Tlp SekarangWA Sekarang
Mengajukan Klaim Asuransi Mobil

Klaim Asuransi Mobil via asuransime.com

1. Melapor ke perusahaan asuransi

Jika terjadi musibah pada mobil kita,apakah itu karena kecelakaan atau dicuri orang,hal pertama yang harus kita lakukan adalah melapor ke perusahaan asuransi.

Jika musibah terjadi pada saat kita berada di luar kota, maka kita harus cepat melaporkannya ke kantor cabang yang ada di kota tersebut. Jangan lupa,kita harus meminta nomor telpon dan nama petugas yang menerima telpon kita tadi.

Kita harus melaporkannya secepatnya mungkin,karena adanya batas waktu yang diberikan oleh perusahaan asuransi. Batas waktu yang diberikan biasanya tidak lebih dari 3 hari. Kalau melebihi batas waktunya,laporan kita tidak akan diterima. Akan dianggap hangus dan dianggap tidak ada musibah.

Laporan yang kita berikan bentuknya bisa bermacam-macam. Tergantung keinginan dari kita,mana yang kita anggap paling cepat dan paling efektif. Pertama dengan melaporkannya dengan datang langsung ke pihak asuransi. Yang kedua adalah dengan cara menelepon,mengirim email atau mengirimkan sms.

2. Menyerahkan bukti kejadian

Langkah kedua yang harus kita lakukan jika terjadi kecelakaan atau pencurian pada mobil kita,adalah membawa langsung mobil kita ke bengkel rekanan yang sudah ditunjuk oleh perusahaan asuransi. Hal ini hanya dapat kita lakukan tentu kalau mobil kita masih bisa dijalankan.

Namun hal di atas tidak akan dapat kita lakukan jika mobil kita berada dalam kondisi yang rusak parah,tidak bisa dijalankan sama sekali. Karena itulah kita harus segera memotonya sebagai barang bukti yang kita berikan ke perusahaan asuransi.

3. Mengisi formulir yang diberikan

Mengisi formulir ini merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh kita sebagai tertanggung,sebagai si pemegang polis. Berhasil atau tidaknya ganti rugi kita akan sangat tergantung dari hal ini.

4. Menjelaskan secara terperinci urutan kejadian

Musibah yang kita alami harus kita jelaskan secara urut,secara akurat,jangan sampai terbalik-balik. Karena hal ini akan sangat berpengaruh pada dikabulkan atau tidaknya permintaan ganti rugi yang kita ajukan.

5. Mempersiapkan beberapa dokumen

Dokumen yang harus di siapkan :

* DOKUMEN KECELAKAAN

1. Formulir klaim yang sudah di isi. Proses klaim baru nantinya akan dilakukan oleh perusahaan asuransi apabila pemegang polis telah mengisi formulir klaim dengan lengkap.

2. Salinan atau fotocopi polis asuransi mobil. Dokumen ini nantinya sebagai bukti bahwa pemegang polis memang benar menjadi nasabah pada sebuah perusahaan asuransi. Selain itu,dokumen ini untuk  mengetahui apakah premi telah dibayar atau belum.

3.Salinan atau fotocopi SIM,kita harus memberikan fotokopi SIM kita kepada perusahaan asuransi. Gunanya sebagai bukti bahwa kita memang sudah pantas atau layak untuk membawa mobil. Itu juga menjadi tanda ijin dari pihak kepolisian yang mengeluarkan SIM tersebut.

4. Salinan atau fotocopi STNK ini harus kita berikan kepada perusahaan asuransi sebagai salah satu dokumen yang harus kita lengkapi. Gunanya sebagai bukti bahwa memang kitalah yang memiliki mobil tersebut.

5. Surat keterangan dari kepolisian setempat. Dokumen ini akan menjadi bahan pertimbangan perusahaan asuransi untuk memberikan ganti rugi atau tidak. Surat dari kepolisian ini harus kita serahkan sebagai salah satu dokumen persyaratannya. Karena hal ini memjadi salah satu tolok ukur juga berhasil atau tidaknya klaim yang kita ajukan disetujui oleh perusahaan asuransi.

* DOKUMEN TANGGUNG JAWAB DARI PIHAK KETIGA (JIKA ADA PIHAK KETIGA)

1. Surat pernyataan tentang tuntutan ganti rugi dari pihak ketiga. Dokumen ini dapat dijadikan jaminan bahwa pemegang polis yang telah megakibatkan kerusakan pada mobil piahk ketiga.

2. Surat pernyataan tentang tideak adanya asuransi. Umumnya terdapat sejumlah perusahaan asuransi yang tidak akan mengganti rugi apabila pihak ketiga mempunyaiasuransi mobil. Oleh karena itu,dokumen ini menjadi salah satu syarat yang sangat penting.

3. Salinan atau fotocopi SIM,KTP dan STNK
Fotokopi SIM harus diserahkan sebagai tanda bukti bahwa pihak kepolisian sudah memberikan ijin kepada si pengendara untuk membawa mobil. Sedangkan fotokopi STNK dan fotokopi KTP diberikan sebagai tanda bukti bahwa memang si pengendaralah yang mempunyai kepemilikan atas mobil tersebut.

4. Surat keterangan dari kepolisian, surat ini akan menjadi bukti bahwa memang pada waktu dan ditempat tertentu telah terjadi kecelakaan.

Dari berbagai sumber..