Tlp SekarangWA Sekarang
Dashboard

Dashboard via carmagus.com

Setiap mobil pasti mempunyai dashboard berada tepat  didepan pengemudi. Pada dashboard  fungsinya untuk menempatkan radio/tape/CD,tempat minuman, laci, tombol-tombol kontrol AC, lampu dll. serta indikator-indikator kendaraan.

Indikator – indikator kendaraanya umumnya ialah speedometer, tachometer, petunjuk bbm, petunjuk suhu mesin, petunjuk oli, petunjuk accu, dll.

Indikator – indikator tersebut mempunyai fungsinya masing masing yuk kita simak :

Speedometer

Speedometer adalah adalah alat pengukur kecepatan kendaraan darat, yang merupakan perlengkapan standar setiap kendaraan yang beroperasi di jalan.

Speedometer berfungsi agar pengemudi mengetahui kecepatan kendaraan yang dijalankanya dan dijadikan informasi utama untuk mengendalikan kecepatan dikawasan atau jalan agar tidak terlalu lambat dan terlalu cepat, dan agar bisa mengatur waktu perjalanan dan mengendalikan kecepatan dijalan yang kecepatannya dibatasi.

Tachometer

Tachometer adalah sebuah alat pengujian yang dirancang untuk mengukur kecepatan rotasi dari sebuah objek, seperti alat pengukur dalam sebuah mobil yang mengukur putaran per menit (RPM) dari poros engkol mesin.

Kegunaan tachometer atau juga dikenal dengan RPM digunakan untuk mengukur putaran mesin khususnya jumlah putaran yang dilakukan oleh sebuah poros dalam satu satuan waktu dan biasanya dipakai pada peralatan kendaraan bermotor.

Petunjuk BBM

Skala ditunjukkan dengan huruf E (empty) dan F (Full). Bila poisis jarum sudah menyentuh garis merah atau garis E, umumnya masih tersisa bbm 5-9 liter, sehingga masih ada kesempatan untuk mencari pompa bensin terdekat.

Pada saat bbm sedikit, endapan (termasuk air) dalam tanki akan turut tersedot pompa dan akan menyumbat saluran bbm menuju mesin, sehingga kinerja mesin akan terganggu.   Sebaiknya dihindari posisi jarum dibawah seperempat dari skala untuk menghidari akibat tersebut.

Indikator  suhu mesin

Skala ditunjukan dengan huruf C (cold) dan H (Hot). Dalam keadaan suhu mesin normal jarum berada pada posisi tengah antara C dan H. Lebih dari itu perlu diwaspadai akan terjadinya over heating. Suhu normal mesin umumnya pada kisaran 70-80 derajat celcius.

Over heating akan berakibat pada silinder head mesin melengkung sehingga terjadi kebocoran kompresi yang selanjutnya mesin mati.

Indikator  oli

Indikator ini biasanya berupa  lampu berbentuk poci dengan tetes oli. Pada saat kunci di posisi ON, lampu tersebut menyala dan setelah mesin dihidupkan lampu mati. Bila setelah mesin dihidupkan tetapi lampu tersebut tetap menyala, maka kemungkinan ada masalah dengan oli mesin kendaraan dan sebaiknya dilakukan terlebih dahulu pemeriksaan sistem pelumasannya.

Indikator pengisian accu,

Indikator ini biasanya berupa lampu berbentuk accu (kotak). Pada saat kunci di posisi ON, lampu tersebut menyala dan setelah mesin dihidupkan lampu mati. Bila setelah mesin dihidupkan tetapi lampu tersebut tetap menyala, maka kemungkinan ada masalah dengan pengisian accu dari alternator kendaraan dan sebaiknya dilakukan pemeriksaan sistem pengisian accu dari mulai alternator sampai accu.

Engine check,

Pada mesin-mesin modern telah menggunakan ECU (Engine Control Unit), yaitu suatu modul elektronik yang mengendalikan kinerja mesin melalui sensor-sensor yang ditempatkan pada berbagai bagian mesin. Bila indikator ini masih menyala setelah kendaraan hidup, maka kemungkinan ada masalah pada mesin dan perlu segera dilakukan pemeriksaan.