Tlp SekarangWA Sekarang
Komponen dan Cara Kerja Radiator Untuk Memaksimalkan Fungsi  Radiator Pada Mobil

Radiator Mobil via autoexpose.org

 

Salah satu dari beberapa sistem yang ada di mobil adalah sistem pendinginan. Sesuai namanya, sistem ini bertujuan untuk mendinginkan suhu mesin mobil yang meninggi. Dengan kata lain menjaga kestabilan suhu mesin mobil. Selain melalui radiator, bisa menggunakan cara menjaga kestabilan suhu mobil. Di dunia otomotif, sistem pendingin ada tiga macam yaitu sistem pendingin dengan oli, sistem pendingin dengan udara dan sistem pendingin dengan air. Umumnya, sistem pendingin dengan air digunakan cukup banyak oleh mobil masa kini. Salah satu komponen yang berperan penting dari sistem pendingin adalah radiator.

Ketika membahas sistem pendingin, tidak lengkap rasanya jika tidak membahas fungsi radiator pada mobil. Fungsi radiator pada mobil adalah untuk menurunkan suhu cairan pendingin ketika suhunya sedang tinggi setelah melewati water jacket. Berikut penjelasan mengenai komponen dan cara kerja radiator yang saling berintegrasi untuk memaksimalkan fungsi radiator sebagai pendingin.

 

Komponen Penyusun Radiator :

Komponen radiator sangatlah penting untuk mewujudkan fungsi radiator. Radiator di susun atas lima bagian yaitu upper tank, reservoir tank, radiator core, lower tank dan drain. Semuanya bekerja bersama-sama untuk mendinginkan mesin.

Pertama yaitu Upper tank biasanya berada di bagian atas radiator. Fungsinya sebagai jalan masuk dan menapung air pendingin sbelum masuk ke pusat radiator. Upper tank terdiri dari dua bagian yaitu tutup radiator dan saluran reservoir. Tutup radiator berguna untuk mengendalikan suhu air. Melalui tutup radiator jugalah bisa menuangkan air radiator. Saluran reservoir ini berguna untuk meneruskan air radiator ke reservoir tank jika pada cooling terjadi kelebihan tekanan.
Kedua yaitu pusat radiator. Seperti yang diketahui, pusat radiator terdiri dari beberapa pipa yang bentuknya lempeng dan memanjang. Dengan desain lempeng maka proses pelepasan panas akan terjadi secara cepat. Diameternya dibuat kecil agar memperlambat aliran air dari atas ke bawah agar suhunya dapat didinginkan secara merata. Pipa-pipa ini menghubungkan antara upper tank hingga lower tank. Jumlahnya juga cukup banyak dan cukup untuk menampung air pendingin.  Ada tiga jenis pusat radiator yaitu corrugated fin type, plate fin type dan harrison type.
Ketiga adalah sirip pendingin. Sirip-sirip ini disimpan di antara pusat radiator. Biasanya berbentuk zigzag agar proses pelepasan panas pada air terjadi lebih cepat. Air pendingin yang suhunya masih tinggi dialirkan melalui sirip pendingin radiator. Suhu panas itu kemudian dibuang ke udara sehingga airnya dingin.
Keempat adalah lower tank. Komponen yang menjadi salah satu pendukung fungsi radiator pada mobil ini bertujuan untuk menampung air dingin yang telah diproses pada pusat radiator. Di bagian bawah lower tank ada pompa air yang berguna untuk menyalurkan air yang telah didinginkan ke mesin-mesin mobil.
Kelima adalah Reservoir tank termasuk komponen yang mendukung fungsi radiator pada mobil. Seperti yang dijelaskan di atas. Fungsi reservoir tank berguna untuk menampung air radiator.

Cara Kerja Radiator :

Perlu diketahui untuk memahami cara kerja radiator agar bisa memahami fungsi radiator pada mobil sepenuhnya. Cara kerjanya yaitu mendinginkan air panas yang datang ke upper tank, mendinginkannya di pipa-pipa radiator lalu disalurkan lagi melalui lower tank. Sebenarnya tidak begitu jauh dari pengertian dan prinsip sirkulasi pada umumnya.
Meski begitu, harus memahami proses kerjanya yang lebih detail. Air bersuhu tinggi dari mobil masuk ke upper tank. Kemudian air bersuhu tinggi masuk ke radiator untuk didinginkan dengan bantuan kipas radiator. Panasnya dilepas melalui tiupan angin sirip-sirip radiator. Air sudah dalam kondisi dingin turun menuju ke lower tank. Saat thermostat mesin sudah terbuka, air sudah siap untuk mengalir untuk mendinginkan mesin-mesin yang sedang bekerja. Harus menyadari ciri-ciri thermostat mobil rusak.
Setelah membaca fungsi radiator pada mobil, tentu harus menyadari pentingnya radiator untuk mendinginkan mesin, mencegah overheat dan mencegah mobil mogok. Bicara masalah suhu mobil yang naik, temperatur mobil naik saat tanjakan juga patut di ketahui. Jika radiator tidak berfungsi dengan baik. airnya habis, terjadi kebocoran dan bercampurnya air dan oli, maka harus bersiap akan terjadinya kemungkinan buruk.  Ada beberapa penyebab air radiator berkurang.
Seperti mobil yang overheat karena mesin terlalu panas dan mogok. Overheat mengakibatkan mobil berpotensi turun mesin. Untuk memahami overheat, harus tahu ciri-ciri mobil overheating dan penyebab mesin mobil cepat panas. Biaya turun mesin tentu tidak murah dan prosesnya juga sangat lama. Karena itu, rutinlah mengecek dan merawat kondisi radiator secara berkala. Agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan ketika sedang menyetir.
Demikian informasi tetang fungsi radiator sebagai pendingin. Semoga setelah membaca ini, dapat menyadari pentingnya radiator. Sehingga akan lebih sungguh-sungguh dalam merawat mobil.  Terutama terkait sistem pendingin dan radiatornya. Tambahkan coolant jika membutuhkan, agar suhu mesin tetap konstan dan ideal. Untuk merawat radiator mobil, perlu tahu cara membersihkan radiator yang tersumbat, cara membersihkan radiator mobil dan cara mengganti air radiator mobil. Merawat radiator mobil tua juga harus diketahui jika memiliki mobil tua.

Dari berbagai sumber.