Tlp SekarangWA Sekarang
Produksi Barang dan Jasa

Barang Dan Jasa via wordpress.com

Pengertian produksi adalah kegiatan menghasilkan,menciptakan,atau menambah kegunaan suatu benda baru yang bisa bermanfaat dan untuk memenuhi kebutuhan.

Jadi kalau mendengar istilah memproduksi berarti menghasilkan entah itu barang baru atau daur ulang,namun memiliki manfaat bagi manusia. Orang yang bertugas memproduksi barang atau jasa memang dibutuhkan kekreatifan untuk bisa bertahan.

Sebenarnya apa sih tujuan seseorang memproduksi suatu barang dan jasa? Produksi barang atau jasa memiliki beberapa tujuan.

Salah satunya untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Barang atau jasa diciptakan karena ada yang membutuhkan (konsumen). Jadi diciptakan untuk memenuhi kebutuhan orang-orang yang membutuhkan tersebut.

selain itu,memproduksi barang atau jasa juga bertujuan untuk mendapatkan untung. Orang atau badan yang memproduksinya menginginkan mendapat keuntungan untuk dirinya atau badannya untuk memenuhi kebutuhannya.

Tujuan lainnya adalah untuk menghasilkan barang untuk memenuhi kebutuhan produksi selanjutnya,meningkatkan pendapatan masyarakat dan negara, juga digunakan untuk meningkatkan sumber devisa negara (untuk barang atau jasa produksi yang diekspor).

Sebelum membahas lebih lanjut tentang produksi,ada baiknya mempelajari berbagai macam produksi.

Macam-macam Produksi

Produksi tidak hanya membentuk pada barang,namun juga jasa. Apa itu produksi barang dan jasa? Berikut beberapa pengertian produksi sesuai macamnya.

1.Produksi jasa

Produksi jasa berarti proses penciptaan atau mendaur ulang berbentuk jasa atau tenaga atau pikiran, kemudian menawarkannya ke konsumen dalam bentuk bantuan menyelesaikan suatu masalah.

Contoh produksi jasa adalah dokter,service barang-barang,jasa membersihkan rumah,menjaga rumah,dan masih banyak lagi.

Misalnya saja jasa untuk membersihkan rumah juga harus dimodivikasi,misalnya dengan menyediakan jasa bersih-bersih rumah,dalam sekali pakai. Atau menyediakan jasa penitipan anak yang sekaligus menyediakan proses pembelajaran awal.

2.Produksi Barang

Barang produksi adalah pencipta atau daur ulang berupa benda yang kemudian ditawarkan pada konsumen untuk membantu kehidupannya. Misalnya memproduksi sabun mandi,alat-alat dapur,kursi,meja,dan masih banyak lagi.

Produksi barang dibedakan menjadi dua macam,yaitu konsumsi dan modal. Barang konsumsi berarti benda yang siap untuk digunakan,misalnya makanan, atau barang-barang lain yang bisa digunakan oleh orang lain secara langsung dan dapat dinikmati manfaatnya secara langsung.

Sedangkan barang modal merupakan benda atau barang yang diciptakan untuk menjadi sumber penghasilan (barang modal) seseorang. Misalnya produksi mesin jahit yang salah satu sasaran konsumennya adalah penjahit yang akan menggunakannya untuk membuka usaha.

3.Faktor Produksi

Apa yang dimaksud dengan faktor produksi. Faktor produksi adalah sesuatu yang mempengaruhi suatu proses penciptaan suatu barang atau jasa.

Tidak dipungkiri dalam penciptaan suatu barang atau jasa pasti ada faktor-faktor yang mempengaruhi proses produksi,baik itu faktor negatif dan positif.

Berikut beberapa faktor yang bisa mempengaruhi suatu produksi.

1.Faktor Alam

Faktor ini berhubungan dengan alam atau sudah disediakan oleh alam,misalnya tanah,air,batu,udara,dan masih banyak lagi. Ini bisa dijadikan suatu modal maupun hambatan.

Bisa dijadikan modal jika barang atau jasa yang akan diproduksi membutuhkan barang-barang dari alam tersebut. Dan akan menjadi suatu hambatan jika proses produksi kita terhambat oleh alam,misalnya hujan,angin ribut,dan masih banyak lagi.

2.Faktor Modal

Faktor ini digunakan untuk mempermudah proses produksi. Modal dapat digolongkan menjadi pembagian modal berdasarkan sumber,modal dasar,modal dasar pemilikan,dan modal menurut sifat.

Untuk modal menurut sumber yaitu dibagi menjadi dua,yaitu modal sendiri dan modal asing. Sedangkan pembagian modal dasar atau bentuk terbagi dua,yaitu modal konkret dan modal abstrak.

Untuk modal dasar pemilik juga dibagi menjadi dua, yaitu modal individu dan modal masyarakat. Sedangkan yang terakhir modal menurut sifat dibagi juga menjadi dua,yaitu modal tetap dan modal lancar.

Dari berbagai sumber..