serpihan logam dan benda asing yang bercampur dengan oli ATF yang dikuras sangat banyak atau berlebihan maka Torque Converter perlu untuk diganti.
  1. Cara Mengganti Oli ATF Yang Ada Di Dalam Converter

Untuk mengganti atau menguras oli ATF  di dalam  converter, maka harus dilakukan penggantian ATF beberapa kali. Dengan melakukan penggantian secara berulang-ulang maka  oli baru dan oli lama di dalam torque converter bercampur dan membuat oli lama terkuras sedikit demi sedikit.
  1. Ganti ATF.
  2. Start mesin dan sirkulasikan ATF di dalam converter.
  3. Ganti ATF kembali.
PETUNJUK: Ulangi prosedur yang telah dijelaskan diatas beberapa kali sampai ATF terkuras dari sumbat penguras, dan menjadi bersih.
  1. Isi ATF

Isi ATF ke level gauge guide.
PERHATIAN:
  • Karena kecilnya ukuran pembukaan level gauge guide, ATF dapat menyembur melalui pembukaan saat fluida sedang ditambahkan. Oleh karena itu, hamparkan kain disekitar area level gauge guide guna menyerap oli yang tumpah.
  • Terdapat banyak tipe ATF; gunakan hanya tipe yang ditentukan. Penggunaan ATF selain yang ditentukan akan mengakibatkan perpindahan yang bergetar dan juga memperburuk keekonomisan bahan bakar.
PETUNJUK : Periksa jumlah ATF di buku Pedoman Reparasi atau Pedoman Pemilik sebelum menambahkan fluida. Kemudian terakhir lakukan tahapan tips berikut ini :
  1. Periksa permukaan ATF dengan pengukur permukaan sebelum menghidupkan mesin.
  2. Kendarai kendaraan selama 15 menit untuk menghangatkan
PETUNJUK : Karena ATF memuai ketika dipanaskan, pastikan untuk periksa selalu permukaan ATF bila mesin telah cukup hangat. Dikarenakan struktur transaxle otomatik, terdapat variasi yang besar pada permukaan fluida sesuai dengan perubahan temperatur.  Untuk Corolla, periksa permukaan fluida bila ATF mencapai  temperatur 70 – 80°C (158 – 176°F)
  1. Parkir kendaraan di tempat yang rata dan tarik rem parkir.
  2. Dengan mesin idling, tekan pedal rem, tarik tuas rem parkir dan pindahkan tuas pemindah secara perlahan-lahan dari rentang P melalui setiap gigi ke rentang L, lalu kembali ke rentang P.
  3. Lepas pengukur permukaan saat mesin idling, bersihkan fluida dengan kain, masukkan kembali, lalu periksa bahwa oli berada di rentang “HOT”.
PETUNJUK : Bila permukaan yang ditunjukkan pada sisi belakang pengukur permukaan berbeda dengan yang di depan, gunakan nilai yang lebih rendah, Apabila fluida melebihi permukaan spesifikasi, ATF kemungkinan bocor dari sumbat penguras, dan hal ini menyebabkan getaran saat pemindahan. Permukaan fluida yang rendah dapat mengarah pada pelumasan yang tidak memadai di mekanisme transaxle otomatik, sehingga menyebabkan kerusakan.
Dari Berbagai Sumber