Tlp SekarangWA Sekarang
Perbedaan Transmisi Manual dan Otomatis Pada Mobil

Manual Matic via membelipengalaman.blogspot.co.id

 

Kebanyakan orang beranggapan bahwa mengendarai mobil dengan transmisi manual terlihat jauh lebih gagah dibandingkan mengendarai mobil menggunakan transmisi otomatis. Karena transmisi manual membutuhkan lebih banyak koordinasi antar bagian tubuh seperti kaki dan lengan, dan karenanya menjadi lebih kompleks dikendarai. Mereka yang sudah melalui jenjang ‘master’ manual pasti mengerti rasa menyenangkan yang mungkin muncul di setiap pergantian gear. Ditambah dengan alasan tersebut, transmisi manual dianggap lebih menyenangkan dibandingkan transmisi otomatis.

Jika berbicara tentang distribusi tenaga yang bisa disesuaikan dengan tingkatan gear. Artinya, pengendara mobil manual selalu bisa mendistribusikan tenaga (yang pada gilirannya memberikan pengaruh pada kecepatan) pada setiap pergantian gear sesuai dengan keinginannya. Apabila ingin menjalankan mobil pada kecepatan rendah, maka gear akan diset pada angka yang lebih rendah, begitu pula sebaliknya. Faktor inilah yang dianggap tidak ada pada mobil dengan transmisi otomatis.

Tetapi pada dasarnya pergantian gear tetap terjadi pada mobil dengan sistem transmisi otomatis. Hanya saja mobil semacam ini membebaskan pengendara dari kewajiban mengendalikan perseneling dan kopling. Segala macam hal tergantung dengan pergantian gear selama berkendara dijalankan secara otomatis oleh sistem. Kemudian juga harus mempertimbangkan satu lagi fakta, di zaman sekarang, kebanyakan orang lebih tertarik pada mobil dengan sistem transmisi otomatis. Alasannya lebih kepada kepraktisan dan kenyamanan, terutama di kota-kota besar, di mana pengendara tidak harus dipersulit dengan perseneling dan kopling ketika menyetir di jalanan macet.

Transmisi otomatis antara CVT dan AT

Mobil dengan transmisi otomatis sebenarnya dibagi menjadi dua jenis, yakni AT dan CVT. Keduanya pun memiliki karakteristik berbeda. Pada mobil dengan transmisi CVT, sabuk baja dan puli menjadi komponen utama yang menggerakkan transmisi. Pada perubahan rasio gear disesuaikan dengan putaran mesin. Karenanya mobil dengan sistem transmisi otomatis CVT mengalami perpindahan gigi yang sangat halus, sampai-sampai tidak terasa oleh pengemudi. Hentakan yang sering muncul ketika pergantian gigi juga sangat jarang terjadi. Sistem transmisi otomatis CVT memiliki kelebihan tersendiri, di mana untuk memperoleh tenaga besar mobil, RPM yang tinggi tidak dibutuhkan. Karena itulah mobil dengan sistem transmisi otomatis CVT menjadi lebih irit bahan bakar dibandingkan dengan AT.

Sedangkan pada mobil dengan sistem transmisi otomatis AT, perpindahan gigi menjadi lebih rumit karena melibatkan 3 komponen penggerak utama, yaitu Hydraulic Control Unit, Planetary Gear Set, dan Torque Converters. Yang disebut terakhir ini memiliki fungsi sama layaknya kopling pada mobil manual, walaupun cara kerja keduanya berbeda. Dalam mobil dengan sistem transmisi otomatis AT, proses perpindahan gear diatur oleh planetary gear set; berbeda dengan sistem manual yang dikontrol oleh pengemudi. Sementara itu, Hydraulic Control Unit pada mobil AT bertugas untuk mengontrol kopling secara otomatis.

Selain perbedaan antara CVT dan AT, yang juga harus diingat adalah perawatan mobil transmisi otomatis yang biasanya jauh lebih rumit. Dalam mobil dengan sistem transmisi CVT, misalnya, pergantian oli transmisi tidak bisa dilakukan sembarangan, sebab harus mengikuti standar dan rekomendasi dari dealer resmi. Apabila menggunakan sembarang oli, maka dipastikan mobil akan bermasalah di kemudian hari, dan pemilik mobil justru harus merogoh kocek lebih dalam lagi. Perawatan secara teratur menjadi hal mutlak yang harus dijalankan oleh pemilik mobil dengan sistem transmisi CVT.

Mobil dengan transmisi manual

Berbeda dengan transmisi otomatis, mobil dengan transmisi manual mengandalkan sistem perpindahan percepatan secara bertahap, dan mengandalkan bantuan dari tuas transmisi. Di sini kopling adalah alat bantu paling penting dalam sistem transmisi manual. Secara umum setidaknya ada tiga jenis transmisi manual yang ditanamkan pada setiap merk mobil yang beredar di pasaran. Meski begitu, transmisi manual tipe sincromesh mungkin adalah tipe yang paling banyak digunakan pada mobil zaman sekarang. Transmisi manual jenis ini nyaman digunakan serta tidak mengeluarkan suara kasar, terutama ketika pengendara melakukan pergantian gear.

Pilih Manual atau Otomatis?

Mobil dengan transmisi manual biasanya tidak menuntut perawatan yang susah, sehingga berbeda dengan mobil transmisi otomatis. Artinya, walaupun merepotkan bagi sebagian orang, mobil dengan transmisi manual jauh lebih mudah dirawat dibandingkan mobil dengan transmisi otomatis. Selain itu ada juga pertimbangan biaya servis mobil manual yang jauh lebih murah dibandingkan mobil transmisi otomatis.

Akan tetapi orang yang tinggal di daerah perkotaan dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi mungkin cenderung memilih mobil dengan transmisi otomatis. Karakteristik transmisinya yang otomatis memang jadi lebih menguntungkan bila digunakan di kota-kota besar yang sering didera masalah kemacetan.

 

 

 

Dari berbagai sumber