Tlp SekarangWA Sekarang
Trik Mengatur Keuangan Mahasiswa Kost

Mengatur Keuangan Mahasiswa Kost via investama.co.id

Menjadi mahasiswa yang merantau di kota lain tentunya membuat kita harus memiliki pola pikir dan pola hidup yang berbeda ketika masih tinggal bersama orang tua,terutama pada masalah mengatur keuangan. Sebagai anak rantau,anda dituntut untuk pandai mengatur keuangan supaya dapat mencukup kebutuhan hidup selama di kota rantau. Tentunya hal ini menjadi kesulitan apalagi jika terbiasa dimanjakan sebelumnya.

Namun mau tidak mau anda harus merubah sikap dan pikiran supaya dapat mengatur ulang hidup menjadi lebih baik. Mengatur keuangan sebenarnya bukanlah hal yang mudah namun juga bukanlah hal yang sulit untuk dipelajari,namun sayangnya masih banyak sekali mahasiswa kos yang tidak mengetahui cara yang baik untuk mengatur keuangan. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk mengatur keuangan selama menjadi mahasiswa rantau.

1.Melakukan Pembagian Uang 30:70

Bagi mahasiswa rantau yang masih menggantungkan uang saku dari orang tua,akan lebih baik jika bisa membagi uang saku tersebut menjadi dua bagian. 70% digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari sedangkan 30% lainnya digunakan untuk menabung. Meskipun masih menggantungkan uang saku dari orang tua,namun bukan berarti anda tidak memiliki tabungan.

Tabungan tersebut dapat digunakan untuk kondisi yang mendesak misalnya saja jika uang saku yang seharusnya sudah diterima belum dikirimkan ataupun ada kebutuhan penting yang harus dipenuhi segera. Sehingga anda tidak akan terlalu menyusahkan orang tua. Cobalah untuk membiasakan menabung sebagai prioritas awal,sehingga anda terbiasa melakukannya.

2.Membuat Catatan Belanja

Sebagai mahasiswa yang sedang merantau tentunya harus bertanggung jawab dengan kebutuhan pribadi sehari-harinya. Saat yang rawan terjadinya pemborosan adalah ketika berbelanja. Untuk menghindari hal tersebut,sebaiknya buat catatan belanja sebelum pergi. Catat kebutuhan keuangan pribadi yang utama dan paling penting. Dengan adanya catatan tersebut,semua kebutuhan pribadi dapat tercukupi. Selain itu,catatan ini dapat menghindari anda dari membeli sesuatu yang tidak penting yang dapat menghabiskan uang saku. Bawa uang secukupnya ketika berbelanja sehingga anda tidak tergoda untuk membeli barang lainnya.

3.Pisahkan Uang Tabungan Dan Uang Pengeluaran

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, akan lebih baik jika anda membagi uang saku menjadi dua bagian yaitu tabungan dan uang pengeluaran sehari-hari. Terkadang beberapa orang sangat sulit melakukan hal tersebut. Untuk membantu,anda bisa membuat dua rekening yang berbeda. Rekening pertama dapat digunakan sebagai tabungan dan rekening lainnya dapat digunakan sebagai uang pengeluaran sehari harinya. Dengan begitu uang tabungan akan aman tersimpan di dalam rekening.

4. Menjatah Uang Pengeluaran Perhari

Tips lainnya yang bisa digunakan supaya pengeluaran menjadi lebih terkontrol adalah dengan menjatah pengeluaran setiap ahrinya. Anda bisa mencatat pengeluaran apakah yang akan dikeluarkan hari ini. Pastikan juga nominal tersebut sesuai dengan jatah anda. Kurangi keinginan untuk bersenang-senang berlebihan sehingga tidak terjadi pemborosan.

5.Mengurangi Kegiatan Yang Tidak Penting

Cobalah untuk mengurangi kegiatan-kegiatan yang tidak penting dan bahkan dapat mengeluarkan biaya yang banyak. Dengan begitu,anda bisa lebih menghemat pengeluaran. Akan lebih baik jika anda menggunakan waktu senggang untuk kegiatan-kegiatan yang positif.

6.Mencari Tambahan Uang Saku

Sebagai mahasiswa,tidak ada salahnya jika anda mencari cara untuk menambah uang saku. Saat ini banyak sekali mahasiswa yang mencari penghasilan tambahan untuk mendapat uang saku tambahan. Anda bisa memanfaatkan kemampuan atau skill yang dimiliki. Berpikir kreatif semaksimal mungkin untuk mendapatkan penghasilan yang maksimal juga. Dengan begitu setidaknya anda bisa membantu meringankan beban orang tua.

7.Bertanggung Jawablah Dengan Keuangan Sendiri

Sebagai mahasiswa yang jauh dari orang tua,tentunya anda dituntut untuk bertanggung jawab dengan kondisi keuangan diri sendiri. Kontrol diri supaya tidak mengeluarkan uang untuk kebutuhan yang tidak penting. Tanamkan dalam diri untuk menabung supaya nantinya bisa digunakan ketika terdapat kondisi yang mendesak.

Dari berbagai sumber..