Tlp SekarangWA Sekarang
Ciri Mobil Turun Mesin yang Wajib Diketahui

Turun Mesin Via rgi-service.co.id

Kondisi turun mesin dikenal sebagai overhaul adalah masalah serius yang bisa saja terjadi pada kendaraan anda. Jika sampai mesin mobil anda mengalami turun mesin, mau tidak mau anda harus mengeluarkan uang yang tak sedikit untuk memperbaiki mobil anda.

Hal ini dikarenakan pekerjaan ini membutuhkan ketelitian yang tinggi serta waktu yang tak sebentar. Overhaul merupakan pekerjaan yang ditujukan untuk memperbaiki mesin kendaraan dengan cara menurunkan dan membongkar mesin kendaraan.

Hal ini dilakukan agar mendapatkan data yang valid mengenai inti dari masalah kerusakan mesin kendaraan tersebut. Untuk melakukan turun mesin, tentu saja anda harus memperhatikan dan menganalisa terlebih dahulu kondisi mobil anda.

Biasanya mobil yang harus mengalami turun mesin mengalami beberapa gejala dan ciri-ciri yang terlihat. Kali ini kami akan memberikan beberapa informasi mengenai  ciri mobil turun mesin.

Langsung saja simak berikut ini :

  1. Asap Knalpo

Salah satu ciri yang paling terlihat ketika mobil harus mengalami turun mesin yaitu terlihat dari keluarnya asap knalpot yang berwarna putih pekat. Selain itu, mobil pun seringkali mengalami pengurangan pada oli mesin padahal baru beberapa kali pemakaian.
Untuk mengatasi masalah tersebut, anda bisa mengkonsultasikan terlebih dahulu pada bengkel terpercaya apakah mobil anda harus turun mesin seluruhnya atau tidak. Biasanya pada kasus seperti ini, bisa diselesaikan dengan cara turun mesin separuh jika kerusakan nya ternyata hanya pada bagian seal-seal valve yang kondisinya sudah keras.
Hal ini sering terjadi pada mobil yang sudah tua. Beberapa bagian atas blok valve atau kelp nya saja yang diturunkan, kemudian seal diganti dengan yang baru. Penyelesaian turun mesin separuh ini juga bisa terjadi apabila kerusakan hanya terjadi pada ring piston yang kondisinya sudah melemah.
  1. Air Radiator Berminyak dan Oli Berwarna Kecoklatan

Ciri lain yang mudah kita lihat yaitu ketika air radiator menjadi berminyak dan oli mulai berwarna kecoklatan. Hal ini biasanya dikarenakan adanya air yang masuk ke ruang kompresi ataupun oli masuk ke dalam saluran air.
Kondisi ini terjadinya karena korosi pada blok silinder head yang membuat beberapa lubang air yang tak beraturan. Tetapi hal ini bisa anda perbaiki dengan mengganti silinder head dengan yang baru.
Namun apabila kondisi oli sudah berwarna kecoklatan dan bahkan bercampur dengan air radiator maka mau tidak mau dipastikan mobil harus turun mesin.
  1. Suhu Mesin Naik 

Suhu mesin yang selalu naik, Apabila anda menggunakan mobil dalam kondisinya yang normal lalu lambat lalu suhu mesin meningkat terus menerus, maka hal ini menjadi pertanda jika mobil anda harus mengalami turun mesin.
  1. Mesin Mati Mendadak 

Hal ini merupakan lanjutan dari kondisi sebelumnya. Tentu anda pernah menglamai mobil yang mendadak mati saat digunakan. Hal ini disebabkan karena kondisi suhu mesin yang terus meningkat dan menyebabkan overheating.
Jika hal tersebut terjadi pada anda, Usahakan untuk tidak langsung menyalakan kembali mobil anda. Perhatikan temperatur mesin pada jarum penunjuk yang ada. Apabila jarum menunjukkan H, lebih baik untuk mendiamkan mesin beberapa saat.
Kemudian lakukan pemeriksaan pada sistem pendingin, bisa saja terjadi kebocoran pada komponen radiator. Untuk mengetahui penyebab lebih jelas, akan lebih baik jika anda membawa mobil anda ke bengkel terdekat.
  1. Busi Basah Dengan Oli

Seringnya kepala busi basah dengan oli. Hal ini menandakan jika oli sudah bercampur di ruang kompresi sehingga menyebabkan oli mudah terbakar pada bagian tesebut.
Ketika  anda mengeceknya dan tidak ditemukan kerusakan pada boringnya, maka anda hanya perlu melakukan pergantian pada ring pistonnya saja. Namun apabila kondisi dari ruang kompresi tidak presisi lagi, Mau tidak mau anda harus melakukan turun mesin.
  1. Air Radioator Berkurang

Kondisi lainnya yang bisa anda lihat ialah air radiator yang berkurang banyak dan bahkan dapat menyembur keatas saat mesin distarter. Untuk mengetahui penyebab yang lebih jelasnya, Anda harus melakukan pengecekan pada komponen-komponen radiator untuk mengetahui dengan jelas penyebab kondisi tersebut.
Dari Berbagai Sumber