Tlp SekarangWA Sekarang
Pembersihan Busi Terhadap Keawetan Kendaraan Mobil

Busi Mobil melalui mobilkeren.id

Busi adalah komponen pembakaran yang terdapat pada mobil. Fungsi busi utama adalah membuat percikan elektronik untuk membakar bensin yang telah terkompresi oleh bagian mesin yaitu piston.

Busi dalam jangka waktu tertentu pasti akan mengalami penurunan performa karena turunnya kualitas material busi dan juga biasa terjadi karena faktor endapan atau kerak kotoran yang menutupi elektroda di ujung komponen busi. Kerak kotoran yang terdapat pada elektroda di ujung busi menyebabkan pembakaran di ruang bakar terganggu. Akibat dari turunnya performa busi yaitu:

  • Mesin mobil tidak stabil.
  • Mesin mobil sering mati pada idle normal.
  • Mesin mobil sulit distarter baik dalam keadaan mesin dingin atau sudah panas.

Busi yang sudah tua sering membuat knalpot nembak.

Komponen busi kendaraan yang kotor mempercepat kerusakan busi,oleh karena itu busi merupakan komponen mobil yang harus diperhatikan dan perlu dirawat juga ya sob. Bersihkan komponen busi paling tidak 3 bulan sekali. Jika busi sudah mengalami keausan,rusak,bahkan mati maka sebaiknya lakukan pergantian.

Jika komponen busi pada kendaraan anda hanya kotor sebaiknya busi kendaraan anda dibersihkan sendiri tidak perlu di bawa kebengkel lagi.

perlu anda ketahui langkah membersihkan pada busi mobil yaitu :

  • Cek kondisi busi.
  • Pembersihan pipa
  • Penyetelan busi
  • Pemasangan kembali

1. Periksa Kondisi Busi Mobil

Pemeriksaan kondisi busi mobil adalah satu hal yang tidak boleh dilewatkan. Pemeriksaan ini bisa anda lakukan setiap dua sampai tiga bulan sekali. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi busi mobil anda. Jika terjadi kerusakan maka penggantian bisa segera dilakukan. Jika kotor maka anda bisa membersihkannya agar proses pembakaran bisa menjadi lebih sempurna.

2. Membersihkan Busi Mobil yang Kotor

Hal pertama yang harus disiapkan untuk membersihkan busi mobil yang kotor adalah menyiapkan bensin untuk merendam busi. Setelah itu, rendamlah busi selama lima sampai sepuluh menit. Tujuannya untuk membersihkan semua kotoran yang ada pada busi.

Setelah itu, sikatlah kotoran yang menempel pada busi dengan menggunakan sikat gigi atau sikat kawat. Jika elektroda masih kotor maka bisa dibersihkan lagi dengan menggunakan amplas lalu keringkan dengan kompresor.

3. Identifikasi Kondisi Busi Mobil

Setelah memeriksa kondisi busi mobil, maka langkah berikutnya adalah mengidentifikasi kondisi busi. Kondisi busi yang Anda identifikasi bisa dibagi menjadi dua kondisi, yaitu kotor dan rusak. Saat busi sudah rusak maka penanganan yang paling tepat adalah dengan melakukan penggantian. Sedangkan saat busi hanya kotor maka Anda bisa membersihkannya supaya bisa digunakan dengan normal lagi.

4. Pengaturan Jarak Elektroda

Tahap berikutnya yang harus diperhatikan adalah pengaturan jarak elektroda. Jarak elektroda harus diatur dengan benar supaya percikan api yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai jarak elektroda terlalu dekat atau terlalu jauh, karena hal ini akan berpengaruh terhadap proses pembakaran. Jarak ideal bagi elektroda busi adalah 0,6 hingga 0,8 mm. Gunakanlah obeng minus untuk membantu mengatur jarak elektroda.

5. Pasang Kembali Busi Mobil Anda

Langkah terakhir dalam merawat busi yaitu dengan memasang kembali ke tempat semula. cara untuk memasang busi yang baik yaitu dengan menggunakan tangan secara manual, lalu setelah busi terasa erat dan kencang barulah gunakan kunci busi untuk mengencangkannya. Jangan sampai memasang busi secara tidak kencang karena hal tersebut akan berdampak pada kenyamanan bagi mengemudi.

Di kutip dari berbagai sumber.