Tlp SekarangWA Sekarang

Mungkin menabung di bank memang bukanlah suatu hal yang baru lagi. Tapi, tak jarang orang berpersepsi miring alias negatif dengan fungsi bank itu sendiri. Misalnya, takut rugi. Bank merupakan suatu sarana bagi Anda dalam menyimpan uang dengan aman. Dengan menabung di bank, Anda bisa mengelola kondisi keuangan dengan lebih teratur dan teliti.

Menabung di bank

Menabung di bank via kabarzirah.com

Mungkin dengan menabung di celengan atau di bawah kasur terasa aman, namun lain halnya dengan saat ini. Di jaman yang semakin modern, Anda dituntut untuk lebih pintar memanfaatkan layanan yang ada. Tidak mungkin jika Anda harus selalu membawa uang berlebih saat bepergian, untuk itu solusi terbaik adalah dengan menyimpannya di bank.

Selain itu, fakta di lapangan membuktikan bahwa dengan rajin menabung di bank, uang Anda bisa bertambah dengan bunga yang diberikan tiap bulannya. Masih ragu, Peeps? berikut ini tips dari joglio.blogspot.com mengenai kiat-kiat menabung di bank yang optimal, agar Anda tidak merugi:

  • Cek biaya bulanan atau biaya tahunan

Sebagai institusi profit, bank akan menarik biaya administrasi (biasanya bulanan, namun ada juga yang per tiga bulan). Biaya tersebut akan digunakan untuk kegiatan operasional dan membayar jasa penyimpanan di bank. Setiap bank memberikan harga bulanan yang berbeda-beda tergantung dari fasilitas yang Anda minta/nikmati.

  • Cek setoran awal

Untuk membuka rekening tabungan baru, bank akan mematok sebuah angka minimum setoran. Di mana setoran ini merupakan bentuk komitmen nyata dari nasabah untuk tetap memiliki rekening di bank tersebut. Setoran awal biasanya tidak bisa diambil dalam kurun waktu satu sampai tiga bulan pertama (tergantung kebijakan dari bank yang bersangkutan).

  • Cek minimum saldo

Sebagian besar bank akan meminta pelanggannya untuk memiliki saldo minimum, jika saldo kita di bawah angka saldo minimum, maka bank akan memberikan pinalti dengan memotong saldo kita dengan besaran tertentu. Pada bank tertentu, jika saldo minimum sudah berusia beberapa bulan (tiga sampai enam bulan, bervariasi antar bank), bank berhak menutup rekening nasabah dikarenakan tidak tersedianya cukup dana untuk disimpan.

  • Cek setoran minimun

Bank akan memberlakukan aturan setoran minimum yang diperbolehkan. Nantinya ini akan mempengaruhi efisiensi sumber daya bank dalam melayani nasabahnya. Karena, untuk jumlah uang yang besar atau kecil akan memakan sumber daya yang relatif sama

  • Cek suku bunga tabungan (atau bagi hasil) dari bank

Suku bunga diberikan oleh bank, yakni semacam tambahan dana di tabungan Anda sebagai insentif dari hasil penyimpanan uang di bank tersebut selama ini. Insentif ini bervariasi tergantung pada besaran uang yang Anda simpan. Biasanya, semakin banyak jumlah tabungan, maka semakin besar % insentif yang diberikan. Insentif ini nantinya secara otomatis akan ditambahkan dalam saldo tabungan Anda, namun juga akan langsung dipotong oleh pajak penghasilan sebesar 15% dari insentif yang diterima tadi.

  • Print buku tabungan secara rutin minimal dua bulan sekali

Print buku tabungan sangat berguna untuk mengetahui semua transaksi, baik di loket bank ataupun melalui ATM. Hal ini diperlukan untuk memverifikasi data apa saja yang telah Anda lakukan selama bertransaksi. Jika ada kejanggalan terhadap transaksi yang dilakukan, Anda bisa melaporkannya segera. Bagi yang ingin mengetahui secara detail rincian transaksi, Anda bisa meminta rekening koran kepada Customer Service. Biasanya pada bank tertentu memungut biaya untuk melakukannya.

  • Hati-hati dengan kartu ATM yang Anda miliki

Kartu ATM adalah kunci pintu untuk masuk ke rekening kita. Agar dapat masuk Anda memerlukan PIN yang seharusnya tidak dishare dengan orang lain. Untuk itu berhati-hatilah dalam bertransaksi menggunakan kartu ATM, khususnya saat berbelanja. Pastikan jumlah biaya belanjaan sama besar dengan printout mesin gesek kasir.

  • Jagalah selalu saldo minimum Anda

Seperti yang telah diulas sebelumnya bahwa bank akan memberikan insentif kepada nasabahnya, namun bank juga akan menarik iuran bulanan dari tabungan Anda. Jadi, kita sebagai nasabah harus jeli, jangan sampai insentif yang diterima lebih rendah dari biaya administrasi yang harus dibayarkan. Jika hal ini terjadi, maka uang kita di bank bukan bertambah malah berkurang.