Tlp SekarangWA Sekarang
Tips Merawat Kopling Mobil

Merawat Kopling Via automotivexist.blogspot.co.id

Kopling mobil adalah salah satu bagian dalam mobil, yang merupakan komponen vital yang sangat berkaitan dalam peforma kendaraan. Karena fungsinya tersebut tentunya kopling mobil membutuhkan perawatan yang maksimal agar peforma mobil tetap berjalan secara Optimal.

Meskipun termasuk salah satu komponen yang cukup vital di dalam mobil, perawatan tersebut tidak sesulit yang anda bayangkan. Apalagi untuk mobil yang masih baru dengan jarak tempuhnya masih di bawah 100.000 km. Angka tersebut merupakan batasan pada jarak tempuh yang menandakan bahwa sistem kopling di dalam mobil masih berfungsi normal dan optimal.

Namun hal tersebut tidak berlaku, Apabila cara mengendarai mobil yang anda lakukan kurang tepat atau medan yang dilalui kendaraan agak berat. Kopling pada mobil manual berada di antara transmisi dan mesin, berfungsi untuk memutuskan serta menyambungkan tenaga yang dikeluarkan mesin kendaraan ke bagian roda melalui transmisi.

Ada beberapa jenis kopling yang digunakan di dalam kendaraan, antara lain adalah kopling gesek, kopling fluida, dan kopling magnet. Kopling dalam sebuah kendaraan tentunya membutuhkan persayaratan agar kinerja tetap Optimal.

Diantaranya :

  • Pada saat menghubungkan dengan sistem transmisi tentunya harus dapat memindahkan tenaga tanpa terjadi slip.
  • Kopling mobil harus menghubungkan transmisi dengan mesin kendaraan secara lembut.
  • Kopling harus cepat melepaskan hubungan dari sistem transmisi dengan sempurna tanpa kesalahan apapun.
Sistem kerja kopling terbagi ke dalam beberapa komponen yang masing-masing memiliki fungsi satu sama lain, untuk saling mendukung kerja kopling mobil agar maksimal, untuk meneruskan putaran mesin mobil ke sistem penggerak.
Dalam satu set kopling mobil terdapat pelat kopling, cover cluth (matahari), leher kopling (release bearing), serta roda gila atau fly wheel. Lalu bagaimana prinsip dari kerja kopling mobil?
Pada saat pedal kopling ditekan, maka hubungan anatar mesin mobil dengan sistem transmisi menjadi terputus karena fly wheel dan pelat kopling tidak saling bersinggungan. Hal ini lah yang menyebabkan tenaga yang dihasilkan mesin kendaraan tidak dapat diteruskan ke komponen penggerak.
Pada saat pedal kopling dilepas, maka putaran mesin akan kembali menggerakkan sistem transmisi. Namun, kopling mobil pasti akan mengalami masalah-masalah tertentu yang diakibatkan cara pemakaian ataupun umur kopling yang sudah lama.

Langsung saja simak beberapa masalah yang sering terjadi pada kopling mobil berikut ini :

  • Kopling selip
Akibat yang ditimbulkan dari kopling yang selip adalah dapat menyebabkan kendaraan kurang bertenaga, tidak bisa berjalan dengan maksimal, serta mesin kendaraan yang sangat boros bahan bakar. Hal ini dikarenakan tenaga mesin tidak dapat tersalurkan ke sistem transmisi secara sempurna karena plat kopling sudah dalam keadaan yang aus.
  • Kopling yang jeblos
Kopling jeblos dapat menyebabkan tuas transmisi tidak dapat dipindakan. Hal ini dikarenakan plat kopling tidak dapat terpisah dengan mesin karena tenaga yang disalurkan dari pedal tidak mampu diteruskan pada sistem kopling.
Keadaan ini dikarenakan adanya kabel kopling yang putus, silinder kopling yang mengalami kebocoran, dan lainnya yang dapat membuat tenaga pedal tidak dapat diteruskan ke sistem kopling.
  • Kopling mobil lengket
Keadaan ini bisa mengakibatkan tuas transmisi tidak dapat dipindahkan karena tidak terpisah dari pelat kopling dan mesin sehinga menyebabkan plat kopling menjadi lengket. Yang menyebabkan plat kopling menjadi lengket yaitu karena adanya air ataupun lumpur yang masuk ke dalam sistem kopling.
Tentunya anda tidak ingin mengalami hal-hal yang telah dijelaskan diatas bukan? untuk menghindarinya tentunya anda perlu merawat kopling dengan baik. Nah berikut ini ada beberapa Tips merawat kopling mobil yang baik dan benar. Langsung saja simak berikut ini :
  • Usahakan untuk rutin melakukan pemeriksaan pada sistem kopling apakah terjadi kebocoran pada minyak kopling, terutama pada bagian bawah kopling. Bagian ini biasanya sering terjadi kebocoran Apabila anda menginjak pedal kopling terlalu berat.
  • Lakukan pemeriksaan pada bagian setelan pedal kopling apakah sudah pas dan tepat atau belum, terutama pada mobil yang menggunakan sistem tali kopling.
  • Bagian setelan tekanan pada kopling. Biasanya kopling yang sudah dalam kondisi yang rusah akan menjadi lebih berat pada saat ditekan. Jika terdapat kebocoran pada oli sambungan transmisi dan mesin, sebaiknya lakukan penggantian seal crankshaft belakang sesegera mungkin. Apabila hal tersebut terus menerus dibiarkan maka akan menyebabkan selip pada bagian kopling mobil.
  • Pemeriksaan rutin pedal kopling pada saat anda melakukan servis mobil secara berkala. Tekanan pedal kopling yang berubah menjadi berat tentunya akan sangat mengganggu anda dalam mengemudi mobil, bahkan kaki anda akan terasa pegal karena kopling mobil yang terlalu berat.
    Namun, sebenarnya untuk mencegah kerusakan pada kopling mobil, tidak hanya dilakukan dengan cara merawat sistem kopling secara rutin dan benar saja. Anda juga harus mengetahui faktor penyebab kopling mobil bermasalah serta bagaimana cara menggunakan kopling mobil dengan benar.
  • Penggunaan kopling yang salah
  • Meletakkan kaki pada pedal kopling selama kendaraan sedang berjalan. Hal ini dapat menyebabkan kondisi kopling mobil menjadi cepat auas terutama pada bagian release bearing dan pelat kopling.
  • Menginjak dan melepaskan kopling mobil dengan kasar. Perlakuan secara kasar dapat menyebabkan sentuhan pelat kopling terhadap roda gila atau flywheel akan terasa lebih alot atau keras. Hal ini bisa mempercepat keausan pada sistem kopling mobil anda terutama pada bagian torsion damper yang ada di plat kopling.
  • Menahan kopling setengah pada saat sedang antri di tanjakan. Hal ini akan menyebabkan sistem dan plat kopling cepat rusak atau bahkan terbakar. Mesin mobil akan terasa bergetar sehingga dapat membuat kerja karet penahan mesin menjadi terganggu.
    Selain itu, perlakukan ini juga dapat mempercepat umur pemakaian kampas kopling karena mengalami penipisan terus menerus. bagian clutch cover dan permukaan fly wheel akan mudah terkikis.
Dari Berbagai Sumber