Tlp SekarangWA Sekarang
14 Hari Bisnis Kecil Demi Menciptakan Keuangan yang Lebih Terarah

Bisnis Kecil via jurnal.id

 

Dengan menyempatkan waktu 1-2 jam untuk satu urusan per hari, dapat mencapai keuangan yang lebih terarah tanpa pemborosan dan bukan tidak mungkin justru menambah pemasukan.

Hari 1: Rangkum semua pendapatan dan pengeluaran sepanjang tahun yang sudah berlalu

Kelompokkan pengeluaran dalam kategori-kategori besar seperti ‘Transportasi’  yang berhubungan dengan perawatan kendaraan, BBM atau ongkos angkutan umum. Gunakan kategori ‘Belanja” untuk catatan belanja baju, sepatu, dan pengeluaran belanja lainnya. Sementara yang berkenaan dengan hobi, nonton bioskop, tv kabel atau internet bisa dikategorikan sebagai ‘Hiburan’.

Hari 2: Merangkum keuangan selama setahun tidak akan selesai dalam sehari, lanjutkan usaha ini di hari kedua

Jika harus menggunakan bantuan aplikasi, gunakan aplikasi Mint pada smartphone atau Microsoft Excel di computer.  Merangkum pendapatan dan pengeluaran yang tahun lalu dikerjakan tidak akan selesai dalam sehari. Karena juga harus memasukkan beberapa pendapatan yang sifatnya tidak tetap selain upah seperti bonus atau hadiah. Serta pengeluaran yang tidak terduga dan angkanya tidak pernah tetap seperti biaya berobat, pajak dan lain-lain.
Gunakan hari kedua untuk membuat angkanya dengan benar (setidaknya mendekati benar) agar dapat memproyeksikan setiap harinya.

Hari 3: Kenali pengeluaran yang selama ini membuat hidup menjadi boros

Berdasarkan hasil hitung-hitunganmu di hari 1 dan 2, tanyakan pada dirimu sendiri apakah tahun sekarang menjadi tahun yang boros dan cukup puas dengan keadaannya? Apakah ada anggaran pengeluaran yang seharusnya masih bisa dihemat hingga bisa menyisakan uang untuk keperluan lain?  Cari di mana area mana dapat melakukan pemborosan atau tentukan satu tempat yang menurut kamu bisa dikurangi sedikit biayanya.

Hari 4: Sudah mengetahui letak boros di mana? Buat rencana penghematan pada posisi tersebut

Misalnya jika boros karena hampir setiap hari makan di luar selama satu tahun. Jika benar demikain, kurangi jadwal makan di luar hingga seminggu sekali aja. Mulai belanja untuk masak sendiri di rumah dapat menghemat pengeluaran secara signifikan.

Hari 5: Perlahan-lahan coba kurangi pengeluaran tetap per bulan, hasil penghematan bisa disimpan sebagai tabungan

Jika tidak sanggup mengurangi porsi makan, dapat mengurangi dan melakukan penghematan pada pengeluaran tetap per bulan. Misalnya listrik, jika tiap bulan biasa mengeluarkan 150 ribu untuk tagihan listrik cobalah untuk menghemat penggunaannya sehingga hanya mengeluarkan 100 ribu untuk bulan depan. Menghemat 50 ribu selama setahun saja dapat meghasilkan uang 600 ribu untuk ditabung.
Lakukan hal yang sama pada pengeluaran yang jelas-jelas dapat dikontrol dengan sedikit ketekunan dan kerajinan seperti hemat air, telepon, BBM dan pulsa. Bukan tidak mungkin dapat menyimpan lebih 1 juta dalam setahun hanya dengan berhemat dalam pengeluaran tetap.

Hari 6: Sempatkan diri untuk membaca buku/artikel mengenai pengelolaan uang dan mencari inspirasi untuk investasi.

Dengan banyaknya sumber di media online tidak mempunyai alas an lagi untuk malas membaca karena tidak mempunyai bukunya. Di internet dapat menemukan banyak     e-book, tips dan artikel tentang bagaimana cara mengatur uang dan cara yang aman untuk menginvestasikannya.

Hari 7: Hubungi provider internet dan TV kabel, siapa tahu ada promo menarik yang bisa membuatmu menghemat dana

Kebanyakan orang menikmati fasilitas internet dan tv kabel dari dua provider yang berbeda. Padahal sekarang dapat mendapatkan internet dan siaran premium cukup dari satu perusahaan aja. Tanpa banyak alat dan kabel kamu tetap bisa internetan  Dengan satu harga yang jauh lebih hemat dibanding dua harga dari dua provider digabungkan.

Hari 8: Periksa kembali apakah masih mempunyai tagihan dan hutang yang lama terlupakan.

Salah satu langkah untuk terbebas dari hutang adalah dengan membayarnya. Jika sering lupa kalau sudah berhutang apalagi kalau sama teman, mungkin teman mengatakan “Udah, gak apa-apa” tapi dalam hati mengetahui bahwa sebenarnya hutang itu harusnya dibayar. Demi hutang-hutang yang terlupakan buka lagi memori  dalam-dalam, apakah pernah meminjam uang atau barang sama teman? Lebih baik dilunasi sekarang saat bisa daripada ditagih tiba-tiba saat tidak bisa melunasi.

Hari 9: Segera putuskan bagaimana kelanjutan hubungannya dengan kartu kredit

Dapat menelepon atau mengunjungi website penyedia jasa kartu kredit tersebut untuk mengetahui apakah ada program cicilan 0% yang menarik. Siapa tahu kebetulan sedang membutuhkan laptop baru dan didapat dengan harga yang sama meskipun nyicil. Jika kartu kredit hanya menghiasi dompet dan memaksanya mengeluarkan biaya bulanan yang percuma, mendingan menghentikan aja penggunaannya. Apabila untuk yang tidak mempunyai kartu kredit sama sekali, selamat berati bebas dari segala macam kerepotannya.

Hari 10: Mulailah mengaktifkan auto transfer pada rekening bank untuk membayar tagihan tetap dan menabung

Salah satu solusi untuk yang sering ‘lupa’ membayar tagihan dan memisahkan tabungan dari uang gaji adalah mengaktifkan auto transfer pada bank. Mengatur tanggal yang cocok sehingga sewaktu datang hari gajian uang sudah ditransfer untuk membayar tagihan listrik, telepon atau air dengan sendirinya. Jika mempunyai niat nabung untuk hari tua membuat rekening terpisah yang secara teratur ditransfer oleh rekening yang utamanya. Tanpa terasa dengan auto transfer masalah menabung dan mebayar tagihan sudah dapat selesai tepat pada waktunya.

Hari 11: Membereskan barang-barang lama, buat kamar menjadi lebih rapih.

Jika harus di tata ulang letak lemari dan meja agar terlihat lebih fresh atau baru,  kamar dan tempat tinggal yang tertata rapi akan membawa perasaan senang pada dirimu, cobalah. Habiskan waktu seharian untuk membereskan dan merapihkan barang-barang yang menumpuk dan tidak tahu kapan akan digunakan lagi. Merapihkan tempat tinggal adalah kegiatan yang produktif, apalagi jika dapat menemukan barang bekas atau tidak layak dipakai kembali, bisa dijual kembali.

Hari 12: Hasilkan uang dari hasil berbenah rumah kemarin

Kamera tua yang tidak sudah dipakai lagi mungkin berguna untuk seseorang, kenapa tidak dijual saja secara online? Sambil berbenah rumah pasti akan menemukan baju yang masih layak dipakai atau barang-barang koleksi yang sudah tidak disukai lagi. Daripada membuat kamarmu sesak lebih baik disumbangkan atau dijual. Sangat menguntungkan jika ada penghasilan tambahan.

Hari 13: Dapatkan inspirasi dari orang-orang yang sudah sukses secara finansial

Di sekitar kamu, ada banyak orang-orang sukses yang dapat kita jadikan panutan. Mereka bisa saja salah satu orang yang sedang bagus dan lancar bisnisnya, keluarga jauh yang beranjak dari nol sampai menjadi kaya atau seorang pengusaha lokal yang kamu tahu sendiri bagaimana perjuangannya dulu.
Hanya saja kamu terlalu malas untuk mengakui bahwa mereka jauh lebih sukses dari kamu. Hari ini singkirkan ego dan rasa malu kamu, dan akui bahwa orang-orang inilah yang seharusnya patut kamu contoh. Jadikan mereka sebagai sumber inspirasi kamu untuk menggapai sukses dengan gayamu sendiri.

Hari 14: Temui sumber inspirasi untuk sekedar ngobrol dan belajar kemudian terjemahkan masukan / amanat menjadi amunisi bagi kesuksesanmu

Selain malas mengakui kesuksesan orang, keengganan untuk belajar juga harus disingkirkan. Jika sudah mengenal dengan sumber inspirasimu, jadikan dia sebagai idola. Jangan ragu untuk berkunjung ke tempat dia berkarya atau jika memungkinkan undang dia untuk secangkir kopi sambil berbincang mengenai kesuksesannya. Pelajari sebanyak-banyaknya ilmu darinya, banyak-banyak bertanya dan mendengar. Catat jika perlu, nasihat-nasihat darinya karena akan menjadi modal berharga ketika melangkah demi kesuksesan esok hari.

Dalam 2 minggu keuangan akan terarah, rumah rapi, ada sumber pemasukan untuk dapat ditabung dan terpenting mendapat masukan dari mereka yang sudah terbukti sukses duluan.

 

 

Dari berbagai sumber