Tlp SekarangWA Sekarang
Manfaat dan Tujuan Asuransi

Asuransi via galih.biz

Asuransi berasal dari kata insurance yang artinya pertanggungan. Asuransi adalah merupakan suatu perjanjian antaran tertanggung dan penanggung atau di sebut perusahaan asuransi.

Pihak penanggung bersedia menaggung sejumblah kerugian yang mungkin timbul dimasa yang akan datang setelah tertanggung atau nasabah menyepakati pembayaran uang yang di keluarkan oleh tertanggung sebagai imbalan kepada penanggung.

Disamping sebagai bentuk pengendalian risiko (secara finansial), asuransi juga memiliki berbagai manfaat yang diklasifikasikan ke dalam beberapa fungsi sebagai berikut:

1. Fungsi Utama (Primer)

A. Pengalihan Resiko
Sebagai sarana atau mekanisme pengalihan kemungkinan resiko / kerugian (chance of loss) dari tertanggung sebagai ”Original Risk Bearer” kepada satu atau beberapa penanggung

(a risk transfer mechanism). Sehingga ketidak pastian (uncertainty) yang berupa kemungkinan terjadinya kerugian sebagai akibat suatu peristiwa tidak terduga, akan berubah menjadi proteksi asuransi yang pasti (certainty) merubah kerugian menjadi ganti rugi atau santunan klaim dengan syarat pembayaran premi.

B. Penggalangan Dana

Sebagai penghimpun dana dari masyarakat (pemegang polis) yang akan dibayarkan kepada mereka yang mengalami musibah, dana yang dihimpun tersebut berupa premi atau biaya ber- asuransi yang dibayar oleh tertanggung kepada penanggung, dikelola sedemikian rupa sehingga dana tersebut berkemang, yang kemudian akan dipergunakan untuk membayar kerugian yang mungkin akan diderita salah seorang tertanggung.

C. Premi Seimbang

Untuk mengatur sedemikian rupa sehingga pembayaran premi yang dilakukan oleh masing–masing tertanggung adalah seimbang dan wajar dibandingkan dengan resiko yang dialihkannya kepada penanggung (equitable premium). Dan besar kecilnya premi yang harus dibayarkan tertanggung dihitung berdasarkan suatu tarif premi (rate of premium) dikalikan dengan Nilai Pertanggungan.

2. Fungsi Tambahan (Sekunder)

A. Ekspor Terselubung (ekspor tidak terlihat) Sebagai penjualan terselubung komoditas atau barang barang tak nyata (intangible product) keluar negeri.

B. Perangsang Pertumbuhan Ekonomi (stimulus ekonomi) Adalah  untuk  merangsang pertumbuhan  usaha,  mencegah kerugian,  pengendalian kerugian, memiliki manfaat sosial dan sebagai tabungan.

C. Sarana tabungan investasi dana dan penghasilan tak terlihat

D. Sarana Pencegah & Pengendalian Kerugian

Tujuan Asuransi

1)   Memberikan jaminan perlindungan dari risiko-risiko kerugian yang diderita satu pihak.

2)   Meningkatkan efisiensi, karena tidak perlu secara khusus mengadakan pengamanan dan
pengawasan untuk memberikan perlindungan yang memakan banyak waktu, tenaga dan biaya.

3)   Pemerataan biaya, yaitu cukup hanya dengan mengeluarkan biaya yang jumlahnya tertentu
dan tidak perlu mengganti atau membayar sendiri kerugian yang timbul yang jumlahnya tidak tentu dan tidak pasti.

4)   Dasar bagi pihak bank untuk memberikan kredit karena bank memerlukan jaminan perlindungan atas agunan yang diberikan oleh peminjam uang.

5)   Sebagai tabungan, karena jumlah yang dibayar kepada pihak asuransi akan dikembalikan dalam jumlah yang lebih besar. Hal ini khusus berlaku untuk asuransi jiwa.

6)   Menutup Loss of Earning Power seseorang atau badan usaha pada saat ia tidak dapat
berfungsi (bekerja).

 

Di kutip dari berbagai sumber.