Tlp SekarangWA Sekarang
Asuransi Kendaraan Berdasarkan Jenis Perlindungan

mobil melalui mashinnews.com

Perkembangan ilmu dan pengetahuan seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin beragam. Salah satunya adalah kebutuhan asuransi. Banyak orang tidak lagi menjadikan asuransi sebagai kebutuhan tersier, namun menjadikan asuransi sebagai kebutuhan sekunder bahkan primer bagi orang-orang yang memiliki taraf hidup di atas rata-rata.

Di mana mereka memiliki banyak aset seperti properti atau kendaraan yang dianggapnya perlu untuk mendapatkan perlindungan melalui asuransi. Agar jika hal tak terduga terjadi seperti pencurian atau pun kerusakan, mereka tidak akan mengalami kerugian.

Berbicara tentang asuransi untuk aset, asuransi kendaraan mulai menjamur di kalangan masyarakat. Selain karena kesejahteraan masyarakat yang bertambah meningkat, juga karena kendaraan menjadi kebutuhan bahkan gaya hidup. Sehingga keinginan untuk melindungi atau memberi jaminan keamanan melalui asuransi bagi kendaraannya dirasa sangat perlu.

Pengertian Asuransi Kendaraan

Asuransi adalah perjanjian antara 2 pihak atau lebih di mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung dengan menerima premi asuransi untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab hukum pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti. Pengertian tersebut berdasarkan Undang-Undang no. 2 tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian.

Lebih sederhana, asuransi adalah istilah yang mengacu pada tindakan, sistem atau bisnis atau perlindungan finansial untuk jiwa, kesehatan, properti atau aset, dan sebagainya dari kejadian yang tidak pasti atau tidak terduga. Pihak yang memberikan perlindungan asuransi atau penanggung disebut sebagai perusahaan asuransi. Sedang pihak tertanggung adalah pemilik aset yang diasuransikan.

Maka asuransi kendaraan adalah jenis asuransi khusus untuk kendaraan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih perusahaan asuransi kendaraan adalah kekuatan keuangan perusahaan asuransi, jasa yang diberikan, serta biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh perlindungan yang disebut dengan premi.

Jenis Asuransi Kendaraan

Ada 2 jenis asuransi untuk kendaraan dilihat dari jenis kendaraannya, yaitu asuransi motor dan asuransi mobil. Dan berdasarkan jenis perlindungannya, asuransi kendaraan terbagi menjadi 3 jenis, yaitu sebagai berikut :

1. Asuransi  Semua Risiko atau  Komprehensif

Asuransi all risk yaitu jenis asuransi kendaraan yang memberikan perlindungan dan penggantian biaya atau menjamin atas semua jenis risiko baik yang ringan atau berat hingga risiko kehilangan kendaraan. Jadi perusahaan asuransi akan mengganti atau menanggung semua biaya yang berkaitan dengan risiko apapun yang terjadi pada kendaraan. Bahkan kerusakan sedikit saja pada kendaraan, pemilik kendaraan bisa mengajukan klaim dan perusahaan asuransi akan menanggung semua biaya perbaikan kendaraan tersebut.

Karena nilai pertanggungan meliputi semua jenis risiko, maka nilai premi yang harus dibayar untuk jenis asuransi all risk cukup mahal. Pertanggungan jenis asuransi ini dapat diperluas, seperti risiko karena atau penambahan aksesoris kendaraan. Perluasan pertanggungan tersebut tentu saja melalui penambahan biaya premi.

Jenis asuransi all risk sangat cocok dan tepat untuk kendaraan yang dipakai sehari-hari. Karena saat ini kondisi lalu lintas jalan semakin padat bahkan tak jarang menyebabkan macet terlebih di kota-kota besar. Jadi besar potensi atau kemungkinan terjadi kerusakan pada body kendaraan seperti tersenggol, terserempet atau tertabrak kendaraan lain.

Jenis asuransi ini banyak dipakai pada jenis kendaraan mobil penumpang. Sesuai dengan Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI), usia maksimal pertanggungan asuransi all risk adalah 8 tahun.

2. Asuransi  Total Loss Only (TLO)

Asuransi TLO dalah jenis asuransi kendaraan yang memberikan jaminan atau biaya pertanggungan jika kendaraan hilang diakibatkan karena pencurian dan terjadi kerusakan kendaraan dengan nilai perbaikan sama atau lebih dari 75% harga kendaraan pada saat itu. Jika taksiran nilai perbaikan atas kerusakan mobil kurang dari 75% dari harga kendaraan, maka pengajuan klaim pasti akan ditolak oleh perusahaan asuransi.

Karena jenis pertanggungan yang tidak menyeluruh, maka nilai premi asuransi TLO lebih murah dari jenis asuransi yang lain. Dan berdasarkan Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI), usia maksimal pertanggungan asuransi TLO adalah 15 tahun.

3.  Asuransi Kombinasi

Jenis asuransi ini merupakan kombinasi dari asuransi all risk dan TLO. Maksudnya, semua kerusakan kecil hingga berat atau parah serta kehilangan kendaraan bisa ditanggung oleh perusahaan asuransi. Teknis pada jenis asuransi ini bergantung pada pilihan pertanggungan yang diberikan oleh perusahaan asuransi seperti : Pada tahun pertama, pertanggungannya adalah jenis all risk.

Lalu di tahun kedua, menggunakan TLO. Atau contoh kondisi lain yaitu, sebuah kendaraan diasuransikan menggunakan jenis asuransi all risk di 2 atau 3 tahun pertama ketika kendaraan masih dalam kondisi baru. Kemudian di tahun-tahun berikutnya beralih ke jenis TLO mengingat usia kendaraan yang tidak lagi muda. Jadi jenis asuransi ini bisa menyesuaikan bergantung pada kondisi kendaraan dan kondisi keuangan pemilik kendaraan.

Di kutip dari berbagai sumber.