Tlp SekarangWA Sekarang
Trik Jitu Mengupas Masalah Penghasilan Yang Tidak Tentu

Penghasilan Seseorang via hipwee.com

 

Kekurangan uang adalah hal yang ditakuti hampir semua orang. Apalagi bagi yang mempunyai penghasilan yang tidak tentu, bisa bingung memikirkannya. Karena saat dibutuhkan, dana yang ingin dipakai sudah habis untuk kebutuhan lain. Bekerja sebagai freelancer atau menjadi pengusaha, tentu akan berhadapan dengan masalah penghasilan yang tidak tentu setiap bulannya. Ini telah menjadi risiko karena penghasilan bisa saja naik atau turun disebut juga dengan tidak menentu.

Jika tidak bijak dalam mengelola keuangan, sudah bisa dipastikan akan sering mengalami masalah keuangan, terutama pada masa-masa tertentu. Untuk itu, sangat penting untuk mengatur dan mengelola keuangan dengan bijak.

Beberapa trik di bawah ini dapat dilakukan untuk megupas masalah penghasilan yang tidak menentu :

1. Susun Keuangan Bulanan dengan Tepat

Trik pertama yang wajib dilakukan adalah menyusun keuangan bulanan dengan bijak. Keuangan bulanan ini merupakan anggaran yang wajib dipenuhi setiap bulannya meskipun jumlah penghasilan tidak menentu. Sebagian besar orang memasukkan berbagai kebutuhan utama dalam keuangan bulanannya, seperti biaya makan, transportasi, biaya listrik dan air, kebutuhan anak, dan lain sebagainya. Namun, pada dasarnya, wajib memasukkan beberapa komponen penting lainnya yang wajib ada dalam keuangan bulanan, di antaranya tabungan, investasi, dan kredit.
2. Buat Keuangan untuk Kebutuhan “Tambahan”/Tidak Wajib
Jika telah menyusun keuangan bulanan dengan baik, bisa mulai menyusun keuangan untuk berbagai kebutuhan tambahan. Kebutuhan-kebutuhan ini pada dasarnya bersifat tidak wajib dan lebih mudah diatur sehingga bisa saja membatalkannya sewaktu-waktu.
Dalam hal keungan ini, dapat memasukkan berbagai kebutuhan yang bersifat tidak wajib, seperti pengeluaran untuk hobi, hiburan, tagihan internet, dan tv kabel serta hal-hal lainnya yang dianggap penting. Sekali lagi hal ini ini tidak bersifat wajib. Artinya, kurangi atau membatalkannya kapan saja jika kondisi keuangan tidak memungkinkan.
3. Selalu Persiapkan Dana Darurat

Sangat penting untuk memiliki dana darurat. Usahakan untuk bisa memiliki dana darurat dalam jumlah yang cukup, misalnya sebanyak 3-12 kali jumlah kebutuhan bulanan. Semakin besar dana darurat yang di miliki maka hal tersebut akan menjadi lebih baik bagi masalah keuangannya.

Jika tidak/belum memiliki dana tabungan yang dapat dialokasikan sebagai dana darurat, ada baiknya segera membuat pengadaan dana ini dalam masalah keuangan. Rencanakan dengan baik dan cepat dengan beberapa cara berikut :

  •  Memisahkan sekian persen dari jumlah penghasilan setiap bulannya.
  •  Menjual berbagai barang-barang yang sudah tidak layak pakai dan tidak begitu dibutuhkan lagi.
  •  Mengalokasikan bonus dan penghasilan tambahan lainnya yang didapatkan.

4. Pisahkan Dana dengan Dua Rekening

Memiliki rekening yang berbeda akan memudahkan dalam mengelola keuangan dengan baik. Dapat memisahkan dana untuk kebutuhan pokok dari dana untuk berbagai kebutuhan lainnya. Segera pisahkan dana yang dibutuhkan untuk belanja wajib bulanan sehingga dana ini tidak tercampur dengan berbagai dana lainnya yang dimiliki, misalnya tabungan atau dana darurat.

Rekening ini akan menjadi rekening reguler. Berbagai kebutuhan akan dipenuhi melalui rekening tersebut. Sementara dana lainnya yang dimiliki akan dipisahkan ke dalam rekening tabungan khusus. Dengan melakukan hal ini, dapat mengatur penghasilan dan pengeluaran lebih teratur.

Kebutuhan bulanan telah dipisahkan dari uang tabungan lainnya yang dihasilkan setiap bulannya. Semua kebutuhan akan lebih terjamin. Begitu juga dengan semua dana tabungan yang lainnya. Jadi, mulailah memisahkan rekening tabungan dari rekening kebutuhan, agar pengelolaan keuangan menjadi lebih mudah dan praktis.

Disiplin dan Bijak dalam Mengelola Pengeluaran

Penghasilan yang tidak menentu dapat berubah menjadi masalah serius. Sebab berbagai kebutuhan pokok bisa saja tidak terpenuhi dengan baik setiap bulannya. Namun, apabila memiliki kemampuan dan disiplin yang ketat dalam mengelola keuangan, hal ini tidak akan menjadi masalah lagi. Mulailah menyusun keuangan dengan bijak. Tempatkan dana ke semua tempat khusus sesuai dengan ukurannya sehingga nantinya tidak akan mengalami masalah keuangan pada masa-masa sulit sekalipun.

 

 

 

Dari berbagai sumber