Tlp SekarangWA Sekarang
Tips Investasi Tepat Bagi Kaum Muda

Investasi Tepat Via muhamadazhari.com

Investasi, masih jadi hal yang asing bagi mayoritas kaum muda. Investasi baru dibutuhkan saat sudah mapan dan berkeluarga saja. Padahal, investasi merupakan hal yang mutlak dan sepatutnya dimulai sedini mungkin. Pentingnya investasi bagi kamu yang ingin mengumpulkan pundi-pundi kekayaan selagi masih muda.

Pada kesempatan ini kami akan membahas  investasi yang bisa kamu coba, tidak masalah bagi kamu yang masih kuliah ataupun baru mulai bekerja. Kalau bukan sekarang kapan lagi. Nilai investasi akan makin meningkat seiring dengan waktu, maka semakin cepat kita memulainya semakin banyak pula keuntungan yang bisa didapatkan. Usia muda adalah waktu yang paling tepat untuk mulai mengalokasikan uang dalam skema investasi.

Langsung saja anda simak Tipsny berikut ini :

  1. Investasi Saham

Berinvestasi lewat instrumen saham secara tidak langsung menjadikan kita (pemilik) dari badan usaha yang kita beli sahamnya. Dengan ini, kita akan mendapatkan 2 jenis keuntungan yaitu capital gain dan dividen, serta berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham.
Capital gain merupakan keuntungan yang didapat pemegang saham saat melepaskan sahamnya ke pasar. Sebagai contoh, kamu membeli saham di perusahaan Z  dengan harga Rp 100.000,00/saham. Saat sentimen pasar terhadap industri media daring positif, harga naik menjadi Rp 6.00.000,00/saham. Nah, dari situ Kamu akan mendapat keuntungan Rp 1.00.000,00/saham, dikalikan jumlah saham yang kamu punya.
Sedang dividen, merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan pada pemegang saham setelah mencapai jangka waktu tertentu. Dividen bisa berupa dividen tunai yang diberikan dalam bentuk uang pada pemegang saham, atau bisa juga dalam dividen saham yang bisa meningkatkan kepemilikan saham seseorang di perusahaan tersebut.
  1. Obligasi

Obligasi, secara sederhana bisa dipahami sebagai surat perjanjian hutang yang dikeluarkan oleh pihak pertama (pihak yang mengeluarkan obligasi) kepada pihak kedua (pihak pemegang obligasi) untuk memanfaatkan dana pihak kedua dan mengembalikannya beserta bunga pada jangka waktu yang telah disepakati.
Jika kamu membeli obligasi, maka kamu adalah orang yang meminjamkan danamu pada pihak yang mengeluarkan obligasi. Obligasi bisa dikeluarkan oleh berbagai pihak, mulai dari perusahaan, pemerintah pusat, hingga pemerintah daerah.
Bagi kamu yang memiliki modal besar investasi ini bisa kamu coba dan ingin (bermain aman dalam investasi). Tapi wajib diingat, risiko obligasi yang relatif kecil juga sebanding dengan keuntungannya yang tidak bisa melonjak dengan fantastis.
  1. Reksadana

Instrumen investasi reksadana merupakan skema investasi yang bertujuan menghimpun dana dari pemilik modal, yang kemudian disalurkan ke berbagai instrumen investasi di pasar modal. Instrumen investasi ini sangat cocok untuk investor pemula yang modalnya kecil dan masih belum bisa menghitung risiko investasinya sendiri.  
  1. Forex Trader

Forex (foreign exchange) atau nilai tukar mata uang asing.  merupakan salah satu cara yang bisa kamu jadikan alternatif metode investasi. Lewat cara ini, kamu akan bermain di pasar modal dengan menukarkan uang dengan mata uang asing yang punya margin keuntungan paling tinggi. Di Indonesia, investasi Forex kini sangat populer.
  1. Investasi EmasInvestasi Emas

Ingin investasi yang bisa tertangkap mata setiap hari? Investasi emas bisa jadi pilihan yang tepat bagimu. Emas merupakan instrumen investasi yang nilainya relatif stabil dari waktu ke waktu, membeli emas pun bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Investasi emas yang menjamur di Indonesia belakangan ini adalah investasi emas batangan. Ada beberapa Tips agar kamu bisa merauk keuntungan dari investasi emas.
Pertama, tentu kamu harus membeli emas yang harganya amat beragam tersebut. Kamu bisa menggadaikan emas tersebut, dan menggunakan uang gadainya untuk membeli emas lagi. Atau kamu juga bisa menyimpan emas yang nilai tukarnya relatif stabil demi kepentingan masa depan.
Keuntungan skema investasi ini merupakan margin kerugian yang kecil. Namun hal ini juga bisa jadi kekurangan, harga emas biasanya hanya naik sebesar 2-4% per tahunnya. Angka ini terbilang kecil bila dibandingkan dengan keuntungan yang ditawarkan skema investasi lain.
  1. Investasi Pendidikan

Belum berani menginjakan kaki di pasar modal? Atau sudah ingin tapi belum ada dana? Tenang, ada cara lain agar kamu bisa tetap berinvestasi demi masa depan yang lebih cerah. Salah satunya yaitu dengan serius di pendidikan yang sedang kamu jalankan saat ini. Pendidikan adalah investasi terpenting. untuk itu kamu layak menghabiskan biaya sebanyak mungkin.
Jangan pelit mengeluarkan uangmu untuk ambil kelas tambahan bahasa asing, ikut coding course atau ambil kelas screen writing. Dengan menambah pengetahuan dan keterampilan lainnya, hal ini akan memberikan kesempatan besar bagi kamu untuk mengubah nasib.
Dari Berbagai Sumber