Tlp SekarangWA Sekarang
Sensor Pada Kendaraan

Sensor Pada Kendaraan via abm-motorsport.co.id

GADAIBPKBMOBIL.COM, Kendaraan mobil adalah alat elektronika yang berjalan yang dibantu dengan roda empat, sebuah sensor pada kendaraan pasti akan ditanamkan supaya mendapat data yang tepat akan kondisi mobilnya.

Tentunya sebagai pengemudi yang baik harus mengetahui berbagai macam sensor terlebih dahulu diantaranya yaitu:

  • Sensor Tekanan Rel Bahan Bakar

Fuel rail pressure sensor adalah komponen sensor pada kendaraan yang akan mendeteksi tekanan bahan bakar pada fuel rail di mesin diesel. Sensor ini hanya terdapat pada mesin diesel yang mengamgkat sistem common rail.

Fungsi utama sensor ini adalah untuk menentukan pompa tekanan tinggi untuk memompa supaya tidak terjadi over pressure pada fuel rail. Jika tekanan fuel rail berlebihan, berakibat pada penyemprotan bahan bakar di injector juga berlebih yang menyebabkan pembakaran tidak sempurna dan berpotensi merusak injector. 

  • Sensor Tekanan Minyak

Oil pressure sensor akan mendeteksi tekanan oli didalam mesin, sebelumnya ada komponen bernama oil level switch yang akan mematikan mesin saat ketinggian oli berkurang. Namun komponen ini tidak bekerja efektif saat mesin bekerja.

Oil pressure sensor bekerja saat mesin sedang menyala. Saat tekanan oli didalam mesin berkurang, sensor mobil ini akan mengirimkan peringatan ke pengemudi melalui indicator oli. Tapi, apabila tekanan oli lemah, secara otomatis mesin akan berhenti.

  • WTS (Sensor Suhu Air)

Water temperature sensor (WTS) atau Engine Coolant Temperature (ECT) adalah sensor yang berguna untuk mendeteksi suhu air pendingin. Suhu air pendingin mengimplementasikan suhu mesin.

WTS akan menjaga suhu mesin tersebut supaya tidak berlebihan melalui sistem pendingin. Sinyal dari WTS akan digunakan untuk menghidupkan cooling fan untuk mendinginkan radiator.

Biasanya dalam sebuah mesin terdapat dua buah WTS. Pertama terletak sebelum radiator yang berfungsi mendeteksi suhu air pendingin dari mesin. Sensor mobil kedua terletak setelah radiator berfungsi untuk mengoreksi pendinginan dari radiator.

  • Sensor Oksigen

Sensor selanjutnya, sangat berguna untuk menentukan emisi yang dikeluarkan mesin. Pemicunya, oxygen sensor ini akan mendeteksi kadar oksigen didalam gas buang.

Oksigen yang terkandung didalam gas buang mengindikasikan pembakaran yang kurang sesuai. Sehingga, informasi dari sensor ini sangat penting untuk menentukan pengapian yang lebih sempurna.

(Diedit oleh Timothy Fathi; dikutip dari berbagai sumber. Gambar: abm-motorsport.co.id)

marketing officer

0823 1212 7755 (Call Center)

Butuh Dana? Punya BPKB? Ketik pesan SMS seperti format dibawah ini atau hubungi via telepon, FAST RESPONSE. Dalam 5-10 menit kami akan segera menghitung detail simulasi pinjaman, angsuran, masa tenor dan lain-lain. Apabila data lengkap, akan kami jemput sekaligus SURVEY (No Tipping!). Proses maks 1 HARI (data lengkap). Melayani seluruh Indonesia. NO BI CHECKING.

Ketik: Nama/No. HP Anda/MEREK MOBIL-TIPE-MT-AT/Tahun Kendaraan/Domisili

Contoh: Krisna/082312494977/Toyota Innova G 2.0 AT Bensin 2012/Surabaya  KIRIM ke: 0823 1212 7755