Tlp SekarangWA Sekarang
Penyebab Apabila Sistem Rem Mengalami Kebocoran

lucianapombo.blogspot.co.id

 

Mencari Tau Gejala Kerusakan Rem

Pada saat mengendarai kendaraan dari waktu ke waktu, tentunya pernah merasakan perbedaan yang dialami, kadang pedal rem terasa aneh, terdengar suara berdecit atau mungkin kejadian lain yang membuat seorang pngemudi kaget. Berikut penyebab yang bisa di deteksi dari gejala rem tadi.

Pertama-tama kita harus mengetahui dulu bagaimana cara kerja rem, rem bekerja dengan merubah gaya gesek untuk menghentikan laju kendaraan. Pada saat menekan pedal rem, minyak rem akan mengalir ke pipa rem dan menekan piston dan diteruskan ke kampas rem, kemudian bergesekan dengan teromol atau cakram dan menghentikan kecepatan putarannya.

Semakin kencang tekanan yang diberikan pada pedal rem semakin kuat juga tekanan yang diberikan ke teromol atau cakram dan semakin cepat juga kendaraan berhenti.

Setelah mengetahui cara kerja rem berikut penjelasan masalah yang pertama, apa yang terjadi bila sistem rem mengalami kebocoran. Apabila sistem rem mengalami kebocoran maka udara akan masuk kedalam sistem rem, dan pedal rem akan terasa “membal” atau memantul. Seperti yang dikatakan ama “Bernouli” bahwa cairan dapat meneruskan tekanan tanpa kehilangan force (daya) sedikitpun.

Apabila sistem rem mengalami kebocoran maka tekanan pedal rem tidak akan sesuai dengan yang apa diberikan karena ada udara didalamnya. Begitu juga apabila kampas rem mulai tipis maka respon untuk berhenti akan semakin lama, karena jarak (gap) antara kampas dengan teromol atau cakram.

Sekarang pembahasan mengenai suara-suara yang terdengar pada saat mengendarai kendaraan :

1.Suara gesekan yang sangat keras (grinding/scratching)

Ini berarti dalam masalah besar. Biasanya suara ini terjadi karena kampas rem sudah habis, dan suara yang terdengar adalah suara gesekan antara besi kampas rem dengan teromol atau dengan cakram.
Kerusakan akibat gesekan ini sudah tidak dapat diperbaiki dan harus mempersiapakn uang  untuk membayar seperangkat kampas rem dan teromol atau dengan cakram.
Untuk menghindarinya, lakukan pengecekan rem secara berkala, mengganti kampas rem apabila ketebalannya minimal 1mm untuk kampas rem belakang teromol, dan 3mm untuk kampas rem depan cakram.

2.Rem terasa menarik ke kiri atau ke kanan (brake pulls)

Ini berarti ada kebocoran pada salah satu kaliper rem, untuk mengetahui bagian mana berikut caranya, apabila rem terasa menarik ke arah kanan berarti kebocoran terjadi pada lawannya yaitu di sebelah kiri, karena kaliper sebelah kiri tidak mampu memberikan tekanan yang sama dengan yang kanan (ini dapat diartikan terjadi kebocoran di sebelah kiri) begitu juga sebaliknya.
Jika mengetahui gejala yang sering dialami pada sistem rem, pastikan konsultasi dengan mekanik professional sebelum mencoba melakukannya sendiri, karena kesalahan pada sistem rem dapat berakibat kecelakaan yang sangat fatal bahkan kematian.

 

 

 

 

Dari berbagai sumber