Tlp SekarangWA Sekarang
8 Tips Menyelematkan Dari Terbelit Utang Kartu Kredit

Kartu Kredit via kartukredits.com

Saat ini di kota besar, hampir semua orang memiliki kartu kredit. Banyak orang yang bisa mengambil keuntungan dari kartu kredit, tapi sepertinya jauh lebih banyak orang yang dirugikan dengan kartu kredit. Salah satu pengguna kartu kredit yang masih berusaha untuk disiplin dan mengingatkan diri tentang cara penggunaan kartu kredit yang baik.

Di bawah ini 8 hal yang wajib disadari ketika kita memiliki kartu kredit, agar dapat memberi keuntungan pada penggunanya:

  1. Sadari bahwa kartu kredit adalah pinjaman, yang harus dibayar (beserta bunganya). Kita semua sadar akan hal ini, tapi dalam pengaplikasiannya masih banyak yang berbelanja kartu kredit di luar kemampuan mereka dan juga merasa memiliki uang tambahan dari kartu kredit ini. Ingat, makin banyak penggunaan kartu kredit di awal, makin terpengaruh kesehatan keuangan di masa depan.

  2. Bunga kartu kredit itu sangat tinggi. Jangan tertipu dengan kata-kata bunga hanya 3% (bunga kartu kredit di Indonesia sekitar 2,5 – 3,5%). Bunga itu adalah bunga per bulan, setahunnya adalah sekitar 36% (12*3%). Bandingkan dengan deposito tabungan yang hanya sekitar 4 – 5% per tahun, belum dipotong pajak, dengan bunga kredit produktif bank yang berkisar di 10 – 15%. Utang kartu kredit Rp10 juta, akan menjadi Rp13,6 juta dalam setahun.

  3. Apabila membayar pemakaian kartu kredit sebelum jatuh tempo bulan berikutnya, tidak dikenakan bunga sama sekali. Cara terbaik memanfaatkan kartu kredit adalah melihatnya sebagai buffer sementara, manfaatkan penggunaan kartu kredit sebagai alat transaksi untuk kepraktisan dan promosi. Tapi selalu lunasi utang kartu kredit sebelum jatuh tempo bulan berikutnya. Bagian yang tidak terbayar akan mulai dikenakan bunga per bulan yang berlaku pada jatuh tempo setelahnya.

  4. Jumlah minimum yang harus dibayar setiap tanggal jatuh tempo bulanan adalah 10% dari keseluruhan pokok dan bunga yang ada. Biasakan diri membayar minimum 10%, jika tidak akan memberikan keuntungan maksimum pada bank dan kerugian maksimum pada diri sendiri.

  5. Pembayaran terlambat atau kurang dari minimum yang diharuskan juga dapat mengakibatkan seseorang memiliki rating credit yang turun dan terdaftar dalam sistem bank dan selanjutnya didaftarkan pada Bank Indonesia secara nasional. Makin lama menunggak, makin buruk rating credit. Hal ini menyulitkan ketika di masa depan membutuhkan pinjaman dari bank mana saja (di Indonesia) untuk kebutuhan modal/operasional usaha, pinjaman rumah, mobil, dsb tidak bisa diproses.

  6. Terdapat beberapa biaya “administrasi” bulanan dan tahunan yang diminta bank dalam transaksi bulanan, antara lain:

Biaya langganan kartu kredit, antara Rp300 – 800 ribu per tahun, tergantung jenis kartu. Usahakan pada awal tahun meminta hal ini ditiadakan (banyak bank menawarkan hal ini ketika menawarkan kartu kredit pada seseorang).

Biaya keterlambatan pembayaran, sekitar Rp20.000,- per kartu, jika terlambat membayarnya.

Biaya materai, Rp6.000,- per bulan per kartu.

Beberapa bank bahkan mengenakan biaya pembayaran kredit, Terlebih bila pembayaran dilakukan melalui bank lainnya (misalnya atm).

Biaya transaksi valas, jika berbelanja dalam mata uang selain rupiah, bank akan langsung mengonversi pengeluaran seseorang dalam rupiah dengan menggunakan rate yang bank tentukan. Biasanya rate ini lebih tinggi, sekitar nilai jual mata uang tersebut oleh bank, sehingga biaya dalam rupiah akan lebih tinggi. Hal ini berlaku untuk setiap kartu tambahan yang dimilikinya.

  1. Manfaatkan promo yang ditawarkan selama seseorang menyadari bahwa memang harga yang ditawarkan masuk akal. Beberapa promo yang sering ditawarkan seperti potongan makan sampai dengan 50%, cicilan pembelian sampai dengan 12 bulan dengan bunga 0%, point reward, cash back yang terkadang memberikan keuntungan dalam menghemat pengeluaran seseorang.

  2. Untuk keamanan, ketika bertransaksi usahakan mencermati berapa kali kartu kredit digesek dan terutama jika untuk transaksi online pastikan situs tersebut aman. Jangan pernah berikan informasi kartu kredit (terutama tiga nomor pada bagian belakang kartu) kepada siapapun.

 

Dari berbagai sumber…