Tlp SekarangWA Sekarang
Merawat Mesin Injeksi Mobil

Mesin Injeksi Mobil via sistemtransmisipadamobil.blogspot.co.id

GADAIBPKBMOBIL.COM, Terkait cara merawat injeksi pada mobil yang saat ini memang banyak sekali mobil-mobil yang memiliki sistem pembakaran injeksi.

Meskipun sistem injeksi dirancang dengan konsep penyetelan dan perawatan yang minim. Akan tetapi mesin injeksi mobil juga perlu dirawat agar mobil Anda awet. Berkembangnya zaman teknologi mesin injeksi semakin canggih dan semakin maju.

Begitu juga dengan kehadiran kendaraan bermotor baik itu mobil atapun sepeda motor memberikan polusi. Karena itulah yang menjadi salah satu dasar dikembangkan sistem injeksi (Fuel Injection) pada kendaraan bermotor.

Aplikasi teknologi Injeksi telah menggantikan sistem karburator yang telah lebih dulu diterapkan.

Kedua sistem tersebut pada prinsipnya adalah memberikan suplay campuran bahan bakar dan udara ke dalam ruang bakar mesin. Perbedaan utama sistem injeksi dan karburator adalah pada sistem injeksi bahan bakar yang sudah diatomisasi disemprotkan pada ruang bakar pada tekanan tinggi melalui nozel kecil.

Sedangkan pada sistem karburator bahan bakar yang masuk ruang bakar tergantung pada hisapan dari pergerakan piston.

Teknologi injeksi bahan bakar adalah salah satu dimana bahan bakar secara langsung dipasok ke dalam ruang silinder intake manifold. Pada kendaraan bermotor yang sudah menerapkan sistem injeksi, memiliki bagian yang berfungsi untuk mengontrol dan mengatur pasokan udara dan bahan bakar ke dalam ruang pembakaran secara efektif dan efisien.

Bagian kontrol ini terdapat sensor (berupa elektronik) yang akan mengatur jumlah udara dan bahan bakar secara homogen sesuai dengan kebutuhan mesin.

Selama sensor bekerja dengan baik, kemungkinan kerusakan sangat kecil. Sistem throttle body pasokan bahan bakar yang terletak di throttle body langsung ke ruang asupan sedangkan sistem titik tunggal akan memasok bahan bakar dari injektor tunggal.

Sensor ini akan membaca putaran mesin dan jumlah udara kemudian akan mengirimkan hasil pembacaannya tersebut kepada ECU (Engine Control Unit). ECU akan menghitung dan mengolah selanjutnya akan menentukan jumlah bahan bakar yang akan disemprotkan ke dalam ruang bakar.

Berikut Cara Merawat Injeksi Mobil

1. Membersihkan Throttle Body

Throttle body pada injeksi mobil berfungsi untuk  mengatur masuk keluarnya udara ke dalam mesin. Jika Throttle body penuh dengan debu dan kotor akan membuat kerja sensor throttle body akan menurun dan membuat putaran mesin mobil Anda menjadi pincang.

2. Membersihkan Bagian Sensor

Setidaknya terdapat sekitar 10 sensor pada mesin injeksi mobil. Mulai dari nosel injektor, suhu air pendingin, idle, sensor pengapian, dan sensor lainnya. Apabila kondisi konektor pada ECU kotor, akan berdampak pada mengganggu kerja sensor-sensor mobil Anda.

Oleh karena itu, perlu dilakukan perawatan mobil berupa pembersihan sensor agar mobil Anda dapat berjalan sesuai dengan fungsinya. Cara membersikannya pun cukup mudah.

Copot konektornya kemudian bersihkan dengan menggunakan contact cleanser. Kemudian kembalikan seperti semula saat Anda sudah selesai membersihkannya.

3. Membersihkan Bagian Sensor

Perawatan pada nosel injektor berfungsi untuk menjaga agar menjaga agar bentuk serta semprotan dari bahan bakar ideal.

Jika lubang nosel tersumbat oleh kotoran dan kerak akan  menyebabkan semprotan mesin menjadi kacau. Hal ini membuat tarikannya menjadi terhambat.

4. Penyetelan Karbonmonoksida

Penyetelan Karbonmonoksida merupakan salah satu cara yang cukup mudah untuk merawat injeksi mobil Anda. Anda dapat melakukannya dengan memakai engine analyzer untuk menentukan ukurannya. Hal ini untuk mengetahui apakah mesin berjalan sesuai atau tidak.

5. Membersihkan Filter Bensin dan Udara

Cara melakukan perawatan mesin injeksi mobil selanjutnya adalah dengan membersihkan filter bensin dan udara.

Meskipun filter pada mesin injeksi lebih lama jika dibandingkan dengan sistem karburator, namun apabila kondisinya sudah kotor maka perlu Anda bersihkan. Setidaknya lakukan pembersihan secara rutin  setiap 20.000 km.

5. Perhatikan Kondisi Aki

Usia dan performa dari mesin injeksi sangat berkaitan erat dengan pasokan listrik. Diperlukan kondisi listrik yang stabil agar mobil tetap awet.

Tak hanya mengecek  kondisi alternator, Anda juga harus memperhatikan kondisi aki agar suplai tegangan yang menuju ECU dan sensor dapat berjalan dengan normal dan stabil.

Tidak hanya melakukan pemeriksaan volume air aki, akan tetapi pastikan juga kondisi terminal bebas dari kerak dan kotoran yang menempel. Hal ini berfungsi untuk menjaga suplai tegangan agar tidak terhambat.

Semoga artikel diatas dapat bermanfaat bagi Anda, serta dapat menambah wawasan bagi semua pemilik kendaraan bermotor

(Diedit oleh Timothy Fathi; dikutip dari berbagai sumber. Gambar: sistemtransmisipadamobil.blogspot.co.id)

marketing officer

0823 1212 7755 (Call Center)

Butuh Dana? Punya BPKB? Ketik pesan SMS seperti format dibawah ini atau hubungi via telepon, FAST RESPONSE. Dalam 5-10 menit kami akan segera menghitung detail simulasi pinjaman, angsuran, masa tenor dan lain-lain. Apabila data lengkap, akan kami jemput sekaligus SURVEY (No Tipping!). Proses maks 1 HARI (data lengkap). Melayani seluruh Indonesia. NO BI CHECKING.

Ketik: Nama/No. HP Anda/MEREK MOBIL-TIPE-MT-AT/Tahun Kendaraan/Domisili

Contoh: Krisna/082312494977/Toyota Innova G 2.0 AT Bensin 2012/Surabaya  KIRIM ke: 0823 1212 7755