Tlp SekarangWA Sekarang
Pentingnya Mengatur Keuangan Diusia Muda

Mengatur Keuangan Via www.halomoney.co.id

Menjadi anak muda memang menyenangkan karena disinilah kamu bisa merencanakan banyak hal-hal penting untuk mempersiapkan masa depanmu. Satu hal yang paling mendasar untuk menjadi anak muda yang sukses adalah cerdas dalam mengelola keuangan. Namun, justru inilah kecerdasan wajib yang wajib dimiliki semua orang.

Khususnya bagi kita yang ingin kehidupan finansialnya bagus. Di usia yang terbilang masih muda, bukan menjadi suatu alasan untuk kamu tidak memulai belajar mengatur keuangan. Usia 20an termasuk kategori masa keemasan bagi kita untuk meniti kesuksesan.

Sudah pasti diantara kita juga sudah mulai berkarir dan berpenghasilan. Namun, tak sedikit diantara kita yang masih belum bisa mengontrol keuangan pribadi.

Langsung saja simak beberapa informasi berikut ini :

  1. Buatlah list sederhana

Menyusun keuangan butuh konsistensi yang nyata. Kamu harus benar-benar mengetahui apa saja yang kamu perlukan dan besarnya biaya yang harus dikeluarkan. Jika kamu mahasiswa yang tinggal ditempat kos, hal yang harus kamu perhitungkan itu tidak sedikit.
Seperti uang sewa kos, biaya makan, biaya kebutuhan kuliah seperti photo copy dan lain sebagainya. Hal-hal yang terlihat tidak seberapa jika dilakukan secara sering dan terus menerus misalnya memfoto copy, tentu hal tersebt akan terlihat besar biayanya.
Karenanya mulai saat ini kamu bisa memisahkan atau mensortir secara terperinci uang yang hendak kamu pakai. Kamu bisa memisahkannya ditempat yang berbeda misalnya di amplop. Amplop hijau untuk biaya makan, amplop putih untuk foto copy, amplop merah untuk kosmetik.
Dengan membuat list sederhana pemasukan dan pengeluaran keuangan kamu dapat menaksir apa saja pengeluaran yang menjadi kebutuhan pokok kamu.
  1. Kelompok penghasilan

Maksudnya yaitu, setelah kamu membuat list pemasukan dan pengeluaran, kamu bisa membagi penghasilan kamu dengan ilustrasi berikut ini.
Penghasilan – pengeluaran pokok = sisa pengahasilan
Dari sisa penghasilan tersebut bisa kamu bagi menjadi beberapa kelompok sesuai kapasitas kamu. Misal kelompok pertama untuk kamu berikan kepada orangtua. Kelompok kedua untuk segala rincian kesenangan misalnya, hobi, shoping atau hangout bareng teman.
  1. Carilah kesempatan untuk meningkatkan penghasilan

Peluang bisnis dengan masa depan cerah. Jangan cuma mengandalkan penghasilan dari bekerja saja. Kamu bisa mencari penghasilan lain dengan menciptakan peluang yang ada. Misalnya sambil bekerja kamu bisa usaha kecil-kecilan berjualan pulsa, karena pulsa tak sedikit peminatnya bahkan listrik pun sekarang membutuhkan pulsa.
Hobi juga bisa menghasilkan uang, Contohnya kamu yang mempunyai hobi memasak bisa kamu jadikan bisnis sampingan, sederhananya membuat dan menjual camilan yang banyak diminati anak muda. Tak perlu usaha sampingan yang langsung besar, dimulai dari yang ringan terlebih dahulu sesuai kapasitasmu.
  1. Menabung

Menabung memang sebuah kebiasaan yang agak sulit diterapkan.  Tetapi kamu harus mempunyai tekad untuk itu. Karena kamu tidak akan pernah tahu jika dikemudian hari ada sesuatu kebutuhan mendesak. Dan tabungan ini yang akan jadi penolong dalam keadaan darurat.
Dan kamu juga harus mengubah mindset, jika kamu memiliki masa depan, Misalnya akan menikah, membutuhkan modal untuk membuat usaha sendiri atau mungkin kamu mempunyai cita-cita pergi haji dan liburan ke luar negri. Jadikan hal tersebut sebagai penyemangat kamu untuk menabung.
  1. Berbagi

Sekecil apapun penghasilan yang kamu miliki, jangan lupa disana ada hak orang yang kurang beruntung. Jangan takut miskin karna berbagi atau yang biasa kita sebut bersedekah. Justru kekuatan bersedekah ini membuat rejekimu menjadi berkah. Tuhan pasti akan mencukupkan kebutuhan kamu. jangan menunggu kaya untuk bersedekah, tapi bersedekahlah agar bertambah kaya.
Dari Berbagai Sumber