Tlp SekarangWA Sekarang
Trik Menggunakan Lampu Sein Mobil yang Benar dengan 7 Cara

Lampu Sein Mobil via metrotvnews.com

Lampu sein atau sering disebut lampu tanda belok (turn signal) merupakan salah satu bagian penting dalam sebuah kendaraan. Lampu sein sendiri termasuk dalam sistem penerangan lampu yang ada pada kendaraan,baik pada mobil maupun sepeda motor. Oleh karena itu lampu sein merupakan bagian wajib dalam setiap kendaraan.

Lampu sein yang umumnya didesain berwarna kuning dan menyala secara berkedip–kedip ini menjadi salah satu indikator pada kendaraan ketika ingin berbelok yang dibuat untuk mengurangi resiko kecelaakaan dalam berlalu lintas.

Tidak hanya sebagai tanda berbelok saja lampu sein juga dapat digunakan sebagai pemberi tanda kepada pengemudi lain kalau anda ingin tetap berada dijalur tersebut atau juga bisa menandakan kalau di depan ada kendaraan berlawanan ketika anda ingin menyalipnya.

Beberapa hal penting di bawah ini wajib diketahui para pengguna lampu sein supaya dapat menggunakannya dengan tepat.

Memakai Lampu Sein

Pada kesempatan ini kami akan membahas penggunaan lampu sein dan fungsi lampu sein mobil. Pada umumnya Lampu Sein terdapat 4 (empat) buah dalam kendaraan,yaitu pada bagian depan sebelah kiri dan kanan dan pada bagian belakang pada sebelah kiri dan kanan.Namun,sekarang ini ada beberapa kendaraan yang menggunakan lampu sein di kaca spion.

1.Sein Kanan

Lampu Sein kanan digunakan saat akan berbelok kanan atau pindah ke jalur kanan dengan tujuan menyalip kendaraan yang ada di depan. Lampu sein kanan juga berfungsi sebagai pambatas paling kanan ketika anda berkendara di jalan yang lebarnya hanya untuk dua mobil dan berpapasan dengan mobil dari arah berlawanan.

Selain itu,menyalakan lampu sein kanan ketika akan disalip mobil lain di tikungan atau berpaspasan dengan mobil lain dalam jarak dekat juga bisa dianggap sebagai isyarat kepada pengemudi  lainnya untuk tidak atau menunda menyalip karena terlalu beresiko.

2.Sein Kiri

Lampu Sein Kiri digunakan untuk pindah ke kiri atau belok ke kiri dan saat akan berhenti. Saat akan berpindah kekiri diwajibkan menyalakan lampu sein kiri supaya pengemudi dibelakang dapat mengurangi kecepatan atau laju kendaraannya dan anda dapat berbelok ke kiri.

Namun,jika anda berada di jalur kanan dan akan menyalip kendaraan besar (truk atau kontainer) didepan anda yang melaju dengan kecepatan rendah,maka anda dapat menyalakan lampu sein kiri saat akan menyalip dilajur kiri dan mengklakson apabila jalur kiri hanya pas untuk satu mobil. Maksudnya supaya mobil depan mengetahui kalau kendaraan anda akan menyalip dari jalur kiri sehingga memberikan kesempatan dan ruang anda untuk menyalip

Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan dalam Menyalakan Lampu Sein

Saat anda sedang menggunakan lampu sein,sebaiknya memperhatikan hal – hal berikut ini supaya pengemudi lain tidak kebingungan sehingga menyebabkan kecelakaan. Berikut penjelasan lengkapnya :

1.Menyalakan Lampu Sein dengan Benar

Jadi sebelum mobil berbelok diharapkan menyalakan lampu sein sebelah kiri jika akan berbelok kekiri dan menyalakan ke kanan jika akan berbelok ke kanan. Jangan sampai keliru dalam menyalakan lampu sein karena akan berdampak fatal bagi diri sendiri dan membahayakan pengemudi lainnya juga.

2.Sebagai Tanda Belok

Ketika berada dalam pertigaan atau perempatan dan ingin berbelok,pengguna kendaraan wajib menyalakan lampu sein. Hal ini bertujuan untuk memberitahu atau memberikan tanda kepada pengemudi lain baik yang di depan,di samping,maupun di belakang supaya tidak menyalip dari arah tertentu.

3.Sebagai Tanda untuk Mendahului Kendaraan di Depan

Ketika pengguna kendaraan ingin menyalip kendaraan di depan yang laju kendaraannya lebih lambat maka wajib menyalakan lampu sein supaya pengguna kendaraan di depan bisa melihat tanda yang dimaksudkan. Sehingga bisa mengurangi resiko kecelakaan.

4.Sebagai Tanda Informasi untuk Kendaraan dari Arah Berlawanan

Ketika melihat kendaraan lain dalam jarak yang cukup dekat berlawanan arah dan sedang dalam jalurnya,maka wajib memberikan tanda sein kepada kendaraan lain dari arah berlawanan tersebut untuk keluar dari jalurnya. Sehingga menghindari terjadinya kecelakaan akibat tabrakan dari arah yang berlawanan.

5.Sebagai Tanda Pindah Jalur

Ketika kendaraan sedang berada dalam jalur dari jalan yang mempunyai beberapa jalur,dan akan pindah ke jalur lainnya dijalan yang sama maka wajib memberikan tanda sein supaya pengguna kendaraan lainnya yang ada dibelakang maupun dari arah berlawanan tahu dan tidak menyalip terlebih dahulu. Ini sangat penting supaya tidak terjadi kecelakaan yang diakibatkan oleh kesalah pahaman antar pengguna kendaraan.

6.Mematikan Lampu Sein Jika Tidak Dipakai

Menyalakan lampu sein sangatlah penting,namun jika saat berada di jalan lurus dan tidak sedang akan pindah jalur lebih baik dimatikan. Apabila anda masih menyalakannya,maka akan dapat membingungkan para pengemudi dibelakang anda.

Selanjutnya jika anda sudah tahu bagaimana cara menggunakan lampu sein mobil dengan benar dan tepat,sudah menjadi kewajiban anda mantaati peraturan yang ada demi menjaga keselamatan anda dan pengguna kendaraan lainnya. tips merawat lampu mobil juga bisa anda perhatikan dalam rangka menjaganya supaya tetap dalam kondisi sempurna.

Cukup sekian pembahasan artikel kali ini,semoga membawa manfaat dan memberikan kesadaran terhadap semua yang membacanya betapa pentingnya mengetahui fungsi dari kegunaan lampu sein. Sampai jumpa dilain kesempatan dan terus update artikel artikel kami. Terima kasih sudah berkunjung dan meluangkan waktu untuk membaca artikel ini.

Dari berbagai sumber.