Tlp SekarangWA Sekarang
5 Penyebab Turun Mesin Mobil

Turun Mesin via rgi-service.co.id

Turun mesin ialah aktivitas dimana mesin di turun kan untuk di cek kerusakannya dan diperbaiki. Aktivitas ini mengambil beberapa informasi dari mobil untuk selanjutnya disesuaikan dengan spesifikasi yang ada di buku manual. Jika tidak sesuai, entah itu lebih besar atau kecil, maka harus diperbaiki atau dilakukan penggantian komponen.

Tentunya ada penyebab – penyebab sehingga mobil anda harus turun mesin. Pengerjaan turun mesin cukup rumit dan memerlukan waktu yang lama dan membutuhkan biaya yang cukup mahal.

Nah berikut penyebab kenapa mobil anda turun mesin :

1. Oli dan Pelumas

Penyebab turun mesin mobil pertama bisa dicek di bagian pelumas nya. Ada kemungkinan mesin kehabisan oli. Fungsi oli untuk melumasi mesin-mesin mobil agar tidak bergesekan. Jika tidak ada oli, maka sama saja membiarkan mesin-mesin saling beradu. Jika dibiarkan dalam waktu lama, mesin akan mengalami kerusakan. Jika anda memakai transmisi manual maka perlu memperhatikan tanda oli transmisi harus ganti dan ciri-ciri oli transmisi kurang.

2. Overheat

Penyebab turun mesin mobil kedua adalah overheat. Salah satu tandanya adalah mesin mobil yang mogok. Segera matikan mesin bila suhunya mencapai level temperatur yang sangat panas atau hot. Ditunjukkan dengan huruf H pada indikator. Sebaiknya segera di bawa ke bengkel karena bisa jadi ada masalah pada sistem pendinginnya. Mungkin kehabisan air pendingin karena ada kebocoran, kipas radiator yang mati dan lain-lain.

Temperatur mobil juga bisa saja naik saat melewati tanjakan sebaiknya jangan di paksakan karena dapat membuat kepala silinder melengkung.

3. Timing Belt

Untuk penyebab turun mesin mobil ketiga coba lihat timing beltnya. Timing belt berfungsi untuk mentransfer daya dari poros engkol ke poros nok. Kalau timing belt putus, katup dan piston bisa saling beradu dan dapat mengakibatkan kerusakan. Bila rusak, tidak ada cara lain selain turun mesin dan harus diperbaiki. Tapi ada beberapa mobil yang tahan dan tidak ada masalah meskipun timing beltnya putus. Jika timing belt putus, solusinya tentu menggantinya.

4. Efek Water Hammer

Penyebab turun mesin mobil terakhir adalah efek water hammer. Efek ini terjadi ketika mobil baru saja melewati permukaan air yang tinggi seperti banjir. Air masuk melalui filter dan terus mengalir ke ruang bakar. Karena air tidak bisa dikompresi seperti udara sehingga mengakibatka pecahnya piston, connecting rod, kerusakan poros engkol dan akhirnya mobil mogok. Cara mencegahnya tentu jangan melalui jalan yang genangan airnya tinggi dan jangan paksa mobil untuk melewati banjir.

5. Pencampuran oli dan air

Tidak hanya water hammer, masuknya air ke mobil juga bisa mengakibatkan pencampuran air dan oli.  Warna oli menjadi mirip capuccino atau susu coklat. Bercampurnya air dengan oli merupakan salah satu penyebab turun mesin mobil. Akibatnya bisa bermacam-macam mulai dari korosi, merusak bahan pelumas, mengacaukan sistem sirkulasi, merusak lapisan oli di bantalan hingga pembentukan busa. Jika sudah begini, maka lebih baik bawa mobil ke bengkel untuk dilakukan pengurasan dan penggantian oli.