Tlp SekarangWA Sekarang
Trik Menghindari Kaca Mobil Berembun Saat Hujan

Kaca Mobil Berembun via upstation.id

Kaca mobil yang berembun,selalu mengganggu visibilitas mengemudi. Ini bisa terjadi penyebab suhu di luar lebih dingin dibanding di dalam kabin.

Dan ini sebenarnya cukup membahayakan. Meski sejumlah orang menganggapnya sepele. Mereka biasanya hanya mengelap saja untuk menghilangkan embun. Padahal itu hanya bersifat sementara saja. Tidak lama kemudian,embun akan ‘menghias’ kaca mobil anda kembali.

Proses terbentuknya embun,biasa disebut kondensasi. Yaitu terjadinya perubahan uap air menjadi benda cair pada suhu udara di bawah titik embun. Proses kondensasi di sini adalah suhu hawa yang dihasilkan dari perbedaan antara tekanan udara di luar dan di dalam mobil.

Ketika hujan,udara di dalam kabin awalnya akan mengikuti udara di luar yang mengandung kelembaban tinggi. Sebab anda di dalam mobil,hembusan nafas yang juga telah mengandung banyak uap air akan bertemu dengan tekanan udara dalam kabin. Udara yang lembab,terhirup nafas dan turut mendinginkan udara hangat di dalam tubuh manusia.

Uap air yang sudah tidak bisa ditampung,baik bagi tubuh maupun udara kabin,akan mencari lokasi yang paling dingin. Nah,yang terdekat adalah kaca mobil. Maka terjadilah kondensasi pada kaca mobil. Dan kemampuan embunnya akan lebih berat saat kabin diisi lebih dari satu orang.

Lalu apa yang bisa dilakukan untuk menghindari proses kondensasi?

1.Hidupkan AC

Seperti namanya,AC memang berfungsi menyesuaikan (suhu) udara dalam kabin. Ketika di luar sedang panas,AC akan mengubah suhu kabin menjadi lebih dingin. Dengan menyalakan AC,embun-embun pada kaca depan mobil akan sirna. Embusan nafas yang lembab,juga langsung didinginkan oleh udara dari AC. Bahkan jika ingin lebih cepat, atur kekuatan embusan AC pada suhu terendah. Kalau memungkinkan, arahkan embusannya ke kaca depan. Dijamin embun pasti langsung pergi dan pandangan anda bening kembali.

2.Buka Kaca Mobil

Bagaimana jika mobil anda tidak memiliki AC? Sebenarnya,dengan membuka kaca jendela dan membiarkan udara dari luar masuk akan membantu mengurangi embun yang menempel pada kaca depan. Namun akan sangat tidak nyaman ketika hujan deras. Jadi buka sedikit kaca jendela supaya terjadi pertukaran udara. Suhu panas dan lembab,setidaknya bisa keluar untuk meminimalisir kondensasi pada kaca. Sisanya,manfaatkan bahan yang menyerap air untuk mengelap kaca secara searah. Pastikan juga karakteristik sirkulasi udara dinonaktifkan supaya mengundang udara dari luar lebih besar.

3.Sedia Shampo Sebelum Hujan

Shampo juga bisa menangani pengembunan pada kaca mobil. Kalau tidak percaya,silahkan sekali-kali anda coba. Cairan shampo,memang memiliki faktor kimia dengan kadar pH yang dikhususkan untuk mengeringkan uap air. Fungsi sebenarnya,supaya pengguna shampo tidak mengalami rambut yang lembab. Dengan rumus dasar yang sama,sehingga shampo mampu mengeringkan embun pada kaca mobil. Cara pakainya,cukup oleskan pada kaca bagian dalam yang berembun,lalu dilap kain yang sedikit lembab dengan gerakan searah supaya kaca tidak buram. Cara ini memang baik,meski menyisakan bekas yang harus segera dibersihkan saat hujan sudah reda atau jika anda sudah sampai di tujuan.4.

4.Siapkan Cairan Antikabut

Berkembangnya teknologi memang sering menjadi hal yang efektif dan menyenangkan. Seperti cairan anti kabut yang saat ini bisa anda temui pada toko-toko perlengkapan mobil. Biasanya cairan ini disimpan dalam tabung semprotan yang ringkas. Pengaplikasiannya juga sangat mudah. Semprotkan cairan ke kaca yang berembun,diamkan sesaat,kemudian lap dengan kain halus yang kering dan bersih dengan gerakan searah. Lakukan lagi hingga kaca menjadi bening.

5.Tindakan Pencegahan

Selain cara di atas,anda bisa juga melakukan tindakan pencegahan supaya saat hujan tidak terjadi kondensasi dalam kabin. Pertama,anda bisa meletakkan silica atau produk dengan zat yang memungkinkan untuk menyerap uap air di dalam kabin. Biasakan menjaga kondisi kabin mobil tetap kering. Menjemur karpet atau benda lainnya yang berada di dalam mobil secara teratur. Tidak membawa benda yang lembab ke dalam kabin, seperti payung bekas hujan atau baju basah.

Singkat kata,benda yang membawa sifat air,sebaiknya disimpan di bagasi belakang untuk mencegah kondensasi kaca depan. Menjaga kebersihan kabin,juga berpengaruh penyebab debu menjadi media penampung uap air. Vacuum kabin dan bersihkan kaca bagian dalam dengan lap yang bersih dan tidak basah.

Dari berbagai sumber..