Tlp SekarangWA Sekarang
Upaya Memprioritaskan Anggaran Darurat, Tabungan dan Pembayaran Utang

Gembok Uang via kreditgogo.com

 

Mengelola keuangan dengan tepat seringkali menjadi “cita-cita” bagi banyak orang. Secara khusus, hal ini apalagi sering diatur dalam sebuah perencanaan yang rumit atau bahkan sulit untuk dijalankan. Kebanyakan orang menyadari betapa pentingnya mengatur keuangan dengan baik, namun melakukan hal ini tentu tidak selalu semudah yang dibayangkan.

 

Di dalam masalah keuangan, tentu akan memiliki berbagai tempat tertentu yang akan memenuhi berbagai kebutuhan kehidupan kita. Hal inilah yang penting untuk dapat dipahami dan sadari dengan baik sejak awal, sehingga dapat membedakan mana saja tempat yang penting, paling penting, atau bahkan yang harus diprioritaskan di dalam keuangan.

 

Menyelesaikan hal ini dengan tepat, yaitu dengan beberapa langkah di bawah ini:

  1. Buat Anggaran Darurat “Mini”

Seperti apapun kondisi keuangan, harus tetap menempatkan sejumlah anggaran darurat di dalamnya. Jika saat ini tidak memungkinkan untuk menyimpannya dalam jumlah yang proporsional, maka mulailah membuat anggaran darurat ini dalam ukuran “mini” atau ukuran yang kecil terlebih dahulu. Jangan menggangap remeh, anggaran darurat ini dapat membantu untuk menghindari utang baru, atau bahkan untuk menjaga kondisi keuangan tetap bisa berjalan dengan stabil, jika sewaktu-waktu terjadi krisis atau masalah di dalam keuangan itu sendiri.
Pahami kebutuhan dengan baik, sehingga dapat lebih mudah untuk menentukan jumlah anggaran darurat yang akan dibutuhkan di dalam keuangan. Usahakan untuk dapat mencapai angka tersebut dalam kurun waktu tertentu (misalnya 6 bulan ke depan), di mana dapat menyicil pengadaan anggaran darurat ini secara bertahap di dalam keuangan.
Hindari juga untuk menggunakan anggaran darurat ini untuk berbagai kebutuhan yang tidak seharusnya, karena ini akan membuat keuangan menjadi buruk kembali. Usahakan untuk mengumpulkan anggaran darurat dengan konsisten, agar target dana darurat yang diinginkan dapat tercapai dengan cepat.
  1. Lakukan Rekonsolidasi Utang

Jika memiliki utang pada pihak lain (bank), maka ada baiknya untuk segera melakukan rekonsolidasi dengan pihak yang bersangkutan. Ini akan mengurangi jumlah utang, termasuk cicilan utang yang harus dibayarkan setiap bulannya, sebab bunga dan berbagai biaya lainnya bisa dihilangkan.
Cara seperti ini akan sangat efektif jika dilakukan terhadap utang kartu kredit ataupun pinjaman lainnya, di mana jumlah cicilan utang dapat dikurangi menjadi lebih ringan. Namun akan sangat tepat jika rekonsolidasi ini dilakukan sebagai bentuk penghematan, di mana tetap dapat menyisihkan jumlah cicilan yang sama seperti sebelum melakukan rekonsolidasi, meskipun sebenarnya jumlah cicilan yang harus dibayarkan telah berkurang.
Dengan cara ini, jumlah utang akan semakin cepat berkurang, sementara keuangan tetap berjalan dengan baik dan lancar, bahkan akan jauh lebih baik lagi ke depannya, setelah terjadinya pelunasan utang tersebut.
  1. Tetap Fokus untuk Menabung

Aturannya adalah dana tabungan yang optimal seharusnya minimal 10-15% dari penghasilan bulanan. Dana ini akan dialokasikan sebagai dana pensiun di masa yang akan datang, sehingga sangat penting untuk selalu disiplin dalam menabung setiap bulan. Semakin lama durasi menabung, maka semakin baik kondisi keuangan di masa pensiun nanti.
Upayakan untuk selalu menabung dalam jumlah yang tetap setiap bulannya, sehingga dana tersebut bisa terkumpul dalam jumlah yang mencukupi di masa yang akan datang. Jika dilakukan sejak sekarang, maka akan dapat memiliki sejumlah waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan masa pensiun nanti. Prioritaskan mata anggaran tabungan ini di dalam masalah keuangan, agar kondisi keuangan di masa pensiun nanti dapat terjamin dengan baik.
  1. Rencanakan Pembayaran Utang

Saat melakukan prioritas tabungan masa tua, maka penting untuk berada dalam kondisi bebas utang saat ini. Jika keuangan terbebas dari utang, maka fokus untuk menabung dana pensiun akan semakin lebih mudah untuk dilakukan.
Dalam menangani masalah utang, setidaknya dapat mempermudah hal ini dengan 2 cara, yaitu: melakukan penghematan atau mendapatkan penghasilan tambahan di dalam keuangan. Akan lebih mudah untuk melunasi utang, jika ternyata kedua hal di atas bisa dijalankan dengan baik di dalam keuangan.
Namun jika ternyata sulit untuk melakukan keduanya sekaligus, maka usahakan untuk melakukan salah satu di antara keduanya. Pengelolaan utang yang tepat, akan dapat membantu untuk bisa lebih mudah dalam mencapai tujuan / prioritas di dalam masalah keuangan.

Lakukan dengan Disiplin

Tidak harus merasa malu jika memiliki kondisi keuangan yang buruk, sebab hampir semua orang pernah mengalami masalah yang sama. Segeralah atasi hal ini dengan tepat, salah satunya dengan cara memilih apa saja yang harus diprioritaskan di dalam keuangan. Dengan begitu, tujuan keuangan menjadi lebih fokus, sehingga akan lebih disiplin dan teliti dalam memenuhi prioritas keuangan tersebut.

 

 

Dari berbagai sumber