Tlp SekarangWA Sekarang
Cara Tepat Memilih Pelek Mobil

Pelek Mobil Via isiotak-kanan.blogspot.co.id

Komponen mobil yang kerap diganti oleh para pemiliknya yaitu pelek. Biasanya para pemilik mobil sengaja menggantinya hanya untuk meningkatkan penampilanya agar terlihat menjadi lebih keren. Namun, ternyata masih banyak orang yang mengganti pelek tanpa mengikuti panduan yang baik sehingga akibatnya pada keamanan dan kenyamanan berkendara yang akan  semakin diabaikan.

Kebanyakan mereka hanya asal pilih saja tanpa menyesuaikan ukuran yang sesuai dengan mobilnya. Penggantian pelek yang salah tidak hanya berimbas pada tampilan yang kurang menarik, tetapi juga mengurangi kenyamanan berkendara dan performa mobil saat akselerasi. Untuk itu perlu perhatikan beberapa hal. Ada berbagai cara untuk memodifikasi mobil agar terlihat lebih menarik.

Salah satunya adalah dengan mengganti pelek bawaan mobil. Meskipun hanya dengan penggantian pelek, tetapi jika pemilihannya tepat, dapat membuat mobil tunggangan menjadi lebih sporty, lebih menarik dan stylist. Namun, tidak semua pelek dapat dipasangkan pada mobil. Pemilihan pelek yang salah tidak hanya berimbas pada tampilan yang kurang menarik saja.

Akan tetapi juga dapat mengurangi kenyamanan berkendara dan performa mobil terutama pada saat akselerasi. Jika saat ini Anda berkeinginan untuk Mengganti ataupun memodifikasi pelek mobil anda.

Anda wajib perhatikan beberapa hal berikut ini :

  1. Diameter pelek

Perhatikan ukuran diameter pelek bawaan mobil. Secara umum pelek mobil menggunakan diameter 14 sampai 17 inci tergantung jenis mobilnya. Pilih ukuran pelek pengganti yang seukuran atau satu tingkat diatas atau dibawahnya. Misalnya jika pelek bawaan adalah 15 inci, ganti dengan pelek ukuran 15 inci, atau 16 inci (setingkat diatasnya).
Ketika pelek diganti satu tingkat lebih besar, maka ukuran tebal ban ( aspek rasio) juga harus diturunkan. Hal ini agar ban terlihat seimbang dan tidak menggesek bagian kolong ban.
  1. Berat pelek 

Pertimbangkan juga berat dari pelek pengganti. Beberapa pelek yang bagus menawarkan berat yang ringan tetapi kuat. Beberapa pelek yang lain mempunyai berat yang cukup besar untuk ukuran diameter yang sama. Pemilihan berat pelek ini mempengaruhi performa berkendara. Pelek dengan bobot berat membuat akselerasi mobil menjadi lambat.
  1. Ukuran PCD

PCD atau pitch circle diameter yaitu jarak antara lubang baut dengan lubang baut pada sudut 180 derajat. Pilihlah pelek dengan ukuran PCD yang sesuai dengan pelek asli. Pemilihan pelk dengan ukuran tidak sama akan menyebabkan pelek tidak dapat dipasang, karena lubang dudukan baut pelek tidak lurus dengan baut roda.
  1. Jumlah lubang baut roda

Pastikan anda memperhatikan jumlah baut masing-masing roda. Gunakan pelek dengan lubang baut roda sesuai dengan pelek aslinya. Meskipun ukuran PDC sama, tetapi jika jumlah lubang baut tidak sama, ada kemungkinan pelek tidak dapat dipasangkan.
  1. Palang pelek

Untuk pilihan berapa jumlah palang pelek ( atau spoke dalam istilah roda kemudi) ini tidak ada aturannya. Hal ini lebih ke selera masing-masing pengguna. Ada banyak pilihan palang pelek, mulai dari 3, 4, 5, 6,7,8 atau lebih.
  1. Model dan warna

Kini banyak tersedia berbagai macam model dan warna pelek. Ada pelek jenis two tone color machining alloy wheel, Untuk type pelek ini mempunyai dua warna, yakni warna alumunium dan ada ornament hitam atau abu-abu. Kemudian ada pula pelek alloy wheel dengan nuansa warna silver.
  1. Offset pelek

Perhatikan juga offset dari pelek tersebut. Offset yaitu  jarak antara garis tengah pelek dengan bagian yang menempel pada teromol atau hub roda. Ukuran offset pelek dapat dilihat dari angka yang tertera pada sisi dalam pelek. Pilih ukuran offset pelek pengganti sesuai dengan pelek lama. Penggantian pelek dengan offset yang lebih besar menyebabkan ban terlihat terlalu masuk ataupun terlalu keluar, jika dilihat dari depan kendaraan.
  1. Lebar pelek

Lebar pelek mempengaruhi lebar ban yang akan dipasang. Semakin lebar ukuran pelek, maka tapak ban ke jalanpun akan semakin luas, sehingga mobil menjadi lebih stabil saat berlaju. Gunakan satu tingkat lebih lebar jika ingin memodifikasinya. Penggantian pelek yang terlalu lebar, dapat mempengaruhi stabilitas saat belok ( terasa lebih berat), dan terkadang dapat menimbulkan gesekan antara ban dan sisi shock absorber pada beberapa suspensi.
Dari Berbagai Sumber