Tlp SekarangWA Sekarang
Cara Benar Mengecek Poros Gardan

Mengecek Poros Gardan Via otobild.com

Hampir sebagian besar pemilik mobil jarang atau bahkan tidak pernah melakukan pengecekan kondisi perangkat yang satu itu. Padahal, Apabila terjadi kerusakan dan tidak diketahui oleh pemilik mobil tentu hal ini akibatny fatal. Yang mengakibatkan roda tiba-tiba tak bisa digerakkan.

Bisa dibayangkan apa yang akan trjadi jika disaat melaju cepat tiba-tiba roda berhenti mendadak karena garden tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Padahal, perawatan gardan terbilang sangat mudah, yaitu cukup dengan mengganti oli secara rutin.

Memang, karena letaknya yang berada di bawah kolong mobil orang-orang kerap beranggapan oli gardan jarang atau kecil kemungkinannya mengalami aus sebelum waktunya. Karena anggapan seperti itu, sering kali orang terlena atau lupa sehingga sudah bertahun-tahun lamanya atau bahkan belasan tahun tidak mengganti oli gardan.

Padahal, karena setiap hari harus bekerja keras dengan melintasi berbagai jenis dan karakter lintasan baik ringan maupun berat, gardan dan oli pelumasnya tentu bisa saja bermasalah. Hal ini bisa terjadi tidak hanya pada mobil yang berpenggerak empat roda (4WD) saja, namun juga mobil berpenggerak dua roda belakang (2WD). Berikut ini saya akan membahas tips memeriksa poros garden.

langsung saja kita simak berikut ini :

  1. Pembongkaran

Lepas sambungan universal dair diferensial dan bantalan penyangga tengah dari rangka kemudian lepaskan poros propeller, Sebelum melepaskan poros propeller dari flens penyambung pastikan anda tidak lupa untuk memberi tanda pemasangan. Masukkan peralatan khusus ke dalam ujung belakang dari rumah transmisi untuk mencegah terjadinya kebocoran oli.

Siapkan poros propeller di atas bangku kerja anda Beri tanda pemasangan flens yoke dan poros propeller. Lepaskan map ring dan buka bantalan spider atau jarum pada bagian belakang. Buka dan lepas snap ring dari bantalan jarum atau spider bagian depan.

Tekan ujung yang satu dari bantalan jarum dengan ragum dan soket ukuran 14 mm dan 21 mm sehingga sisi lainnya dari bantalan jarum masuk ke dalam soket ukuran 21 cm. Pukul poros propeller hingga bantalan jarum ditarik keluar dan jaga bantalan tidak boleh berjatuhan.

  1. Pemeriksaan

Cucilah bagian yang telah dibongkar dan periksa kemungkinan terjadi kerusakan aus atau mungkin berkarat. Periksa bagian yang diberi nomor kemungkinan aus, rusak dan berubah bentuk.  Yoke sambungan dengan selubung periksa bagian -bagian yang mungkin aus, rusak dan berubah bentuk. Periksa yoke flens sambungan universal kemungkinan aus dan rusak.

  1. Perakitan

Yang terakhir pasanglah komponen-komponen poros propeller sesuai pada nomor urutnya. pasang pada sipder pada Yoke dengan menggunakan peralatan khusus dan ragam atau alat pengepres yang lebih dahulu dipasang pada bantalan dan salah satu bagian spider dengan cara yang hampir sama.

Sesudah dipasang, pemeriksaan kehalusan putaran dengan jalan memutar selubung atau flens yoke ke kiri dan ke kanan. Pasang poros dengan kelengkapan setelah tanda-tanda pemasangan yang dibuat pada saat melepas kemudian dicocokkan. Pada waktu memasang poros propeller 3 sambungan, pertama-tama setel posis bantalan tengah dalam kendaraan tanpa beban.

Cocokan garis tengah bantalan harus tegak lurus pada garis tengah poros tengah. Setelah selesai pemasangan bagian sambungan univesal, selubung yoke yang masuk ke dalam transmisi harus diberi minyak pelumas kemudian Keraskan baut pengikat menurut spesifikasinya.

Dari Berbagai Sumber