Tlp SekarangWA Sekarang
Trik Membeli Sokbreker

Sokbreker Motor via otomotifxtra.com

 

Trik Membeli Sokbreker

Dikatakan barang baru,pada kenyataannya barang sudah bekas, waspadalah.

Zaman sekarang yang namanya pedagang tentunya ingin mendapatkan untung yang besar, tidak jarang ada beberapa diantara para pedagang yang melakukan hal-hal yang curang, ada yang kerjanya nge-rebuilt sokbreker bekas, tentunya sebagai pembeli atau yang sedang mencari sokbreker harus waspada dan cerdas dalam memilih sokbreker.

Namanya barang re-built, mau digimanain tetap saja barang bekas. Hanya saja memang diperbaharui, tentunya bukan 100% barang baru. Terkadang penjual juga menyetorkan barang re-builtnya ke toko-toko onderdil lainnya, biasanya penjualan mengatakan, jika sokbreker re-built tadi dikatakan barang baru ke konsumen, konsumen yang tidak mengerti apa-apa tentunya hanya bisa menganguk-anguk saja. Tidak mengetahuinya jika terkena tindakan penipuan. Biasanya, barang dipakai selama 3 bulan sudah rusak atau rugi lagi.

Untuk tidak terkena tindakan penipuan lagi dengan penjual yang seperti itu, berikut informasi mengenai trik dalam membeli sokbreker :

  1. Harus memperhatikan body/badan sokbreker, masih bagus atau tidak? barang baru harus baru tidak ada bekas las-lasan, catnya bagus dan tebal , seperti cat pabrik, bukan cat pilok.
  2. Perhatikan kode/stamp pada body sokbreker, pada body sokbreker terdapat merek yang biasanya diukir dengan laser, atau menggunakan alat khusus untuk membuat merek terukir pada body sokbreker.
  3. Stiker yang menempel pada body sokbreker letaknya sempurna, karena dikerjakan oleh mesin. Tidak ada yang miring ke kiri atau kanan. Warna stiker juga tampak bagus karena diprint dengan alat yang berkualitas.
  4. Batang as sokbreker mengkilap, tidak ada bekas las-las an yang berwana sedikit kebiru-biruan, belum ada bekas tergores, jika ada goresan berarti sudah pernah terpakai atau bekas, karena batang as sokbreker bergerak naik dan turun dari body sokbreker.
  5. Drat pada batang sokbreker bagus dan halus, tidak kasar
  6. Perhatikan anting sokbreker bagian bawah, bagian ini paling gampang dicek, apakah masih bagus atau tidak, biasanya anting sokbreker bekas tidak bulat.
  7. Terkahir baru lakukan pengetesan,untuk Jenis GAS, tekan sokbreker full kebawah dan lihat apakah sokbreker kembali keposisi atas dengan sendirinya (harus kembali). Perhatikan gerakannya pada saat kembali ke posisi awal (bagus lancer tidak terputus).
  8. Untuk Jenis OLI, tekan kebawah dan tarik lagi, perhatikan pada saat menarik gerakan harus lancer tidak terputus oleh angin.

Dari berbagai sumber.